Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Setangkai Bunga Mawar Dan Kue Coklat Berbentuh Hati


__ADS_3

Sesampai di sekolah, Cinta segera memarkirkan mobilnya. Lalu ia dan Elsapun segera masuk kelas. Saat di kelasa, betapa terkejutnya mereka melihat ada setangkai bunga mawar dan kue coklat yang berbentuh hati. Cintapun pun membaca siapa pengirimnya dan ternyata itu dari Alvin.


"Cie cie..." Elsa menggoda Cinta tapi yang di goda hanya bersikap dingin.


"Apaan sih El. Udah ah aku mau nyapu dulu, bantuin dong biar cepat." Ucap Cinta yang langsung mengambil sapu. Elsa yang tadinya males mau bantuin tapi berhubung tadi Cinta sudah mau membantu dirinya mengerjakan tugas dari sekolah alias PR akhirnya mau gak mau ia pun membantu Cinta untuk bersih bersih kelas.. Setelah hampir 15 15 menit mereka bersih bersih akhirnya kelaspun jadi bersih dan rapi.


Bell berbunyi, namun Ivan belum juga datang. Cinta dan Elsapun saling bertanya tanya, "tumbun tuh anak telat?" ucap Cinta, Elsa hanya menjawab "mungkin sepeda motonya bermasalah kali."

__ADS_1


"Iya, mungkin." jawab Cinta biasa aja padahal hatinya ketar ketir memikirkan Ivan, takut ia kenapa napa. "Semoga kamu baik baik saja." Doa Cinta dalam hati.


Dan benar saja tak lama kemudian Ivan datang, untunglah hari ini ia selamat karena guru yang mengajar di jam pertama juga telah jadi Ivan aman. hehe.............


Setelah jam pertama usai, Ivan langsung nyamperin Cinta karena sekilas tadi ia melihat ada setangkai bunga di kursi Cinta.


"Bukan jualan Ivan, tapi aku di kasih tadi sama kak Alvin" Jawab Cinta sambil mengambil coklat dan membuka bungkusnya.

__ADS_1


"Aku minta dong Cin, kayaknya enak tu." Ucap Elsa dan Cintapun langsung membagi coklat itu menjadi dua, setengah nya untuk Elsa dan setengahnya lagi ia makan sendiri.


"Kamu mau minta juga?" tanya Cinta kepada Ivan."


"Enggak, aku gak suka Coklat. Iya sudah, aku mau ke perpus dulu ya." tanpa menunggu jawaban dari Cinta ataupun Elsa, Ivan langsung pergi gitu aja. Entah kenapa lagi lagi Ivan merasa cemburu melihat Cinta mendapatkan bunga dari cowok lain dan bahkan Cinta menerima Coklat juga darinya dan lebih sakitnya lagi, Cinta memakan coklat itu di depannya dan sepertinya Cinta sangat menikmati coklat permberian dari Alvin. Sungguh, Ivan membenci kakak kelas itu yang mencoba untuk mengambil hati cinta. Ingin rasanya ia menghampiri Alvin dan memukulnya dengan sekuat tenaga tapi ia tak boleh melakukan itu semua karena selain ia murid baru, ia juga putra dari pak kepsek sekaligus pemilik sekolah ini dan lagi jika ia sampai memukul orang, Cinta pasti akan merasa ilfil dan menjauhi dirinya. Ivan gak mau jika itu harus terjadi, ia tak ingin jauh jauh dari Cinta.


Di kelas Cinta dan Elsa bertanya tanya, kenapa dari kemaren Sikap Ivan itu berubah. Kemaren tiba tiba pulang gitu aja padahal masih ada pelajaran tapi anehnya ia mau main ke rumah Elsa dan makan di sana bareng Cinta dan sekarang gak tau kenapa tiba tiba ia pergi ke perpus sendiri. Kan aneh? iya gak? Andai saja Cinta dan Elsa tau apa yang kini ada di dalam hati Ivan pasti mereka akan memakluminnya.

__ADS_1


__ADS_2