Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Telat Bangun


__ADS_3

Selesai mandi, Cinta segera membuka tas sekolah. Ia segera mengerjakan Pr nya dan setelah selesai semua, ia langsung mengambil berkas yang ia bawa dari kantor. Tadi ada beberapa yang belum selesai dan ia memilih mengerjakannya di rumah Elsa. Setelah hampir 3 jam, akhirnya semua pekerjaanpun selesai. Cinta mencari cari Elsa, kenapa dari tadi gak ada suaranya dan saat pergi ke ruang tengah. Ia melihat Elsa menonton drama korea. Cinta hanya geleng geleng kepala melihatnya lalu ia memilih duduk di samping Elsa.


"Kamu gak ngerjakan pr nya El, besok di kumpulkan loh." ucap Cinta yang merasa heran, kenapa Elsa lebih memilih untuk menghabiskan waktunya nonton drama dari pada belajar.


"Ah besok aja deh. Nanggung nih, udah hampir selesai."


"Tapi kan itu di kumpulkan besok pagi, kamu mau mengerjakannya jam berapa El?"


"Gampanglah, itu apa kata besok."


"Iya sudah deh, terserah kamu. Aku tidur dulu, aku capek banget nih sekarang."


"Oke."


Cinta tidur di kamar Elsa. Kamarnya cukup luar dan tentu kasurnya pun guedde banget, malah cukup untuk lima orang hehe....untunglah sekarang Cinta lagi datang bulan jadi ia bisa langsung tidur. Jadi gak punya tanggungan untuk sholat. Sedangkan Elsa sendiri masih asyik nonton drama sampai pukul 4 pagi. Setelah itu ia langsung pergi ke kamar dan tidur di sebelah Cinta.


--------------------

__ADS_1


Cinta bangun jam 4.17, itupun karena Adzan berkumandang dan karena alarm yang ia pakai berbunyi. "Ah, sudah adzan shubuh. Lebih baik aku cuci muka, sikat gigi lalu olah raga." Ucap Cinta, ia melihat Elsa begitu pulasnya tidur. Jujur Cinta gak tau kalau Elsa baru saja tidur bahkan baru 17 menit yang lalu. Andai saja Cinta tau, pasti ia akan memarahi Elsa habis habisan. Setelah olah raga lari lari di depan rumah Elsa, Cinta segera pergi ke kamar dan ia mengambil buku di tas Elsa. Ia mengerjakan Pr Elsa yang seharusnya harus di kerjakan sendiri olehnya tapi berhubung dia lagi baik hati jadi ia mau bantu Elsa. Selesai mengerjakan tugas Elsa, ia langsung nyapu dan masak. Habis masak, ia membangungkan Elsa yang masih males untuk bangun.


"El, ayo bangun udah hampir jam 6 nih.Ayo kita makan bareng. Aku udah masak." Ucap Cinta tapi yang di bangunin masih saja gak mau buka mata akhirnya ia memilih untuk mandi dulu dan setelah itu ia langsung berpakaian rapi.


"El, aku udah siap nih yang mau berangkat. Ayo kita makan El, nanti kalau kamu gak segera bangun. Kita bisa telaht loh........" Cinta benar benar habis kesabarannya, ia pun mengambill air lalu ia teteskan ke wajah Elsa dan seketika Elsa langsung bangun.....


"Ayo cepetan mandi, udah siang nih. Aku tunggu di ruang makan. Jangan lama mandinya ya. Nanti kita bisa telat." ucap Cinta yang langsung pergi ke ruang makan. Elsa melihat jam sebentar lalu ia segera mandi. Tak butuh waktu lama, cukup lima menit sudah selesai, ia segera pakai baju dan dandan. Dalam waktu sekejab ia sudah selesai semua dan langsung menghampiri Cinta yang sudah menunggu dirinya dari tadi.


"Ayo makan cepetan." ucap Cinta."


"Oke."


"Makasih ya Cin, masakannya. Enak banget loh...Dan maaf aku gak bisa bantu kamu masak karena aku lagi asyik di alam mimpi hehe.........."


"Iya, gak papa. Emang kamu tidur jam berapa sih. Sampek aku bangunin, gak bangun bangun." tanya Cinta, sesekali ia melirik ke arah Elsa.


"Jam 11." Terpaksa deh Esla berbohong, mana mungkin ia bilang kalau dirinya tidur jam 4 subuh. Bisa habis dia di marahi oleh sahabaatnya.

__ADS_1


"Hemmm....Lain kali tidurnya jangan terlalu malem ya. Maksimal jam 10 malam."


"Oke."


"Oh ya PR kamu udah aku kerjakan, jadi kamu tenang saja."


"Wow, makasih ya sahabatku. Kamu emang sahabatku yang paling baik deh."


"Gak usah lebai deh.........."


"Hemmm. Oh ya nanti kamu ke kantor lagi?"


"Iya El, dan mungkin habis dari kantor aku mau ke suatu tempat dulu. Jadi mungkin nyampek rumah kamu habis maghrib." ucap Cinta, ia gak berani bilang bahwa habis dari kantor ia mau ke panti dulu. Gak enak rasanya jika ia bilang seperti itu. Ia sudah sangat merindukan adik adiknya yang ada di panti.


"Iya sudah gak papa, tapi kamu hati hati ya dan jangan lupa jaga kesehatan."


"Oke."

__ADS_1


__ADS_2