
Taufiq merasa gelisah sendiri di ruangan kantornya. Ia menunggu kabar dari Sony yang
tak kunjung memberinya kabar. Padahal ini sudah 23 jam dari saat ia memberikan
perintah untuknya. Boro boro menampakkan dirinya, ia juga bahkan tidak chat
Taufiq sama sekali.
Taufiq benar benar sudah habis kesabarannya, saat ia membuka pintu ingin mencari Sony
tiba tiba Sony sudah ada di hadapannya dengan membawa satu Aplop besar berwarna
coklat. Melihat Sony, Taufiq tersenyum. Ia mengambil Amplop itu tanpa bertanya
sedikitpun.
“Sekarang kamu boleh pulang dan istirahat. Tapi sebelum kamu pulang, cancel semua meeting hari
ini karena sekarang saya lagi gak mood untuk bekerja atau bertemu siapapun.
Tenang aja walaupun kamu pulang lebih cepat, gajinya tetep utuh kog dan akan
bertambah 3x lipat sesuai janji saya kemaren. Sekarang tinggalkan saya
sendirian.” Ucap Taufiq, ia menutup pintu ruangannya dan menguncinya dari
dalam. Sony yang di perlakukan seperti itu hanya bisa mengomel dalam hati
karena sejak di tinggal mati istrinya, Taufiq memang berubah 180 derajat. Suka
memerintah seenaknya, tidak mau atau telat sedikit langsung potong gaji dan
lebih parahnya lagi langsung di pecat. Tapi jika mau menerima perintahnya dan
berhasil sesuai keinginannya maka Taufiq tak segan segan memberikan gaji
berkali kali lipat hanya saja ia tidak pernah bilang terima kasih atau minta
tolong langsung main perintah gitu aja dan tidak pernah memberikan kesempatan
untuk lawan bicaranya buka suara. Untunglah Sony faham betul sifat bos nya itu
kalau gak, mungkin ia sudah geram dan memilih mengundurkan diri tapi Sony berusaha
untuk menahan kesabarannya karena ia tau betul kenapa bos nya itu bisa berubah
sedingin ini.
Taufiq sendiri, ia sudah tak sabar untuk segera membuka Amplop yang kini sudah ada
dalam genggamannya. Taufiq membuka Amplop itu dengan tangan gemetar. Setelah ia
berhasil membuka Amplopnya, pertama yang ia ambil terlebih dahulu adalah sebuah
foto. Di sana ada sekitar 10 lembar foto. Dan sungguh Taufiq sangat kaget
ketika ia tau bahwa foto yang ia pegang adalah foto istrinya sendiri. Ia pun
langsung memanggil Sony kembali. Setelah Sony ada dalam ruangannya, Taufiq
langsung bertanya maksud dari foto yang ia pegang.
“Maksud kamu apa Son dengan memberikan foto almarhum istri saya. Saya meminta kamu
untuk mengambil foto pemilik RESTO BASMALLAH bukan foto almarhum istri saya?” tanya Taufiq tak mengerti.
“Tapi foto yang saya ambil itu foto pemilik RESTO BASMALLAH pak bukan foto istrinya bapak.
“ Jawab Sony menunduk, tidak berani menatap atasannya.
“Mana mungkin wajah dan postur tubuh istri saya persis dengan foto pemilik RESTO
BASMALLAH. Memang saat saya makan di RESTO itu, manu makanannya sama persis
dengan menu kesukaan istri saya dan menu itu termasuk menu andalah istri saya
karena istri saya sangat menyukai menu itu dan hanya istri saya yang tau
resepnya. Bahkan cara natanya pun juga sama seperti istri saya jika menata
makanan untuk saya dan kenapa semuanya sama. Tidak mungkin pemilik RESTO itu
adalah istri saya tapi apa mungkin orang mati bisa hidup kembali?” tanya
Taufiq.
“Siapa tau di dunia ini memang ada orang yang mempunyai wajah yang sama, postur tubuh yang
sama, mempunya lidah yang sama sehingga bisa menciptakan rasa yang sama. Kan kita
gak pernah tau pak?”
“Siapa namanya?” tanya Taufiq.
“Naila pertama sari.” Jawab Soni, ia benar benar heran kenapa bos nya masih bertanya padahal semua
identitas dan masa lalu Naila sudah ia rangkum di kertas. Kenapa hanya fotonya
__ADS_1
saja yang di ambil tanpa mau membaca tulisan yang ia ketik hampir 3 jam. Benar
benar menyebalkan. Kalau pada akhirnya Cuma bertanya, ngapain ia harus capek
capek ngetik panjang lebar dan merangkumnya sebagus mungkin. Gumam Sony.
