
Jay kini sudah sampai di kantor polisi. Jay langsung menemui salah satu polisi untuk bertemu dengan Melinda.
Setelah Jay bertemu Melinda. Tanpa basa-basi, Jay langsung memberikan surat yang ia pegang. Melinda pun mengambil surat itu dan membacanya. Dan setelah selesai membaca, Melinda menitikkan air mata.
"Sekarang kamu sudah puas? Adikku tak bersalah, dia hanya memberikan pinjaman uang kepada pacar kamu. Karena dia gak tega melihat pacar kamu yang di kejar-kejar hutang sana sini. Pacar kamu berhutang hanya demi memenuhi semua permintaan kamu.
Dan kamu dengan teganya menghancurkan adikku hingga dia depresi dan kini ia meninggal dunia. Padahal ia gak menyakiti siapapun. Dia hanya niat membantu. Tapi kamu dengan teganya menghancurkan masa depannya. Bahkan kamu secara tidak langsung telah membunuh adikku.
Terimakasih atas semuanya. Terimakasih karena kamu berhasil membuat adikku Meninggal dunia." ucap Jay yang langsung pergi meninggalkan Melinda. Karena ia muak melihat wajah Melinda jika terlalu lama.
Sedangkan Melinda, ia menangis setelah tau apa yang terjadi. Bahkan saat ia membaca surat itu, Melinda merasa hatinya begitu sakit. Melinda gak menyangka bahwa ternyata dugaannya selama ini salah.
Melinda mengira, Putri sudah merebut Reynand darinya tapi nyatanya Putri lah yang selama ini membantu Reynand.
Dan Reynand memutuskan dirinya bukan karena Putri melainkan karena ia jenuh sama sikap dan tingkah laku dirinya sendiri.
Melinda bener bener merasa sangat bersalah. Ia sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal. Melinda kini hanya bisa menyesali atas apa yang telah ia lakukan kepada Putri. Sungguh, Melinda merasa dirinya begitu kejam. Melinda sebenarnya juga tak menyangka dirinya bisa melakukan hal sekeji itu.
"Put, maafkan aku. Maafkan aku karena sudah menghancurkan kamu hingga kamu memilih jalan seperti ini. Maafkan aku yang dengan teganya menyuruh seseorang untuk memperkosa kamu. Maafkan aku, put. Aku menyesal, sangat menyesam." ucap Melinda. Ia hanya bisa menangis, menangis dan menangis.
Polisi membawa Melinda ke dalam, di tempat yang seharusnya ia berada yaitu di sel tahanan.
Sedangkan Jay, ia tak langsung pulang melainkan ia pergi menemui Reynand. Sangat mudah buat Jay bertemu dengan Reynand. Karena ia bisa menyuruh orang untuk melacak keberadaan nya.
Saat ini Jay lagi duduk berdua bersama Reynand di resto. Jay sengaja mengajak Reynand bertemu di resto agar bisa ngomong panjang lebar. Bahkan Jay sampai menyewa ruangan VVIP agar orang lain tak mendengar obrolan mereka.
__ADS_1
"Maaf kakak ini siapa ya dan ada apa mengajak saya bertemu di sini?" tanya Reynand karena memang ia belum tau siapa laki laki yang kini ada di depannya ini. Reynand hanya dapat Chat yang menyuruhnya untuk datang ke rentoran di ruang VVIP.
"Aku kakaknya Putri." ucap Jay datar.
"Bukannya kakakknya Putri itu cewek ya?" tanya Reynand karena setau dirinya, kakaknya Putri itu perempuan bukan laki-laki.
"Saya kakak iparnya." jawab Jay.
"Oh, maaf. Terus ada apa kakak menemui saya?" tanya Reynand sopan.
"Putri sudah meninggal." ucap Jay tanpa menjawab pertanyaan Reynand.
"Kakak jangan bercanda." ujar Reynand tak percaya.
"Aku gak pernah bercanda dalam hal kematian. Putri mati juga karena ad sangkut pautnya sama kamu." ucap Jay.
"Kamu tau kenapa Melinda masuk penjara?" tanya Jay.
