
Hari ini Taufiq, Cinta, Pram, Jay, Ila, Ica, Elsa, Angga dan kedua orang tua Taufiq daan Cinta, serta ibu angkatnyaa Cinta juga ikut mencari keberadaan Aisyah (Istri Will). Sedangkan Ani dan Ana, mereka menjaga kakaknya di rumah sakit, takut jika terjadi sesuatu dengan Will.
Taufiq mengerahkan semua anak buahnya untuk menjadi menantunya. Begitupun dengan Pram dan Jay, mereka juga mengerahkan anak buahnya untuk mencari saudara iparnya. Angga juga meminta beberapa bawahannya untuk mencari Aisyah termasuk papanya Taufiq, ia diam diam juga mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari istri dari cucunya yang hilang.
Bahkan banyak juga juga polisi dan para Tim SAR yang ikut membantu mencari keberadaan Aisyah. Namun jurang yang begitu dalam serta mobil yang sudah hangus terbakar membuat mereka kesulitan untuk mencari Aisyah. Namun mereka tak patah semangat. Mereka terus mencari, mencari dan mencari.
Namun selama satu minggu pencarian tak ada tanda tandan Aisyah akan segera di temukan. Jikapun Aisyah meninggal dan hangus terbakar bersama dengan mobilnya. Seharunya ada bangkai manusia. Namun nyatanya, mereka tak menemukan jasad Aisyah.
__ADS_1
Entah kenapa Taufiq merasa kalau menantunya itu masih hidup, namun ia tak tau kini menantunya ada dimana.
Hingga satu bulan kemudian, Polisi dan Tim SAR pun menyerah dan mereka tak melanjutkan pencarian Aisyah. Namun Taufiq, Pram dan juga Jay terus mencari keberadaan Aisyah. Mereka tak akan menyerah sampai mereka menemukan keberadaan Aisyah baik dia masih hidup maupun sudah mati.
Will, sampai detik ini masi koma, tak ada kemajuan sedikitpun. Tapi Taufiq, Cinta, Pram, Jay, Ani dan Ana selalu ada di sampingnya begitupun dengan Ica dan Ila yang juga ikut menjaga Will. Sedangkan kedua orang tua Taufiq mereka hanya sesekali datang karena mereka gak bisa lama lama di rumah sakit karena mengingat usia mereka yang memang sudah tua.
Tapi papanya Taufiq berusaha menyelidiki wanita yang bernama Nadia dan kini sedikit demi sedikt papanya Taufiq mulai menemukan titik terang. Nadia memang pelakunya. Namun Papanya Taufiq gak boleh ceroboh. Ia harus mengumpulkan banyak bukti agar bisa menyeret Nadia ke dalam penjara dan Papanya Taufiq akan memastikan bahwa orang yang bernama Nadia akan masuk penjara seumur hidup atas apa yang telah ia lakukan kepada cucu dan menantunya.
__ADS_1
"Belum sayang." Jawab Taufiq sedih karena ia gagal menjaga anak dan menantunya padahal ia sudah menyewa beberapa orang untuk menjaga anak dan menantunya tapi siapa sangka kalau ternyata wanita licik itu berhasil mengelabui orang orang yang ia sewa. Taufiq tak menyangka jika wanita liar itu berhasil melumpuhkan orang orang suruhannya.
"Mas gimana sih bukannya mas sudah menyuruh orang orang untuk menjaga anak dan menantu kita. Tapi kenapa kita masih kecolongan?" tanya Cinta menangis sedih.
"Maafkan aku sayang. Wanita itu sangat licik dan liar. Tapi aku tak akan tinggal diam, aku sudah menemukan beberapa bukti bahwa dialah penyebab kecelakaan itu terjadi." Jawab Taufiq.
"Aku tak menyangka bahwa dia lah pelakunnya. Padahal dia sangat cantik dan terlihat polos tapi siapa sangka jika hatinya begitu busuk." Ucap Cinta penuh emosi, ia tak terima jika anak dan cucunya mengalami kecelakaan atas apa yang telah di lakukan oleh wanita yang diam diam menyimpan rasa kepada putranya. Tapi rasa cinta yang ia miliki telah membutakan mata hatinya hingga ia tega melakukan tindak kriminal.
__ADS_1
"Sabarlah, kita akan segera menyeret perempuan itu ke dalam penjara." Ucap Taufiq sambil memeluk istrinya.
Taufiq tak tau jika papanya juga menyelidiki wanita penyebab kecelakaan itu terjadi.