“Tolong kamu jelaskan tentangnya karena tiba tiba saya lagi males mau baca jadi saya
minta kamu jelaskan secara detail dan saya kasih kamu waktu setengah jam.” Ucap
Taufiq.
“Nama pemilik RESTO BASMALLAH adalah Naila Permata Sari dia adalah sahabat Elsa.
Naila membuka RESTO itu berkat bantuan dari Elsa. Elsa sengaja menjualnya
dengan harga murah agar sahabatnya bisa membuka usaha sesuai keinginannya. Elsa
jugalah yang membuat RESTO itu terkenal dan viral sehingga banyak orang yang
penasaran dan ingin mencicipi masakan RESTO BASMALLAH. Namun setelah mereka
mencicipi ternyata mereka ketagihan karena selain rasanya enak harganya pun cukup
terjangkau. Rencana Naila akan membuka RESTO baru setelah ia berhasil melunasi
harga RUKO yang ia beli dari Elsa. Walaupun Elsa menjualnya dengan harga 150
juta tapi Naila tau pasti kalau harga RUKO itu dua miliar lebih untuk itu Naila
akan membayar Elsa sebesar 1 miliar bukan 150 juta sesuai permintaan Elsa.
Sekarang RESTO itu berkembang pesat dan sudah mempunyai ratusan pelanggan tetep hanya
dalam hitungan kurang lebih 2 bulan. Sekarang selain jual offline, Naila juga
menjual online agar masakannya bisa di rasakan oleh orang yang ada di luar kota
dan masakan yang ia masak bisa bertahan selama 3 hari.”
“Saya rasa cukup penjelasan tentang RESTO, saya ingin kamu menjelaskan tentang ia dan
masa lalunya.” Ucap Taufiq.
“Naila adalah anaknya bi Inah. Bi Inah adalah pembantu di rumah Elsa. Elsa sendiri
yang meminta Bi Inah untuk membawa anak semata wayangnya untuk tinggal
bersamanya dan kuliah di universitas yang sama karena kebetulan Naila juga
kaget karena wajah Naila yang sama persis dengan wajah Cinta sahabatnya. Dan
Elsa memang sengaja menyembunyikan Naila dari pak Taufiq karena Elsa tak ingin
jika pak Taufiq bertemu dengan Naila dan jatuh cinta kepadanya.
Mengenai Naila sendiri, sebenarnya dia bukanlah anak kandung dari Ibu Inah. Dia adalah
anak angkat. Setelah saya telusuri lebih dalam tentang ibu Inah ternyata dia
mandul dan suaminya meninggal beberapa bulan yang lalu. Suaminya adalah seorang
dokter professional.
Waktu itu sang dokter menyelamatkan seorang gadis yang hampir meninggal bahkan ia
sempat koma selama satu bulan lamanya bahkan sebelum koma, ia sudah di nyatakan
meninggal. Semua dokter sudah angkat tangan tapi ada satu dokter yang percaya
bahwa ia bisa menyelamatkan gadis itu. Dokter itu bernama Dokter Ardi. Dia meminta kepada pihak
rumah sakit untuk merawatnya di rumah karena kebetulan dokter itu mempunyai
beberapa alat untuk bisa menunjang tubuh gadis itu agar bisa bertahan hidup.
