
Hari ini adalah hari kelahiran anak anakku. Yah setelah habis sholat dhuha tadi, Cinta merasa perutnya sangat sakit. Aisyah bilang bahwa istriku akan segera melahirkan. Akhirnya aku segera membawa Cinta ke rumah sakit dan menyuruh Aisyah untuk tetap di rumah. Di mobil Cinta sudah mulai menangis karena tidak tahan nahan rasa sakit. Taufiq menambah kecepatan mobilnya dan sesampai di rumah sakit, ia menggendong istrinya dan langsung memanggil beberapa suster yang kebetulan lewat. Suster itu segera membawa istriku ke ruang persalinan. Setelah itu sang suster keluar dan menyuruhku untuk mendaftar administrasi dulu. Yah tanpa membuang buang waktu, aku segera pergi ke ruang administrasi dan menyelesaikan urusan di sana agar istriku bisa segera di tangani.
Setelah selesai mengisi formullir dan bayar ini itu, Taufiq kembali ke ruang UGD dan di sana ia melihat para dokter dan suster sudah ada di dalam. Taufiq menunggu di luar dan tak lupa ia mengirim pesan di grup untuk memberi tahu kepada keluaganya bahwa istrinya hari ini melahirkan.
Setelah 1 jam Taufiq mengirim pesan, mama dan papany datang di susul dengan kedua orang tua Cinta serta ibu angkat Cinta.
"Gimana keadaan Cinta, nak?" tanya mama
__ADS_1
"Cinta masih di dalam ma. Taufiq juga tidak tau bagaimana keadaannya sekarang. Kita berdoa aja, semoga istri dan anak anak Taufiq bisa selama semua." Jawab Taufiq sedih dan haawtir sekaligus juga bahagia karena bentar lagi dia akan jadi seorang ayah.
30 menit kemudian..seorang dokter keluar.
"Bagaimana keadaan anak dan istri saya dok?" tanya Taufiq.
"Mereka baik baik saja. Selamat anak anda 3 dan mereka selamat semua. Sekrang istri anda sedang istirahat karena kelelahan. Suster akan membawa istri anda untuk pindah ke ruang pasien. Sedangkan anak anak anda masih di bersihkan oleh suster yang lain. Saya permisi dulu." Ucap dokter itu tersenyum lalu pergi.
__ADS_1
"Ma, pa....Aku sudah jadi ayah." ucap Taufiq bangga.
"Iya sayang. Mulai sekrang tanggung jawabmu sudah bertambah." Ucap sang papa.
Setelah seleai memeluk mama dan papanya, Taufiq jgua memeluk ayah mertua. Tapi untuk ibu mertua dan ibu angkat Cinta, Taufiq hanya salaman saja karna Taufiq malu untuk memeluk mereka, lebih tepatnya risih keculai jika ia berpelukan dengan mamanya sendiri.
Setelah sang istri di pindahkan ke ruang pasien, Taufiq langsung datang dan menggenggam tangan istrinya. Sedangkan mama dan papanya, ayah dan bunda serta bunda angkat Cinta memilih untuk melihat cucu cucu mereka. Taufiq juga sebenarnya sudah melihat mereka sebentar, Taufiq mengumandangkan adzan di telinga mereka masing masing setelah selesai, barulah ia menemui istrinya.
__ADS_1
Taufiq belum tau untuk memberi mereka nama siapa aja. Ia menunggu sang istri sadar dulu setelah itu barulah ia dan sang istri akan memikirkan nama yang pas untuk mereka bertiga.
"Sayang terima kasih ya. Terima kasih sudah menjadikan aku seorang ayah. Terima kasih untuk perjuanganmu dan pengorbananmu selama ini. Aku tau kamu sudah mempertaruhkan nyawamu demi melahirkan anak anak kita. Kamu juga sudah mengandung mereka selama 9 bulan lamanya dan aku tau itu tidaklah mudah. Sayang, aku berjanji akan lebih menyayangimu lagi, aku tidak akan marah marah lagi, aku akan melakukan apapun demi kebahagian kamu dan anak anak kita. Aku juga akan membantumu untuk mengurus mereka bertiga. Aku tidak akan pernah memarahi mereka senakal apapun mereka. Aku akan didik mereka sehingga mereka akan menjadi anak yang sholeh, yang bisa membanggakan kita semua. Sayang, aku bahagia hari ini. Aku bahagia karena kamu dan anak kita. Sayang, aku mencintaimu, sangat mencintaimu sayang." Ucap Taufiq lalu ia mencium kening istrinya sangat lama.