Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Part Arsha dan Rachel


__ADS_3

Sebenarnya ini sudah tamat ya tapi ada seseorang yang nanya tentang bagaimanan dengan nasib Ani dan Ana.  Apakah pernikahannya batal atau gak. Dan saya sudah menceritakan di bab sebelumnya sebanyak 2 bab. Dan sekarang ada yang nanya lagi bagaimana kehidupan Arsha sebelumnya....


Oke, saya akan bercerita sedikit saja tentang bagaimana kehidupan Arsha sebelumnya dan kenapa dia bisa bertemu dan akrab dengan Rachel. Tapi setelah ini, saya gak akan menjelaskan apa apa lagi ya karena saya mau fokus ke Novel Bidadari Surga.


 


---------------------------------------------------------------------------------------


"Awassssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss" teriak Rachel saat ada mobil yang ingin menabrak tubuh seseorang. Rachel segela lari dan mendorongnya hingga tak sengajak tubuh Rachel lah yang tertabrak hingga terpental sepanjang  tiga meter.


Arsha, dialah laki laki yang di tolong oleh Rachel. Melihat seseorang yang tertabrak karena menolong dirinya, Arsha pun segera membawanya ke rumah sakit.


Dan di rumah sakit, Racheel sempet kritis tapi alhamdulillah keadaannya kini sudah membaik setelah beberapa dokter datang untuk memberikan penanganan terbaik.


Arsha gak pernah meninggalkan Rachel kecuali untuk mandi, makan, sholat dan juga ganti baju.


Setelah Rachel sadar, Arsha langsung mendekatkan dirinya.


"Kamu gak papa?" tanya Arsha. Sedangkan Rachel hanya diam dan mencoba mengingat  apa yang terjadi sebelum kecelakaan. Setelah ia ingat, barulah ia tersenyum dan menjawab pertanyaan Arsha.


"Gak papa, santai saja." Jawab Rachel tersenyum.


"Namamu Rachel kan?" tanya Arsha dan Rachelpun mengangguk.

__ADS_1


"Dari mana kamu tau namaku?" tanya Rachel.


"Dari KTP yang ada di dompetmu. Maaf bukannya aku lancang, aku hanya ingin tau namamu dan alamat rumahmu agar aku bisa menyuruh seseorang untuk memberi kabar kalau kamu sedang kecelakaan.dan kini di rawat di rumah sakit tapi ternyata seseorang yang aku suruh untuk datang ke rumahmu mengatakan kalau kamu disana tinggal sendirian dan di sana hany ada pelayan rumahmu aja. Oh ya Hp mu hancur dn gak bisa di benerin lagi, maafin aku  ya gara gara aku kamu jadi  gini." Ucap Arsha sedih.


"Santai aja, gak perlu sedih. Namamu siapa?" tanya Rachel.


"Aku Arsha." Jawab Arsha tersenyum.


"Kamu kenapa ingin bunuh diri dengan menabarkan tubuhmu di tengah jalan. Kamu hampir aja tertabrak kalau aku gak menolongmu."


"Maafin aku, aku hanya sedang sedih aja. Ayah dan ibuku meninggal karena kecelakaan. Aku gak punya siapa siapa lagi. Aku cuma ingin menyurul mereka." Ucap Arsha tak terasa meneteskan air mata.


"Aku juga gak punya ayah dan ibu. Kamu tak perlu sedih, mulai sekarang kamu boleh menganggap aku sebagai saudaramu, sahabatmu dan juga teman curhatmu." Ujar Rachel.


"Benarkah?" tanya Arsha senang.


"Baiklah, aku mau. Makasih ya..."


Sejak saat itu Rachel dan Arsha semakin dekat. Dimana ada Rachel di situlah ada Arsha karena Arsha akan selalu ada di samping Rachel.


Mereka sama sama tak punya orang tua dan keluarga dan mereka hanya bisa saling bergantung sama lain. Apapun yang di inginkan Arsha, Rachel akan berusaha untuk bisa memenuhinnya begitupun dengan Rachel, jika ia ada masalah maka Arsha orang pertama yang akan membantunya.


Kedekatan mereka bener bener seperti kakak adik, mereka saling menyayangi satu sama lain. Di kantor mungkin mereka bersikap biasa aja tapi jika di luar kantor, mereka sangat sangat akrab.

__ADS_1


Dan sekarang mereka sudah menemukan pasangan mereka masing masing.


Arsha dan Rachel berjanji walau mereka sudah punya keluarga kecil tapi mereka tetep akan selalu bersama, Rachel juga membelikan rumah untuk Arsha deket dengan rumahnya sehinga mereka seringkali ketemu.


Sejak pernikahan itu, Arsha tak lagi jadi asisten Rachle karena ia harus membantu istrinya mengelola resto yang sudah bercabang di berbagai kota dan juga luar negeri.


Rachel tak mempermasalahkan itu semua, ia bisa mencari orang lain untuk bisa menjadi asisten pribadinya.


-----------------------------------------


Oke sob, sampai sini aja. Jika ada yang komen untuk minta di terusin. Kayaknya enggak deh hehe. Aku bener bener mau fokus untuk ngetik novel yang lain.


Tapi terima kasih banget ya sudah mau membaca  novelku hingga akhir.


Akun sosial mediaku


Facebook : Evi Tamala


Fanpage Facebook : Evi Tamala New (@evitamalajember)


Instagram : evita_jember


Twitter : @evitajember

__ADS_1


Whatsapp : 081331970960


Youtube : Evta


__ADS_2