
Saat jam setengah 12 siang. Elsa mengantarkan Naila pulang duluan sedangkan dirinya pergi menuju kantor Taufiq. Ia tak mungkin mengajak Naila karena ia masih belum siap dengan hal itu. Sebelum sampai di ruangan Taufiq, Elsa membelikan rujak lontong kesukaan Taufiq. Di ruangan itu, Elsa melihat Taufiq yang lagi duduk santai di sofa.
"Assalamu'alaikum." Ucap Elsa lalu menghampiri Taufiq. Ia memberikan sebungkus rujak lontong itu kepada Taufiq sedangkan dirinya mengambil piring dan sendok serta segelas air dan menaruhnya di atas meja.
"Wa'alaikum salam." Jawab Taufiq. Ia menoleh sejennak ke arah Elsa lalu nunduk kembali melihat layar hp nya.
"Makan dulu gih ka." Ucap Elsa ia membuka bungkusan rujak lontong itu dan menaruhnya di piring.
"Kamu gak makan?" tanya Taufiq melihat cuman hanya ada sebungkus rujak lontong di depannya.
"Aku udah makan tadi." Jawab Elsa lalu duduk di samping Taufiq tapi jaraknya gak terlalu dekat ya, agak menjauh karena Taufiq paliing gak suka jika dirinay terlalu dekat dengan wanita lain selain mamanya dan juga istrinya.
Taufiq menikmati makanan yang ada di hadapannya. Selesai makan, Elsa langsung mengambil piring kotor itu dan mencucinya lalu menaruhnya di rak piring.
"Berhubung kaka sudah makan, aku pamit pulang dulu ya." Ucap Elsa.
__ADS_1
"Iya." Jawab Taufiq cuek.
Setelah pamit, Elsa segera pergi menuju mobilnya. Di dalam mobil itu, ia memarahi dirinya sendiri karena ia merasa seperti cewek yang sangat mengenaskan. Ia seperti orang yang meminta belas kasih. Elsa ingin rasanya menyerah tapi rasa kagumnya dan rasa sayangnya membuat Elsa ingin bertahan lebih lama lagi sampai ia benar benar merasa tidak sanggup. Di saat itulah, Elsa akan mencoba melepaskan dan mengikhlaskan Taufiq untuk bersama wanita lain.
Elsa tidak langsung pulang ke rumah melainkan ia berhenti ke sebuah mol. Ia ingin shopping sepuas mungkin untuk menghilangkan rasa sakitnya. Elsa membeli baju kembar untuk dia dan juga Naila. Elsa membeli apa saja yang menurutnya bagus dan memang cucok. Tidak peduli berapa uang yang ia habiskan selama ia bisa merasa senang, ia akan membelinya. Toh uangnya tidak akan pernah habis karena mama dan papanya sangat giat dalam bekerja.
Setelah hampir dua jam Elsa shopping, ia pun segera pulang menuju rumahnya.
"Assalamu'alaikum." Ucap Elsa sambil membuka pintu.
"Waalaikum salam." Jawab Naila.
"Aku beli baju untuk kita berdua. Yuk ke kamarku." Ajak Elsa. Ia membawa Naila untuk masuk ke dalam kamarnya.
Di kamar itu Elsa membuka semua belanjaannya. Elsa memberikan Naila 5 baju yang mirip dengannya. Tak hanya baju, Elsa juga membelikan tas mahal serta beberapa sepatu untuk Naila.
__ADS_1
"Ini beneran buat aku El?" tanya Naila tak percaya.
"Iya. Biar kalau kita keluar, kita bisa pakai baju dan tas kembar. Jadi kita seperti saudara." Jawab Elsa tersenyum.
"Makasih ya." Naila memeluk Elsa dengan erat dan Elsapun membalas pelukan Naila juga dengan erat.
"Nanti sore kita jalan jalan ya. Pakek baju ini." Ucap Elsa sambil menunjuk baju warna pink bergambar hello kitty.
"Oke." Jawab Naila.
"Kamu mau nonton film gak?" tawar Elsa.
"Film Korea."
"Oke aku mau."
__ADS_1
"Sip."
Elsa pun membuka laptopnya. Ia memutar Film korea yang ia download kemaren tapi sampai sekarang ia masih belum menontonnya karena gak ada waktu. Sekarang bersama dengan Naila, ia akan menonton film itu sampai puas tanpa ada yang mengganggunya.