
Setelah selesai dengan urusan di kampus, Elsa memilih untuk pergi ke kantin. Hari ini entah kenapa ia males banget untuk pulang lebih awal. Ia ingin menghirup udara segar, ia ingin menikmati hidup sejennak. Selama ini ia selalu sibuk dengan urusan kampus, melayani Taufiq dan pergi ke Panti Asuhan Al Hidayah. Ia juga sekali kali datang ke rumah Bu Wati yang pernah di tolong oleh Cinta. Walaupun Cinta telah tiada, Panti Asuhan Al Hidayah harus tetap berjalan. Elsa sering kali membantu Bu Laila pengurus panti. Sekarang panti itu sudah semakin rame bahkan panti itu kini semakin luas karena Taufiq merenovasi panti itu sehingga panti itu terlihat lebih mewah, lebih luas dan lebih nyaman tentunya. Taufiq emang sengaja merenovasi panti itu agar semua anak yang tinggal di sana merasa betah dan nyaman. Elsa dan Taufiq bergantian mengunjungi panti itu. Bahkan kini Taufiq juga membuka panti jompo serta mendirikan beberapa masjid di sebuah perkampungan. Ia juga menghabiskan separuh gajinya untuk ia sumbangkan kepada fakir miskin. Elsa yang melihat itu semua tidak tinggal diam, ia juga membantu Taufiq untuk mengurus itu semua.
Apapun yang di lakukan oleh Cinta dulu, kini di lakukan juga oleh Taufiq dan juga Elsa. Elsa sangat senang setiap kali pergi ke panti karena ia bisa melihat anak anak panti yang begitu ceria, walaupun mereka tidak punya orang tua tapi hidup mereka selalu saja di warnai oelh canda dan tawa. Sungguh awalnya Elsa gak tau kalau Cinta dulu sering datang ke sini. Elsa taunya setelah Cinta telah tiada. Taufiq mencoba menjelaskan tentang panti dan juga Bu Wati kepada Elsa dan sejak itulah, Elsa berusaha untuk menggantikan posisi Cinta dengan cara membantu para pengurus panti dan setiap sminggu sekali kadang dua kali Elsa selalu menyempatkan diri untuk kepanti itu. Elsa juga sering datang ke kontrakan bu Wati setiap sebulan sekali dengan membawa uang untuk membantu keuangan mereka.
Setelah Elsa cukup lama di kantin itu, tiba tiba hp nya bergetar. Ada pesan masuk dari seseorang....Elsa pun segera membuka pesan itu.
Dari: Kak Taufiq
Sudah pulang, belum?
Dari Elsa
Sudah.
Dari Kak Taufiq
Ada di mana sekarang?
Dari Elsa
Di kantin
__ADS_1
Dari Kak Taufiq
Sama siapa?
Dari Elsa
Sendiri
Dari Kak Taufiq.
Kalau gitu, keluarlah. Aku ada di depan gerbang.
Dari Elsa.
Dari Kak Taufiq
Depan kampus kamu
Dari Elsa
Eh ngapain di sana?
__ADS_1
Dari Kak Taufiq
Jemput kamu
Dari Elsa
Tumben?
Dari Kak Taufiq
Mau apa gak? Kalau gak, aku tinggal sekarang.
Dari Elsa
Aku mau, tunggu sebentar. Aku akan segera ke sana.
Elsa segera memasukkan hp nya di dalam saku bajunya. Ia segera lari menuju ke arah gerbang kampus. Di dalam hati ia mrasa sangat bahagia, ini pertama kalinya Taufiq menjemut Elsa bahkan ini juga ke dua kalinya Taufiq chat dia duluan. Biasanya selalu saja Elsa yang ngechat duluan, itupun jarang di bales. Elsa sangat bahagia, sungguh ia benar benar merasa bahagia.
Saat sampai di depan pintu, tiba tiba Angga datang menghampiri Elsa.
"Kamu kenapa kog lari lari?" tanya Angga.
__ADS_1
"Gak papa. Aku pulang duluan ya. Aku sudah di jemput." Jawab Elsa, ia segera pergi meninggalkan Angga dan langsung masuk ke dalam mobil milik Taufiq. Untunglah Elsa sudah faham betul dengan mobil yang di miliki oleh Taufiq sehingga hanya sekali tatap, ia langsung tau mana mobilnya.