
Sore hari, Ica dan Angel sudah bersiap-siap. Mereka tinggal duduk santai sambil menunggu Pram pulang.
"Ma, papa masih lama ya pulangnya?" tanya Angel.
"Bentar lagi sayang. Kenapa, udah gak sabar ya pengen bertemu dede Arshi?" tanya Ica.
"Iya ma, sudah beberapa hari ini aku gak ketemu dede Arshi. Aku sudah gak sabar pengen ketemu dede Arshi lagi, dan aku juga sudah gak sabar pengen liat dede Arshi besar kayak aku. Agar aku bisa bermain dengan dede Arshi. Aku akan mengajak dede Arshi main dan juga belajar bareng." jawab Angel tersenyum
"Iya sayang, nanti kamu bisa main sampai puas dede Arshi. Tapi bentar kenapa papa lama ya?" tanya Ica.
"Coba mama telfon papa dong." ujar Angel.
"Iya bentar sayang." ucap Ica.
Ica pun mengambil hp dan menghubungi suaminya.
"Assalamualaikum mas." ucap Ica setelah hpnya terhubung.
"Waalaikumsalam sayang, ada apa?" tanya Pram.
"Katanya pulang jam 3, aku sama Angel sudah siap dari tadi." jawab Ica.
__ADS_1
"Maaf yank, tiba-tiba tadi Direktur dari PT. Cinta Sejati memajukan meetingnya. Seharusnya besok jam 9 pagi tapi di majukan sekarang, jam 3 sore karena nanti jam 5 sore, dia langsung mau berangkat keluar negeri karena putranya yang kuliah di luar negeri kecelakaan." jawab Pram.
"Terus nasib aku dan Angel gimana? Sedangkan Angel dari tadi sudah sangat berharap bisa bertemu dengan Arshi. Dia pasti sedih kalau tau ternyata gak jadi ke rumah Arsha dan bertemu dengan Arshi." ujar Ica
"Iya sudah kamu pergi berdua aja dengan Angel. Minta antar ke sopir." ucap Pram.
"Iya udah aku pergi berdua aja sama Angel. Terus kamu pulang nanti jam berapa?" tanya Ica.
"Jam lima, nanti pulang nya aku langsung ke rumah Arsha aja jemput kamu dan Angel. Tapi mungkin nanti sampai rumah Arsha jam setengah enam." jawab Pram.
"Iya sudah, aku tunggu kamu di rumah Arsha aja." ujar Ica.
"Iya sayang, maaf ya aku udah buat kamu kecewa, aku udah ingkar janji. Aku juga gak tau, kalau rapatnya di majukan kayak gini." ucap Pram.
"Iya sayang."
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Setelah mematikan telfonnya, Ica pun menghampiri sang buah hati.
__ADS_1
"Ma, gimana kata papa?" tanya Angel.
"Papa sibuk kerja sayang. Jadi papa meminta kita berangkat duluan, tapi papa janji nanti papa yang akan jemput mama dan juga kamu di rumah om Arsha. Sekarang gak papakan kalau Angel berangkat sama mama duluan, nanti di antar oleh om sopir." ujar Ica.
"Gak papa kog ma, yang penting aku bisa bertemu dengan dede Arshi." ujar Angel tersenyum.
"Iya udah, ayo berangkat." ujak Ica.
"Ayo."
Mereka berdua pun berangkat dengan di antar oleh sopir mereka.
Di sepanjang jalan, Angel senyam-senyum sendiri karena ia gak sabar untuk segera bertemu dengan Arshi.
"Ma, beli kue dulu yuk. Masa ia pergi ke rumah om Arsha gak bawa apa-apa, kan malu." ujar Angel.
"Iya sayang, kita beli baju aja yuk buat dede Arshi."
"Iya ma, aku setuju." ucap Arshi bersemangat.
"Pak, kita pergi ke toko bayi ya." ujar Ica
__ADS_1
"Iya, nyonya."
Dan setelah itu, sang sopir pun mengantarkan majikannya menuju toko bayi.