
Keesokan harinya jam 7 pagi. Taufiq dan Cinta beserta ketiga anaknya sudah siap untuk berangkat ke rumah kedua orang tua Cinta. Taufiq dan Cinta akan menitipikan ketiga anaknya kepada Oppa dan Omma. Cinta juga sudah sudah menyiapkan semua keperluan mereka selama sehari. Rencana setelah dari rumah sahabatnya, dia dan sang suami akan pergi berlibur ke pantai untuk melepas rasa penat. Tak butuh waktu lama hanya 40 menit, mereka sudah sampai di depan rumah kedua orang tua Cinta. Di sana Cinta membawa ke dua anaknya sedangkan Taufiq membawa anaknya yang satunya lagi beserta tas besar yang berisi baju, pempes, mainan dan susu sang anak.
"Assalamu'alaikum yah, bun." Ucap Cinta sambil membuka pintu rumah. Di ikuti oleh sang suami di belakangnya.
"Waalaikumsalam sayng." Jawab Ayah dan Bunda bersamaan. Mereka berdua keluar dari kamar yang sama.
"Ayah, Bunda aku dan Mas Taufiq ingin menitip Pram, Jay dan Will." Ujar Cinta tanpa basa basi.
"Emang kalian mau kemana?" tanya sang ayah.
"Kami ingin ke rumah Ella yah. Dia sudah lahiran bulan lalu dan rencananya setelah pulang dari sana. Aku dan mas Taufiq ingin liburan untuk menghilangkan rasa penat kami." Jawab Cinta.
"Baiklah. Bunda dan ayah akan menjaga mereka semua. Kalian emang butuh waktu berdua agar fikiran kalian bisa fress. Lagian kalian juga sudah lama sekali tidak pernah liburan berdua." Ucap sang bunda.
"Iya sudah kami pergi dulu ya." Ucap Cinta. Ia memberikan Pram dan Jay kepada bunda begituupun dengan Taufiq ia memberikan will kepada sang ayah dan menaruh tas besar itu di sofa.
"Kalian gak mau makan dulu?" tanya bunda.
"Kami sudah makan tadi di rumah." Jawab Taufiq tersenyum.
"Kalau gitu kami berangkat dulu ayah, bunda." Ucap Cinta sambil mencium tangan mereka berdua begitupun dengan Taufiq. Ia juga mencium tangan mereka berdua tak lupa ia mencium kening ketiga putranya. Setelah selesai, mereka segera pergi menuju rumah Elsa.
Di perjalanan Taufiq berhenti di sebuah Mall karena Cinta harus membeli oleh oleh untuk Elsa dan juga kedua anaknya sekalian Cinta juga ingin beli es krim. Sudah lama sekali ia tidak makan es krim dan sekrang mumpung pergi berdua Cinta ingin melakukan sesuatu yang ingin ia lakukan.
Setelah ia membeli beberapa baju cantik dan juga mainan boneka barbie dan beberpa mainan lainnya serta kereta dorong bayi dan juga selimut bayi serta gendongan unik untuk sang bayi. Cinta langsung pergi ke caffe dan memesan beberapa es krim. setelah ia puas barulah ia pergi mencari permen kapas. Ia membeli dua permen kapas setelah menghabiskannya barulah dia dan Taufiq langsung pergi menuju rumah Elsa. Di perjalanan Taufiq mencoba membuka suaara setelah beberapa menit mereka saling diam.
"Kamu kenapa tadi makan es krim banyak banget sayang?" tanya Taufiq melihat istrinya yang begitu lahap makan es krim kesukaanya.
"Habis sejak aku hamil 9 bulan sampek anak kita umur 7 bulan. Aku belum pernah mencicipi es krim lagi dan mumpung kita keluar berdua jadi aku mau puas puaasin." Jawab Cinta polos.
"Hemm gak gitu juga kan. Lagian kamu kan bisa buat sendiri di rumah jika kepengen?" tanya Taufiq sambil terus fokus mengemudi.
"Aku mana sempat bikin mas, dari pagi sampek malemm aku ngurus anak kita berdua." Jawab Cinta.
"Iya juga sih."
__ADS_1
"Makanya biarlah aku melakukan apapun hari ini karena setelah kita menjemput ketiga putra mereka, aku tidak akan sebebas ini lagi." Ucap Cinta.
"Baiklah, aku akan turuti kemauanmu." Ujar Taufiq tersenyum, ia menoleh ke arah Cinta sebentar lalu fokus lagi menyetir.
Setelah 1 jam lebih mereka berada di dalam mobil akhirnya mereka sudah sampai di depan rumah Elsa.
Disana Cinta di bantu oleh sang suami membawa hadiah yang banyak untuk Elsa dan kedua anaknya.
"Assalamu'alaikum." Ucap Cinta.
