
Aisyah masuk kamar dan mengambilkan baju untuk sang suami di dalam lemari dan menaruhnya di atas kasur. Sambil menunggu sang suami selesai mandi, Aisyah mengambil hp dan membaca novel di aplikasi mangatoon.
Karena terlalu asyik membaca novel, Aisyah gak sadar jika sang suami sudah selesai mandi dan kini berdiri di sampingnya.
"Serius banget bacanya yank?" tanya Will.
"Loh sayang, kog bisa ada di sini?" tanya Aisyah kaget.
"Bisa dong. Kamu terlalu fokus membaca ceritanya sampai tidak sadar aku berjalan dan berdiri di samping kamu."
"Maaf ya yank." Ucap Aisyah gak enak hati.
"Santai aja, aku gak marah kog asal kamu mau bantuin aku memakaikan baju." Goda will.
"Tapi yank?" Ucap Aisyah.
"Aku gak maksa kalau kamu gak mau." Ucap Will pura pura kesal.
"Baikklah." ucap Aisyah. Ia membantu Will untuk memakaikan celana dan baju sedangkan Will tersenyum melihat sang istri yang melayani dirinya. Setelah selesai berpakaian, Aisyah membantu Will untuk menyisir rambutnya yang basah.
"Sayng, habis ini kita jalan jalan yuk." Ajak Will.
"Kemana?" tanya Aisyah.
"Kita ke dunia Fantasi aja yuk." Ucap Will.
"Iya udah ayo." Ujar Aisyah.
__ADS_1
Mereka pun segera bersiap siap dan pergi menuju Dunia Fantasi.
Dunia Fantasi atau Dufan merupakan salah satu tempat hiburan di kawasan Taman Impian jaya Ancol, Jakarta Utara. Wahana yang tersedia di Dufan cukup bermacam-macam dan penamaannya pun disesuaikan dengan tema tempat terterntu.
Misalnya ada kawasan Eropa mengusung tema ala-ala Eropa nun jauh disana sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi dari benua biru tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan imajinasi para pengunjung dan tentu saja menghadirkan keseruan yang tak terlupakan.
Karena segudang wahana yang ditawarkannya, Dufan menjadi i salah satu objek wisata anak di Jakarta. Anak-anak bisa mengeksplorasi wahana-wahana yang seru dan bia bermain sepuasnya.
Harga tiket yang ditawarkan cukup beragam. Untuk harga tiket reguler adalah Rp. 190.000 untuk hari biasa dan Rp. 270.000 untuk akhir pekan dan hari libur.
Untuk tiket premium dibandrol dengan harga Rp. 350.000 untuk hari biasa dan Rp. 450.000 untuk akhir pekan dan hari libur.
Sementara untuk perpanjangan tiket annual pass adalah Rp. 350.000 baik untuk hari biasa maupun akhir pekan.
Will dan Aisyah sangat menikmati liburan saat ini. Apalagi ini pertama kalinya mereka liburan setelah mereka menikah. Sepanjang jalan, Will dan Aisyah berpegangan tangan hingga membuat orang yang melihatnya menjadi iri.
Sesampai di rumah, Aisyah merasa kakinya pegal. Will pun dengan senang hati memijit kaki sang istri.
"Gak usah yank, udah gak sakit kog." Ucap Aisyah yang merasa gak enak karena Will memijit kakinya.
"Gak papa sayang. Aku senang kog bisa memijit kaki istriku tercinta." Goda Will yang membuat Aisyah tersipu malu, pipinya suah memerah layaknya tomat hehe.
Setelah selesai memijit, Aisyah dan Will pun mandi bareng. Selesai mandi, mereka langsung sholat berjamaah dan ngaji bareng.
Selesai mengaji, Aisyah membawa sang suami ke ruang keluarga dan tak lupa Aisyah memanggil Bu Jumi dan anaknya.
__ADS_1
"Sayang, kenalkan ini Bi Jumi. Asisten rumah tangga kita." Ucap Aisyah.
"Bi Jumi, kenalkan ini suami saya. Namanya Adi Wilaga. Bibi bisa panggil dia dengan sebutan tuan Will. Oh ya dia mempunyai dua saudara kembar namanya Adi Wijaya dan Adi Pramana. Jadi nanti bibi jangan sampai salah manggil ya kalau saudara suami saya ke sini. Hehe............." ucap Aisyah tersenyum.
"Iya non." Jawab Bi Jumi menunduk gak berani menatap majikannya.
"Anaknya bibi umur berapa?" tanya Will.
"7 tahun tuan." Jawab Bi Jumi.
"Sudah sekolah?" tanya Will.
"Belum tuan." Jawab Bi Jumi.
"Kalau gitu, besok saya akan meminta seseorang untuk mendaftarkan anak bibi sekolah.Masalah biaya bibi jagnan hawatir, saya yang akan menanggungnya dan saya juga tidak akan memotong gaji bibi." Ucap Will.
"Terima kasih tuan." Ucap Bi Jumi senang.
"Siapa namanya?" tanya Will.
"Putra Rahardika tuan. Namanya Putra." Jawab Bi Jumi.
"Nama yang sangat bagus. Semoga kelak dia menjadi orang yang berhasi." Puji Will.
"Iya sudah sekarang bibi boleh ke belakang." Ucap Aisyah.
"Baik, non." Bi Jumi pun langsung membawa putranya ke belakang.
__ADS_1
"Makasih ya sayang karena kamu sudah mau menyekolahkan Putra." Ucap Aisyah.
"Gak perlu terima kasih. Aku juga senang kog bisa bantu mereka." Ucap Will sambil mencubit pipi Aisyah yang mulai tembem membuat Will gemas dan ingin terus menyubit pipinya.