
Setelah 1 bulan pernikahan mereka akhirnya Jay memilih untuk cuti selama satu minggu karena ia ingin mengajak sang istri bulan madu berdua.
Nadia pun menyambutnya dengan rasa bahagia. Nadia segera berkemas menyiapkan semua keperluannya dan menaruhnya di dalam koper.
Setelah selesai, Nadia menitip kunci rumah kepada mereka berdua, walaupun di rumah ada bibi ( Asisten Rumah Tangga) namun buat jaga jaga Putri dan Shalsa tetap harus memegang kuci rumah ini satu satu.
Oh ya masalah rumah ini, sebenarnya rumah ini sudah di kontrak oleh orang lain selama 3 bulan lamanya. Namun baru satu tahun di pakai, mereka harus pindah keluar negeri tapi untunglah mereka pergi sehingga Jay bisa mengajak Nadia tinggal di rumahnya.
Setelah selesai semua, Jay dan Nadia pun siap berangkat. Mereka mengemudikan mobil sendiri karena tak ingin di ganggu oleh orang lain walaupun itu adalah seorang sopir sekalipun.
Setelah tiba di bandara, Jay meminta seseorang untuk mengambil mobilnya dan menaruhnya di rumah.
Tujuan Jay dan Nadia adalah Bali. Yah mereka berdua akan Bulan Madu Di Atas Awan, Desa Munduk, Bali.
Bali sudah lama terkenal sebagai salah satu tempat tujuan berbulan madu. Namun, keramaian dan hiruk pikuk di Pulau Bali sering kali menjadi penghalang untuk menikmati suasana bulan madu yang romantis. Jika ingin berbulan madu sambil menikmati suasana Bali yang masih tradisional dan tenang, datanglah ke sebuah desa di Kecamatan Singaraja bernama Munduk.
Kabut yang sering turun pada pagi hari membuat desa ini seperti diselimuti awan; penduduk desa pun sangat ramah terhadap para pendatang. Mereka juga kerap mengadakan kelas kultural seperti memasak masakan Bali, kelas Yoga, hingga membuat kerajinan kain tradisional tire dan kdape. Untuk penginapan, kamu bisa menginap diguest house yang beberapa di antaranya ada yang menawarkan fasilitas tour guide keliling desa dan spa. Di Desa Munduk sendiri terdapat beberapa objek wisata alam yang mempesona, seperti Air Terjun Melanting dan Tanah Barak, Golden Valley, serta Danau Tamblingan. Walaupun jauh dari kata ‘moderen’, berbulan madu di sini dijamin akan jadi pengalaman yang mengesankan bersama pasangan.
__ADS_1
Artikel ini saya Ambil tripzilla.id
Jay dan Nadia menghabiskan waktu mereka dengan sebaik mungkin.
Mereka bersenang-senang layaknya seseorang yang lagi kasmaran, seperti layaknya seorang remaja yang lagi senag senangnya jatuh cinta.
Jay bahagia bisa melihat Nadia tertawa lepas karena itu menambah kecantikan Nadia. Namun sayang, Nadia jarang menampakkan itu semua kepada orang lain termasuk dirinya.
Namun sekarang, Jay bisa melihat istri nya bersenang-senang dan itu membuat Jay lega dan bahagia juga. Gak sia sia dirinya ambil cuti satu Minggu karena itu bisa bikin istrinya senang.
Nadia juga sangat bahagia sekali karena Jay mau mengajak dirinya liburan alias bulan madu mereka berdua apalagi dalam waktu satu Minggu. Nadia ingin memuaskan diri untuk menikmati pemandangan yang sangat sejuk ini.
Saat mereka lapar, mereka pun memesan makanan Nasi Ayam Kedewatan Bali
Setelah itu, Jay dan Nadia juga memesan Sate Lilit Bali
__ADS_1
Kuliner yang paling identik dengan Bali adalah sate lilit yang terkenal dengan makanan khas Bali dari cara pembuatannya. Berbeda dengan jenis sate lain, sate lilit memang dibuat dengan cara melilitkan adonan daging kedalam tusuk. Sedangkan kebanyakan olahan sate menusuk satu persatu daging yang telah dipotong kecil-kecil sebelum akhirnya dipanggang.
Selain berbeda dari segi menaruh daging, juga berbeda dari segi ada tidaknya bumbu kacang yang telah melekat pada olahan sate. Pada sate lilit, kamu tidak akan menjumpai penggunaan bumbu kacang, karena bumbu-bumbu sate telah dicampur dengan daging sebelum dibakar.
Biasanya untuk membuat sate lilit, bahan yang digunakan adalah daging ikan tuna, namun ada juga yang memakai daging ayam. Membuatnya hanya perlu menghaluskan daging dengan cara menggilingnya kemudian memberikan bumbu dari bawang merah, serai, daun jeruk, dan bawang putih. Selanjutnya adonan yang telah merata akan dililitkan ke tusuk sate sebelum nantinya dibakar sampai matang. Rasa pedas manis dengan aroma serai akan langsung muncul saat menikmati makanan khas Bali yang ada hampir di seluruh Bali ini.
Setelah puas makan makan, merekapun kembali ke penginapan mereka. Sepanjang jalan Jay terus memegang tangan Nadia hingga membuat yang lain merasa iri. Mereka ingin berada di posisi Nadia yang selalu di pegang oleh tangan suaminya.
Nadia beruntung, setelah apa yang ia alami selama ini akhirnya ia bisa hidup bahagia bersama orang yang tulus menyayangi dan mencintai dirinya, tak peduli bagaimana pun masa lalu yang di lalui oleh Nadia tapi Jay tetep memilihnya sebagai istrinya.
Nadia memang wanita yang sangat beruntung. Saat Jay duda, banyak orang yang berharap menjadi kekasihnya atau calon istrinya namun semua itu tak mampu menarik hati Jay, mungkin karena Jay tau, mereka mendekati nya karena posisi Jay saat ini. Andai saja Jay orang miskin, maka tak akan ada yang mau mendekatinya dan membuang buang waktu untuk mencari perhatian Jay.
Beda dengan Nadia yang memang tulus menyayangi dan mencintai dirinya dan Jay bisa libat tatapan itu, tatapan yang hampir sama dengan Ila.
Jay berharap kali ini jodohnya sampah tua, sampai Jay punya anak banyak dan cucu banyak Jay tak mau lagi merasakan bagaimana sakitnya di tonggal oleh orang yang sangat ia cintai, orang yang pling berarti dalam hidupnya.
Tapi gak papa karena mulai hari ini, sudah ada Nadia yang akan akan menggantikan posisi Ila di hatinya.
\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya. Terimakasih 😊
Ada yang mau lanjut gak? Kalau mau jangan lupa like n komennya ya. Biar aku tambah semangat ngetiknya 😊