"Walaikumsalam." ucap seorang perempuan yang Cinta yakini kalau dia itu pembantu rumah tangga di lihat dari penampilannya.
"Nyonya Elsa ada bi?" tanya Cinta tersenyum.
"Ada don. Nyonya Elsa ada di kamar lagi menyusui anaknya." Jawab sang bibi.
"Oh."
"Ayo masuk." Bibi itu mempersilahkan Cinta dan Taufiq untuk masuk ke dalam rumahnya. Setelah Cinta dan Taufiq duduk di sofa, bibi itu langsung pergi ke salah satu kamar yang di yakini oleh Cinta bahwa itu kamar milik Elsa. Dan benar saja tak lama kemudian Elsa dan kedua putrinya datang menemui Cinta dan juga Taufiq.
"Hei. Kenapa kalian gak bilang bilang kalau mau datang ke rumahku. Kalau aku tau, aku bisa siap siap." Ucap Elsa sambil menggendong salah satu putrinya sedangkan putri satunya ada di kereta dorong bayi.
"Tapi kan dengan kamu ngasih surprise, aku jadinya gak ada persiapan apapun untuk menyambut kedatangan kalian apalagi kalian kan gak tiap hari bisa ke sini." Ujar Elsa
"Sudahlah gak perlu di bahas. Aku sudah senang bisa bertemu kamu dan kedua putrimu. Siapa namanya El?" tanya Cinta.
"Putri Anggelica dan Putri Anggelila." Jawab Elsa sambil melihat wajah putrinya.
"Terus siapa nama panggilannya.?" tanya Cinta lebih lanjut.
"Kalau yang di keretaa dorong itu Ica, anak pertama kami dan yang aku gendong ini namanya Ila anak kedua kami." Jawab Elsa.
"Selisih berapa menit mereka El?" tanya Cinta gemas melihat Ica menatap dirinya.
__ADS_1
"4 menit Cin. Oh ya kamu kog gak bawa ketiga putramu sih?" tanya Elsa melihat Cinta hanya datang bersama suaminya saja.
"Mereka aku titipkan di rumah ayah dan bunda. Aku kesini sekaligus mau liburan El bersama suami, menghilangkan rasa penat." Jawab Cinta tersenyum lalu ia menggendong Ica.
"Oh. Oh ya kak Tauifq mau minum apa?" tanya Elsa yang dari tadi tidak menghiraukan keberadaan suami sahabatnya itu.
"Apa aj El." Jawab Taufiq tersenyum.
"Sebentar ya, aku ke dapur dulu.." Ucap Elsa. Ia pergi ke dapur dan meminta salah satu pembantunya untuk membawakan makanan dan minuman untuk tamunya. Setelah selesai barulah mereka kembali ke ruang tamu.
"Suamimu mana El?" tanya Cinta yang sedari tadi tidak melihat keberadaan Angga.
"Dia ke kantor Cin. Tadi jam setengah tujuh berangkat." Jawab Elsa.
"Oh."
Tak lama kemudian sang bibi (Asistern rumah) datang membawa dua minuman teh hangat dan makanan ringan dan menaruhnya di meja. Setelah itu ia pergi lagi ke dapur.
"Setelah ini kalian mau kemana?" tanya Elsa.
"Aku mau ke pantai El. Pengen ke pantai aku." Jawab Cinta.
"Oh baguslah biar tidak melulu mengurus anak." Ucap Elsa.
"Kamu sendiri kapan mau liburan?" tanya Taufiq yang dari tadi diam.
"Entahlah. Aku nunggu anakku agak besar dulu setelah itu barulah aku dan Angga bisa liburan ke luar kota. Kalau masih kecil, aku gak berani." Jawab Elsa tersenyum. "Oh ya minum tehnya ka mumpung masih hangat" imbuh Elsa.
"Iya." Taufiqpun langsung meminum teh hangat yang ada di depannya. Cinta menaruh Ica ke kereta dorong lagi dan langsung duduk di samping Taufiq dan meminum tehnya.
"El, aku gak bisa lama lama. Aku harus pergi ke pantai mumpung belum terlalu siang." Ucap Cinta melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 9 lewat 5 menit.
"Hemm iya deh. Tapi lain kali harus main ke sini lagi ya dan bawa ketiga putramu." Ujar Elsa tersenyum.
"Oke deh. Lain kali kalau ada waktu, aku akan datang kesini dan membawa ketiga putraku. Iya sudah ya El, aku harus pergi mumpung belum terlalu panas. Oh ya salam buat suamimu." Ucap Cinta.
__ADS_1
"Iya nanti aku sampaikan salam darimu."
Mereka berdua pun langsung pamit, meninggalkan rumah Elsa dan langsung pergi menuju pantai yang tak jauh dari rumah Elsa. Hanya sekitar kurang lebih setengah jam saja jika menggunakan kecepatan tiinggi.