
Hari ini adalah hari minggu, hari yang biasanya di gunakan untuk bersantai. Tapi tidak untuk Taufiq karena istrinya selalu saja menyuruhnya ini dan itu sampai sampai Taufiq di bikin kesal olehnya.
"Yank, aku pengen rujak timun nih. Tapi aku pengennya kamu yang bikinin." Ucap Cinta sambil memegang pingannya. Kini usia haminya sudah memasuki bulan ke tujuh tapi perut Cinta sudah seperti orang hamil 9 bulan. Mungkin karena isinya ada 3 orang, cowok semua pula sehingga membuat perut itu besar sekali.
"Baiklah, aku akan bikin rujak timun sekarang juga." Ucap Taufiq yang langsung mengambil timun dari dalam kulkas. Taufiq mengupas timun itu setelah selesai ia mencucinya. Sekrang ia tinggal bikiin bumbu rujaknya.Sesekali Taufiq melihat sang istri yang duduk santai nonton tivi sambil ngemil makanan. Butuh waktu 15 menit untuk Taufiq membuat bumbu rujaknya hingga akhirnya ia sleesai dan membawa rujak timun dan menaruhnya di meja.
__ADS_1
"Sana makan tuh rujak sampai habis." Ucap Taufiq.
"Kerupuknya mana?" tanya Cinta tersenyum.
"Bentar, aku ambilkan." Taufiq kembali ke dapur dan mengambil beberapa kerupuk dan memberikan kepada sang istri.
Sungguh, sebenarnya Taufiq benar benar lelah sekrang. Setelah ia bangun tidur, ia langsung mencuci baju pakai tangan, nyapu, ngepel, masak, lalu kora kora. Setelah itu menyuapi makan untuk sang istri. Lalu ia mandi, selesai mandi niatnya istirahat tapi sang istri lagi lagi menyuruhnya untuk beli bakso dan rujak lontong, lalu minta mie ayam, roti bakar. Mana ada coba orang jual roti bakar siang bolong, adanya kann malam hari. Terpakda seh, Taufiq pergi ke rumah yang jual roti bakar dan memintanya untuk bikinin roti bakar rasa melon 5 bungkus. Setelah selsai ia langsung pulang dan memberikan semuanya kepada sang istri dan hanya dalam waktu satu jam, semua makanan sudah habis dan sekrang Cinta meminta untuk di bikinin rujak timun. Sungguh, badannya benar benar lelah tapi demi anak dan istri, ia rela deh menahan rasa lelah seorang diri.
__ADS_1
Sebenarnya Taufiq udah menyewa beberapa pembantu, tapi entahlah semua pembantu tidak ada yang cocok dngan istrinya. Semuanya pada di pecat. Yang katanya jelleklah, terlalu cantiklah, terlalu mudahlah, kinerjanya kurang cucoklah, inilah, itulah. Taufiq sampek di buat pusing dengannya. Sejak Cinta hamil sampai sekrang moodnya selalu saja berubah ubah, kadanng nangis tanpa sebab, kadang marah marah tanpa sebab kadang maja kayak anak kecil dan kadang ia tiba tiba benci banget sama suaminya.
Taufiq hanya bisa bersabar karna ia tau, tidak mudah untuk sang istri yang mengalami hamil untuk pertama kalinya. Taufiq juga yakin dia seperti itu karena sang bayi. Taufiq hanya bisa banyak banyak mengucapkan istigfar, walaubagaimapun Taufiq tetap mencintai istrinya lebih dari apapun.
Baginya tidak ada yang penting selain kebahagian ibunya, ayahnya dan juga istrinya. Mereka bertiga adalah harta paling berharga untuknya apalagi ia bentar lagi akan jadi seorang ayah dan memiliki 3 anak sekaligus.
__ADS_1
Setiap hari Taufiq selalu berdoa, agar Allah melancarkan persalinan sang istri. Taufiq tak ingin kehilangan sang istri maupun anak anaknya. Taufiq gak bisa hidup tanpa mereka karena mereka adalah sumber kebahagian untuknya. Setiap malam Taufiq selalu beroda, yah Taufiq memilih untuk tidak tidur dan memohon kepada yang maha kuasa agar istrinya di lancarkan dalam melahirkan buat hatinya. Hanya itulah keinginannya sekarang. Tidak ada yang bisa bantu dirinya selain Allah. Hanya Allah lah tempat ia meminta dan hanya Allahlah tempat ia memohon. Taufiq percaya bahwa Allah pasti akan mengabulkan doanya. Yah dia harus berfikir positf.