
Keesokan paginya, Aisyah bangun jam setengah 3 pagi, ia segera mandi, ambil wudhu dan sholat. Selesai sholat, ia akan membangunkan suaminya untuk sholat malam juga.
"Mas, bangun udah jam 3 nih. Mandi dulu gih, lalu sholat," bisik Aisyah di telinga sang suaminya. Aisyah memang gak memakai suara tinggi, takut jika suaminya akan kaget nantinya.
"Iya sayang." Jawab Will sambil bangun dari tidurnya.
"Aku bahagia mempunyai istri yang sangat Sholeha. Istri yang selalu bisa membahagiakan suaminya dan selalu membuat suaminya nyaman berada di dekatnya. Gak pernah membantah dan selalu menuruti keinginannya." Batin Will tersenyum.
"Kenapa mas malah tersenyum gitu?" tanya Aisyah heran.
"Kamu cantik," goda Will yang membuat Aisyah malu.
"Ish, apaan sih. Pagi-pagi udah ngegombal." Aisyah berusaha untuk bersikap biasa padahal hatinya sedang cenat-cenut karena di goda oleh suaminya sendiri.
"Sana, mandi dulu biar seger," ucap Aisyah.
__ADS_1
"Gak ah, dingin. Ambil wudhu aja ya?" Rayu Will
"Aih, gak boleh jorok. Sana mandi dulu biar seger dan harum." Bujuk Aisyah.
"Iya deh, aku mandi." Akhirnya Will, pun mengalah. Ia segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Sambil menunggu sang suami selesai mandi, Aisyah menyiapkan baju dan sarung untuk sang suami. Dan setelah itu, Aisyah mengambil Al-Qur'an dan membacanya dengan suara yang sangat merdu.
Will sudah selesai mandi, ia segera memakai baju dan sarungnya tanpa mau menganggu Istrinya yang sibuk ngaji.
Aisyah pun segera menutup Al Qur'an nya, dan segera pergi ke kamar putranya namun saat sebelum ia membuka pintu kamar putranya, ia mendengar putranya sedang membaca Al Qur'an. Ternyata putranya sudah selesai sholat malam dan kini sedang mengaji. Aisyah tersenyum, ia pun tak jadi membuka kamar putranya.
Aisyah kembali ke kamarnya sendiri. Aisyah duduk santai di pinggir kasur. Dan tak lama kemudian, Will pun selesai sholat.
"Kenapa sayang?" tanya Will.
__ADS_1
"Tadi aku mau membangunkan Khaleed untuk sholat malam, namun saat aku sampai di depan pintunya. Aku mendengar Khaleed sedang mengaji, aku terharu. Sangat terharu. Aku bersyukur mempunyai putra yang sholeh seperti dia." jawab Aisyah tersenyum.
"Ia aku pun juga sangat bersyukur sekali." ujar Will.
Setelah itu Will pun mengajak istrinya ngaji bersama hingga adzan shubuh berkumandang. Dan setelah itu, mereka pergi ke mushola dan sholat berjamaah bersama Khaleed dan beberapa asistennya.
Selesai sholat, mereka menyempatkan diri untuk olahraga bersama karena olah raga pagi memberikan banyak manfaat untuk tubuh.
Setelah selesai olah raga, Mereka pun kembali ke rumah. Aisyah membantu sang bibi memasak untuk sarapan pagi. Sedangkan Khaleed membersihkan kamarnya sendiri lalu mandi. Sedangkan Will, menyiapkan berkas-berkas yang mau di bawa ke kantor (Rumah Sakit) beserta peralatannya. Dan setelah itu, pergi mandi.
Sedangkan Aisyah setelah selesai memasak, ia juga segera mandi.
Dan setelah selesai mandi semua dan berpakaian rapi. Mereka pun sholat dhuha masing-masing. Selesai sholat mereka pun sarapan pagi bersama.
Selesai sarapan pagi, Will mengantarkan Khaleed ke sekolahnya baru setelah itu pergi ke rumah sakit sedangkan Aisyah pergi ke resto dengan di antar sang sopir.
__ADS_1