
Hari ini Will mengajak Aisyah dan juga Khaleed untuk jalan jalan. Sudah lama rasanya mereka tidak jalan jalan bertiga seperti ini di karenakan aktivitas mereka yang sangat sibuk.
Dan karena ini adalah hari libur, maka Will meluangkan waktu untuk bermain bersama anak dan istrinya.
"Mas, aku ingin kerja sebagai dokter lagi." ujar Aisyah. Yah entah kenapa ia ingin sekali memegang alat alat kedokteran seperti dulu saat ia belum menikah dengan Will.
"Kamu yakin mau kerja lagi sebagai dokter lalu gimana dengan Khaleed?" tanya Will lembut.
"Aku bisa menitipkan mereka ke ayah dan bunda selagi aku kerja." jawab Aisyah.
"Baiklah jika memang itu maumu, aku akan mendukung semua keputusan mu." ujar Will
"Makasih ya mas."
"Iya sama-sama." jawa Will tersenyum.
Sejujurnya Will kurang suka jika istrinya kembali bekerja, Will lebih suka Aisyah diam di rumah jaga anak. Tapi Will gak bisa bilang itu semua karen Wil tau, itu pasti akab membuat Aisyah sedih. Dan Will gak suka liat istrinya sedih.
__ADS_1
Jadi yang bisa ia lakukan adalah mendukung nya. Selama itu bisa membuat istrinya bahagia, Will akan berusaha untuk memenuhinya walaupun itu bertentangan dengan isi hatinya.
Tapi bagi Will, kebahagiaan istrinya adalah segala-galanya jadi Will akan mengutamakan kebahagiaan istri dan anaknya dari pada perasaannya sendiri.
"abi, au itu." ujar Khaleed sambil menunjuk kepada seorang kakek kakek yang berjualan permen kapas warna warni (arum manis)
Makanan seperti kapas dengan rasa manis ini tentunya sudah dikenal oleh siapa pun, ya gula kapas atau biasa disebut gulali atau arum manis ini memang diminati. Makanan ini pun mudah ditemui di beberapa keramaian baik di taman kota atau di pasar malam. Gula kapas mampu membuat anak – anak atau para pecintanya tertarik dengan rasa manis dan lembut ketika di makan.
Cara Membuat Gula Kapas
Pertama – tama campurkan dahulu bahan berupa gula dan pewarna makanan menjadi satu dengan cara mengaduk – aduknya sampai merata.
Kemudian nyalakan mesin serta pemanas sampai mesin ini siap untuk digunakan membuat pintalan gula kapas.
Jika mesin telah siap digunakan maka masukan gula sedikit dalam mesin dan tunggu sampai ada serabut gula halus yang keluar dari mesin.
__ADS_1
Gulunglah dengan cepat serabut gula halus tersebut dengan menggunakan stik bambu yang telah disiapkan. Gulunglah dengan ukuran yang sesuai keinginan.
Arum manis pun telah siap dikemas dengan menggunakan platik bening besar, gula kapas telah siap untuk dipasarkan.
\=\=\=\=\=
" Enggak boleh sayang, nanti batuk. Makan nasi bekalnya aja ya." ucap Aisyah menasehati dan Khaleedpum hanya menganggukkan kepala sambil sesekali matanya melirik ke arah anak anak yang membeli arum kapas / permen kapas.
Aisyah mengeluarkan bekal yang ia buat sendiri di rumah sebelum mereka berangkat jalan jalan.
Sambil menunggu Aisyah mengeluarkan bekalnya, Will pun mengambil karpet warna kuning dan menatanya di atas rerumputan yang warna hijau.
Setelah itu Aisyah juga membuka bekal Khaleed dan menaruhnya di atas karpet.
"Gimana? Khaleed suka sama masakan umy?" tanya Aisyah.
__ADS_1
Khaleed gak menjawab dan hanya mengangguk kepala aja . Aisyah pun dengan lembut menyuapi Khaleed hingga nasi itu habis tak tersisa.
Setelah puas jalan jalan, Will mengajak anak dan istrinya pulang