
Jay kaget melihat adik iparnya bersimbah darah. Jay juga kaget melihat istrinya pingsan.
"Ada apa ini dek?" tanya Jay kepada Salsa.
"Aku juga gak tau kak. Tadi setelah Kak Jay berangkat kerja, Kak Putri minta izin untuk keluar sebentar. Awalnya aku dan Kak Nadia tidak mengizinkan tapi karena Kak Putri katanya cuma pergi sebentar, akhirnya kami pun mengizinkan.
Kak Putri keluar memang cuma sebentar dan setelah itu, Kak Putri langsung istirahat. Aku dan Kak Nadia memang sengaja gak mencegek ke kamarnya karena aku dan Kak Nadia mengira, Kak Putri sedang tidur siang.
Jadi aku dan Kak Nadia, memilih untuk buat masakan yang enak buat Kak Putri. Namun setelah selesai memasak, aku dan Kak Nadia ngecek ke kamar Kak Putri. Namun pintunya di kunci dari dalam. Terus Kak Nadia mengambil kunci cadangan. Setelah di buka, Aku liat Kak Putri sudah bersimbah darah. Saat Kak Nadia cek ternyata Kak Putri sudah gak ada, Kak Putri sudah meninggal. Kak Nadia yang shok langsung jatuh pingsan.
Maafkan aku kak, aku gak tau kalau ternyata Kak Putri keluar untuk membeli obat penggugur kandungan. Maafkan aku." ucap Salsa di isak tangisnya.
__ADS_1
"Ya sudah gak papa, semua sudah terjadi. Tapi kamu tau darimana kalau Kak Putri beli obat penggugur kandungan?" tanya Jay.
"Ini kak." Salsa memberikan botol yang bertulis Obat Penggugur Kandungan.
"Astagfirullah... Inilah yang aku takutkan tadi pagi. Putri hanya mengelabui kita semua." ujar Jay.
"Terus kita harus bagaimana kak?" tanya Salsa.
"Aku akan menghubungi keluarga ku, kamu jaga Kak Nadia dulu ya. Kakak mau urus pemakaman Kak Putri dulu." ucap Jay.
"Di rumah ini sudah ada 3 orang yang meninggal. Satu mati karena sakit dan yang dua mati karena bunuh diri." gumam Jay.
Jay pun segera menghubungi ayah dan bundanya, Jay juga menghubungi Pram, Will dan juga Ana.
__ADS_1
Dan tak lama kemudian, Ayah dan bundanya datang. Setelah itu Will, Aisyah dan Khaleed datang. Dan tak lama kemudian Pram, Ica, Angga, Elsa dan Angel yang datang. Terakhir Arsha dan Ana yang datang.
Setelah mereka datang semua, tak lama kemudian tetangga yang mendengar Putri Meninggal juga mulai berdatangan.
Dan setelah itu, mereka pun menyiapkan pemakaman Putri setelah sebelumnya mereka mengurus jenazah Putri.
Mereka sudah memandikan, mengkafani, dan menyolatkan Putri. Setelah itu mereka siap-siap mengantarkan jenazah Putri ke pemakaman.
Sedangkan Nadia sampai sekarang masih belum juga sadar. Namun ia sudah di temani oleh Salsa dan Aisyah.
Sedangkan Cinta, Elsa, Ica dan Ana ada di dapur. Mereka memasak untuk memberi makan tetangga yang berdatangan.
Angel dan Khaleed ada di kamar bersama Aisyah yang sedang menemani Nadia yang masih belum sadarkan diri. Untunglah Angel dan Khaleed gak rewel, mereka sangat pendiam dan seakan mengerti apa yang terjadi.
__ADS_1
Setelah jenazah Putri selesai di makamkan, para tetangga pun pada pulang ke rumah masing-masing.
Dan tak lama kelamaan, Nadia bangun. Nadia mencari-cari adiknya, Putri. Namun ketika ia ingat adiknya sudah tiada, lagi-lagi Nadia jatuh pingsan. Aisyah pun dengan sigap langsung memeriksa keadaan Nadia. Aisyah juga memberikan infus kepada Nadia. Jujur, Aisyah sedih melihat kondisi Nadia saat ini. Aisyah berharap kondisi Nadia akan semakin membaik. Karena Aisyah takut jika Jay akan kehilangan istrinya untuk yang kedua kalinya.