
Setelah Aisyah dari tahanan dan mengantarkan kedua adiknya Nadia. Entah kenapa Aisyah rindu dan ingin bertemu dengan Rachel, kakaknya.
Aisyah pun menelepon suaminya untuk meminta izin, bertemu dengan kakak kandungnya karena sudah lama rasanya ia tak bertemu dengan Rachel.
Will pun tak melarangnya karena bagaimanapun juga, Aisyah dan Rachel adalah saudara kandung.
Aisyah kini sudah sampai di kantor Rachel, ia memang langsung pergi ke kantornya karena ini masih siang, jadi gak mungkin jika Rachel ada di rumah.
"Kak?" panggil Aisyah
"Lho Aisyah, kamu ngapain di sini?" tanya Rachel
"Aku kangen sama kakak, apakah kakak gak kangen sama aku?" tanya Aisyah pura pura sedih.
"Aku kangen banget sama kamu. Maafin kakak, karena kakak jarang ke rumah kamu untuk nemuin kamu soalnya kakak sibuk banget akhir akhir ini." ujar Rachel, gara gara pekerjaannya ia sampai lupa dengan adik satu-satunya ini. Adik yang sangat ia sayangi.
"Iya sudah gak papa, aku ngerti kog kak." ucap Aisyah tersenyum
"Oh ya kak, Ani mana?" tanya Aisyah
"Ada di ruanganku. Ayo keruangan ku." ujar Rachel
"Ayo kak." ucap Aisyah.
Rachel pun mengajak adiknya untuk pergi ke ruangannya.
__ADS_1
"Sayang?" panggil Rachel
"Iya sayang." jawab Ani sambil melihat ke arah suaminya.
"Eh Kak Aisyah. Ayo masuk kak." ucap Ani mempersilahkan kakak iparnya itu untuk masuk ke ruangannya yang sekaligus ruangan suaminya juga.
"Maaf ya An, aku ganggu." ucap Aisyah gak enak hati.
"Enggak ganggu kog kak, aku malah seneng dengan kehadiran kakak. Ayo sini duduk kak." ujar Ani ramah.
Aisyahpun duduk di kursi yang sudah di sediakan.
"Kakak tumben ke sini?" tanya Ani
"Aku kangen sama Kak Rachel. Gak papa kan?" tanya Aisyah. Walau bagaimanapun kini kakaknya adalah suami dari adik iparnya.
Saudara memiliki ikatan lebih kuat dari hanya karena teman. Darah lebih kental daripada air, artinya hubungan persaudaraan atau hubungan darahitu sangat kental. Maksudnya kita harus saling menyayangi orang yang memiliki hubungan darah dengan kita, dan jangan sampai bertikai.
"Kamu sudah ijin kepada suamimu, kalau mau kesini?" tanya Rachel
"Sudah kak. Kalau gak izin, aku gak mungkin berani kesini." jawab Aisyah.
"Khaleed gimana?" tanya Ani
"Dia sama ayah dan bunda, tadi aku ada keperluan sesuatu. Jadi aku menitipkan Khaleed sama mereka." jawab Aisyah
__ADS_1
"Oh ya kemaren ada yang melamar kerja cowok katanya disuruh kamu?" tanya Rachel
"Hehe iya kak. Maaf ya aku lupa bilang. Dia butuh pekerjaan kak, untuk menyembuhkan ibunya. Dia butuh uang banyak. Ibunya sakit parah. Sedangkan selama ini, dia seringkali lamar kerja sana sini, tapi gak ada yang mau menerimanya karena sebelumnya dia gak ada pengalaman kerja sama sekali hingga ia bekerja menjadi sopir taxi online yang gajinya gak seberapa. Kadang sehari dapat banyak, kadang dapat sedikit bahkan gak dapet sama sekali.
Aku jika ada di posisi dia akan melakukan apapun demi kesibuhan seorang ibu, aku ingin membantunya kak. Agar dia bisa mengobati ibunya. Aku berharap ibunya bisa sehat kembali agar bisa menemani anaknya dalam meraih kesuksesan.
Aku yang gak pernah merasakan bagaimana mempunyai Seorang ibu, ingin rasanya di beri kesempatan walaupun hanya sedetik untuk bertemu dengannya, untuk memeluknya dan merasakan bagaimana rasanya mendapatkan kasih sayang seorang ibu.
Untuk itu, saat dia bercerita tentang ibunya, membuat hatiku tersentuh. Aku ingin membantunya, aku ingin menolongnya kak." ucap Aisyah
"Aku faham bagaimana perasaan kamu dek, aku sudah menerima dia di perusahaan ini, lagian walaupun dia gak punya pengalaman tapi dia lulus semua tes yang aku kasih langsung ke dia. InsyaAllah dia bisa bekerja dengan bagus di perusahaan ini." ujar Rachel
"Makasih ya kak, terima kasih sudah nerima dia." ucap Aisyah tersenyum bahagia.
"Kak Aisyah mau minum apa biar aku pesankan." ujar Ani.
"Gak usah repot-repot, aku akan segera pulang soalnya aku sudah lama meninggalkan Khaleed. Aku cuma kangen sama Kak Rachel dan bertemu dengannya sudah cukup mengobati rasa kangenku. Iya udah aku pamit pulang dulu ya " ujar Aisyah yang tak mengganggu pekerjaan kakaknya itu
"Mau aku anterin?" tanya Rachel
"Gak usah kak, aku bawa sopir." jawab Aisyah
"Iya sudah kamu hati hati di jalan." ujar Rachel
"Iya kak, An aku pulang dulu ya. Assalamualaikum."
__ADS_1
"Waalaikumsalam."
Setelah itu Aisyah pun segera pergi dari kantor kakaknya dan pulang menuju rumah mertuanya yang kini menjadi tempat tinggalnya