"Aku gak tau, aku hanya tau dari sosial media kalau dia masuk penjara. Hanya itu aja." jawab Reynand jujur.
"Aku yang melaporkan dia ke kantor polisi." ujar Jay yang masih dengan wajah datarnya.
"Kenapa? Apa alasannya?" tanya Reynand. Ia gak percay bahwa orang yang di depan inilah yang sudah menjeploskan mantan pacarnya ke dalam penjara.
"Karena dia sudah menghancurkan masa depan adik aku." jawab Jay.
"Menghancurkan? Menghancurkan bagaimana?" tanya Reynand tak mengerti.
__ADS_1
"Melinda sudah tega memberikan obat tidur di minuman Putri bahkan Melinda menyuruh seseorang untuk memperkosa Putri. Hingga Putri meninggal karena ia meminum obat penggugur kandungan dengan jumlah yang sangat banyak." jawab Jay yang membuat Reynand hampir tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.
"Obat penggugur kandungan? Putri hamil?" tanya Reynand.
"Iya dia hamil 2 Minggu." jawab Jay.
"Terus hubungan nya sama aku apa?" tanya Reynand tak mengerti. Tapi jujur ia sedih mendengar Putri, orang yang selalu menolongnya sudah meninggal dunia apalagi dengan tragis kayak gitu.
"Melinda melakukan itu semua karena dia cemburu. Dia mengira kamu mutusin dia karena Putri. Hingga Melinda tega menyewa orang lain untuk memperkosa Putri. Seharusnya kamu sebagai laki-laki, bisa menyelesaikan masalah kamu sendiri tanpa melibatkan orang lain.
Putri hanya menolong kamu tapi sekarang, Putri yang gak tau apa-apa, harus menderita karena ulah pacar kamu." ucap Jay
"Bukan pacar tapi mantan. Maafkan aku kak, karena gara-gara aku, Putri jadi meninggal seperti ini." ujar Reynand.
"Ini gak semua salah kamu. Tapi usahakan jika kamu ingin memutuskan hubungan, berilah alasannya. Jangan asal mutusin anak orang aja biar gak berakibat fatal kayak gini.
Dan lagi jangan suka berbohong, kamu berbohong sok soan jadi anak orang kaya hingga orang lain pun mengira kamu banyak uangnya dan akhirnya apa, setelah kamu tak mampu memenuhinya, kamu malah sibuk cari hutang sana-sini. Bahkan kamu beberapa kali datang kepada Putri hanya di saat kamu membutuhkan uang darinya.
Dan Putri yang tak tau apa-apa, malah kena batunya. Aku harap, kamu bisa berfikir dewasa. Kamu bukan lagi anak kecil, jangan menyusahkan orang lain hanya demi kepentingan dirimu sendiri.
Jangan buat orang lain susah, dan jangan buat orang lain juga kena masalah hanya karena masalah yang kamu hadapi hingga orang lain pun juga ikut kena masalah.
Sebenarnya aku ingin sekali menghajar kamu, karena gara-gara kamulah adikku meninggal. Tapi aku gak mau mengotori tanganku hanya karena menyentuh laki-laki seperti mu.
Aku gak bisa ngomong lama-lama karena aku masih banyak urusan yang jauh lebih penting. Aku sudah memesab makanan dan bentar lagi datang. Kamu makanlah biar gak mubazir. Aku pergi dulu. Assalamualaikum." ucap Jay. Tanpa menunggu jawaban dari Reynand, Jay pun langsung pergi karena ia gak bisa meninggalkan Nadia terlalu lama. Jay takut jika istrinya kenapa-napa.
Sedangkan Reynand merenung atas kesalahan kesalahan yang telah ia perbuat. Reynand masih tak menyangka, bahwa Melinda sampai tega melakukan hal sekeji itu. Dan Reynand juga tak menyangka, bahwa Putri akan meninggal secepat ini. Padahal Reynand masih belum mengungkapkan perasaannya. Yah, sejak Putri membantu melunasi hutang-hutangnya, Reynand mulai jatuh hati. Namun Reynand memilih untuk diam. Tapi sekarang, Putri sudah tiada. Dan itu semua karena dirinya
__ADS_1