
1 tahun telah berlalu sejak keluarnya Nadia. Kini ia membuka warung makan di depan rumahnya. Dan itu berkat Aisyah yang begitu rutin dan telaten mengajarkan Nadia memasak, akhirnya sekarang Nadia jago masak. Terbukti dengan setiap ia berjualan seringkali habis tak tersisa.
Dan sekarang Jay ingin memperkenalkan seseorang yang akan menjadi calon istri nya. Yah setelah setahun lebih istrinya meninggal akhirnya Jay mau membuka hati lagi untuk orang lain.
Taufiq, Will, Cinta dan Aisyah sudah menunggu kedatangan Jay yang katanya hari ini akan membawa calon istrinya itu di hadapan kedua orang tuanya.
Setelah 15 menit menunggu akhirnya Jay pun datang namun betapa kagetnya Cinta, Taufiq, Will dan juga Aisyah karena wanita yang di bawa Jay adalah Nadia.
"Assalamualaikum Ayah, bunda." ucap Jay.
Assalamualaikum tante, om, Mas Wil, Aisyah." ujar Nadia dengan wajah yang ketakutan karena masa lalu yang pernah ia lakukan.
"Waalaikumsalam." jawab mereka semua dengan wajah datar kecuali Aisyah yang tersenyum bahagia walaupun dirinya gak tau bahwa selama ini, ternyata diam diam Nadia menjalani hubungan dengan saudara iparnya.
"Jay kenapa kamu bawa wanita itu?" tanya Cinta
"Bun, wanita yang bunda maksud adalah wanita yang akan menjadi calon istri aku. Ayah, bunda. Aku menyuruh kalian berkumpul karena aku ingin memperkenalkan calon istri aku, dia adalah Nadia. Orang yang dulu pernah menghancurkan rumah tangga Will dan Aisyah tapi aku pastikan dia sudah berubah ayah, bunda. Aku pastikan itu." ucap Jay mencoba meyakinkan kedua orang tuanya.
"Sejak kapan kamu menjalani hubungan dengannya?" tanya Taufiq yang berusaha untuk tenang
__ADS_1
"Sudah 3 bulan yang lalu." jawab Jay
"Ceritakan bagaimana awalnya kamu bertemu hingga bisa menjalin hubungan dengannya." ujar Taufiq sedangkan Cinta, Will dan Aisyah memilih diam.
"Dulu saat makan siang, aku meminta karyawanku untuk membelikan nasi kuning dan rasanya itu enak banget. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk mencari tau siapa wanita yang bisa membuat nasi kuning seenak itu. Namun betapa kagetnya aku saat aku tau ternyata itu adalah Nadia.
Dan saat itu bertepatan hari Jum'at. Aku melihat banyak orang yang mengantri agar bisa merasakan masakan Nadia. Namun aku merasa ada yang aneh karena yang datang itu kebanyakan fakir miskin dan juga orang orang yang tak mampu serta anak yatim piatu yang ada di sekitar sana.
Akhirnya aku menanyakan kepada salah satu orang yang ikut mengantri itu dan ternyata Nadia setiap hari Jumat selalu memberikan makanan gratis kepada fakir miskin dan anak yatim piatu.
Sejak saat itu aku mulai tertarik selain dia yang pintar masak, dia juga mau bagi bagi rezeki kepada orang lain. Setelah satu minggu kejadian itu, aku tak sengaja melihat Nadia yang menolong seorang ibu ibu yang hampir di tabrak sepeda motor. Nadia rela mempertaruhkan nyawanya hanya demi keselamatan orang lain.
Namun lagi lagi aku bertemu dengannya. Aku melihat dia sedang sholat di masjid dan setelah itu, ia menyempatkan diri membaca Al Qur'an dn suaranya sangat merdu hingga mampu membuat hatiku bergetar.
Tak hanya itu, diam diam ia juga memasukkan uang ke dalam kotak yang ada di depan masjid.
Dan saat itu aku sadar, Nadia sudah berubah menjadi wanita baik. Dia memang pernah melakukan kesalahan tapi dia juga berhak mendapatkan kesempatan untuk bisa menjadi orang yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
Allah aja maha pemaaf, kenapa kita sebagai hambanya tidak mau memaafkan orang yang pernah berbuat salah.
__ADS_1
Bukankah manusia adalah tempatnya salah dan khilaf. Selama dia mau berubah, kenapa kita harus tetep menjauhi dan membencinya.
Aku yakin Nadia sudah bener bener berubah. Aku mohon terimalah Nadia untuk masuk ke keluarga kita." ucap Jay memohon
"Baiklah nak, ayah terima Nadia masuk keluarga kita." ujar Taufiq
"Jika ayah nerima Nadia maka Bunda juga akan menerima Nadia untuk masuk ke dalam keluarga kita." ucap Cinta tersenyum, ia gak mau menjadi wanita yang egois. Dia memang pernah kecewa sama Nadia tapi itu sudah menjadi masa lalu dan kini Nadia adalah calon menantunya
"Aku juga tidak masalag Nadia jadi calon saudara iparku." ucap Will tersenyum
"Dan aku bahagia karena kini Nadia akan menjadi saudara ku. " ujar Aisyah, dia yang paling antusias dari pada yang lainnya. Nadia hanya tersenyum karena akhirnya ia di terima masuk keluarga dari orang yang ia cintai.
Dulu Nadia memang mencintai Will tapi perasaan itu kini telah berubah. Ia audah jatuh cinta sama Jay setelah Jay beberapa kali menolongnya. Yah memang sejak Jay mulai ada rasa suka kepada Nadia, Jay mulai mengikuti kemanapun Nadia pergi selama gak ada meeting di kantor. Jay juga selalu membantu Nadia jika Nadia ada masalah. Awalnya Nadia menolak namun Jay memaksanya hingga akhirnya Nadia luluh juga. Dan sejak saat itu Nadia mulai terbiasa dengan kehadiran Jay di dalam hidupnya hingva akhirnya Jay mengungkapkan perasaannya bahwa ia jatuh cinta sama seperti Nadia yang juga telah melabuhkan hatinya kepada Jay.
"Baiklah lalu kapan rencana kalian akan menikah?" tanya Taufiq
"Minggu depan." jawab Jay
"Baiklah ayah setuju, lebih cepat lebih baik." ujar Taufiq tersenyum dan setelah itu suasana pun mulai mencair, tak ada lagi rasa tegang dan takut. Mereka kini bisa bercanda bersama, tertawa bersama.
__ADS_1