Setelah menimang permintaan dokter Ardi akhirnya pihak rumah sakit memberikan izin karena wajahnya yang
berlumuran darah dan sulit di kenali di karenakan luka parah di bagian pipi dan
juga dahi akhirnya Dokter Ardi memutuskan untuk oprasi wajahnya sehingga bisa
berbentuk seperti semula sehingga wajah itu tetap wajah dirinya dan tidak ada
bekas jahitan sedikitpun. Dokter Ardi memang ahlinya dalam hal itu Hanya saja
kepalanya yang terbentur aspal membuat gadis itu hilang ingatan sampai
sekarang. Dan tidak ada yang tau siapa identitas asli wanita itu karna Dokter
Ardi dan istrinya tidak berniat untuk mencari tau karna mereka berdua terlanjur
sangat menyayangi dan mencintai gadis itu. Apalagi selagi gadis itu koma, Ibu
Inalah yang setia menunggunya. Ibu Inah dan Dokter Ardi sudah menghabiskan
banyak uang sehingga mereka bangkrut hanya demi kesembuhan gadis itu. Sehingga
__ADS_1
ketika gadis itu siuman, gadis itu seperti gadis polos karena ia tidak mengenal
siapa dirinya. Dan Dokter Ardi memberi nama Naila Permata Sari. Setelah 3 bulan
Naila hidup bersama mereka ternyata Dokter Ardi mengamali kecelakaan saat ia
pulang kerja dari rumah sakit. Mungkin karena ia terlalu lelah sehingga ia
menabrak beton yang ada di pinggir jalan. Naila hidup di sebuah perkampungan
bersama ibu Inah. Tapi karena Naila harus kuliah dan butuh biaya tinggi
akhirnya Bi Inah memutuskan untuk cari kerja di kota. Dan di saat itulah
saudara kembar Bi Inah yaitu Bi Ijah memutuskan untuk undur diri sehingga Bi
Inah bisa menggantikan posisi Bi Ijah di rumah Elsa sebagai pembantu. Elsa
sendiri tidak menyadari jika Bi Ijah mempunyai saudara kembar. Sehingga sampai
sekarang Elsa taunya jika Bi Inah itu sudah bekerja kepada dirinya bertahun
tahun padahal baru beberapa bulan mugnkin karena wajahnya yang mirip sehingga
Elsa tidak terlalu kenal dengan pembantunya sendiri.
Naila bisa kuliah itu berkat Dokter Ardi. Sebelum Dokter Aldi meninggal ia sudah
mengurus semuanya. Ia meminta sahabatnya untuk membuat surat dan ijazah untuk putri
angkatnya. Naila sampai sekarang
menganggap bahwa dia di rawat dari kecil oleh Bi Inah tapi itu semua
bohong karena Naila di rawat sejak satu tahun setengah yang lalu. Semua cerita
yang di buat oleh bi Inah tidak semuanya benar. Tapi ia terpaksa bikin karangan
cerita agar Naila percaya dan tidak meninggalkan dirinya.” Ucap Sony
menjelaskan panjang lebar.
“Jadi apa benar jika Naila itu adalah Cinta istri saya?” tanya Taufiq.
“Untuk itu saya kurang tau. Karena sampai sekarang pihak rumah sakit masih tidak mau
buka suara.”
“Baiklah, kamu bisa keluar dan terima kasih informasinya karena kamu sudah berhasil
mendapatkan irformasih ini sedetail mungkin untuk saya. Saya akan memberikan
kamu uang 300 juta dan akan saya kirim besok pagi. Sekarang kamu boleh keluar.”
Ucap Taufiq sedangkan Sony yang mendapakan uang sebesar itu sangat bahagia
sekali bagaimana mungkin tidak bahagia kalau ia mendapatkan uang 300 juta dan
akan cair besok pagi. Tuhan memang maha adil, di saat ia butuh uang untuk
istrinya melahirkan. Sekarang tuhan memberikan uang itu melalui bos nya.
Setelah Sony keluar, Taufiq langsung menghubungi seseorang. Ia menelvon sahabatnya
untuk mencari informasi di rumah sakit di mana dulu istrinya di rawat dan
akhirnya meninggal.
Saat Cinta kecelakaan memang Taufiqlah yang membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi
berhubung kepalanya dan wajahnya penuh darah karena terbentur aspal akhirnya ia
tidak bisa melihat dengan jelas wajah istrinya dan saat istrinya di nyatakan
meninggal wajahnya masih hancur padahal saat ia membawanya wajahnya tidak
sehancur itu tapi karena Taufiq waktu itu fikirannya kacau akhirnya ia gak
berfikir panjang. Apalagi jenazah Cinta di mandikan di rumah sakit dan langsung
di pakaikan kain kafan sehingga di rumah, Taufiq beserta sekeluarga hanya
tinggal menyolati dan menguburkan jenazah Cinta. Awalnya memang Taufiq ingin
memandikan Cinta sendiri di rumahnya tapi kata dokter tubuh cinta sangatlah
parah sehingga lebih baik jika perawat dari pihak rumah sakitlah yang
memandikan jenazah Cinta dan tanpa fikir panjang keluarga terutama kedua orang
tua Cinta mengiyakan padahal Taufiq tidak setuju tapi apalah daya, ia tidak
mungkin membantah mertuanya apalagi saat itu otak dan fikirannya lagi tidak
berjalan karena meninggalnya Cinta membuat Taufiq benar benar kacau bahkan ia
sampai pinksan beberapa kali.
__ADS_1