
Setelah 7 hari kelahiran Afnan, Jay dan Nadia mengadakan syukuran yaitu Aqiqah.
Dianjurkan agar aqiqah dilakukan di hari yang ketujuh. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Semua anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Hewan aqiqah disembelih di hari ketujuh setelah kelahiran, si anak digundul dan diberi nama. (HR. Abu Daud 2455 dan dishahihkan al-Albani)
Bahkan menurut Ibnu Qudamah, ulama sepakat hewan aqiqah dianjurkan untuk disembelih di hari ketujuh setelah kelahiran. Ibnu Qudamah mengatakan,
Para ulama madzhab hambali mengatakan, yang sesuai sunah hewan aqiqah disembelih di hari ketujuh… kami tidak mengetahui adanya perbedaan ulama yang manyatakan disyariatkannya aqiqah, bahwa hewan aqiqah dianjurkan untuk disembelih di hari ketujuh.. (al-Mughni, 9/364)
Nadia dan Jay membeli tiga kambing sekaligus untuk di sembelih dan di bagi-bagikan kepada anak yatim, fakir miskin dan para tetangga.
Nadia dan Jay tidak sekalipun mencicipi daging kambingnya. Bahkan Nadia dan Jay juga membeli beberapa kambing lagi untuk di jadikan sate buat makan orang yang di undang untuk datang ke rumahnya dan merayakan tujuh hari kelahiran Afnan.
__ADS_1
Nadia dan Jay meminta kedua orangtuanya datang untuk membantu dirinya. Saudara dan keluarga besar Jay juga pada datang semua.
Mereka bergotong-royong bakar sate, buat lauk pauk dan memasak nasi.
Untuk ngasih makan para tamu yang akan ikut mendoakan Afnan nantinya.
Mereka semua akan datang setelah habis sholat Maghrib.
Mereka akan duduk berbentuk lingkaran dan Afnan di gendong oleh Jay, ayahnya sendiri.
Setelah itu Jay akan berjalan sambil menggendong Afnan, Jay berkeliling agar semua tamu yang datang bisa memotong rambut Afnan secara bergantian sambil baca sholawat.
Setelah selesai memotong rambut Afnan, Pak Yai juga mendoakan agar nama pemberian orang tua mereka yaitu Afnan Atma Purnama bisa menjadi berkah.
Setelah selesai acara Aqiqah, memotong rambut dede bayi Afnan, dan menyelamati nama pemberian orang tua. Kini saatnya mereka makan-makan.
__ADS_1
Cinta dengan di bantu yang lainnya sudah menyiapkan makanan buat para tamu yang datang.
Setelah selesai cara makan-makan, merekapun mulai pulang satu persatu dan seperti biasa, Jay dan Nadia selalu memberikan mereka amplop berisi uang.
Setelah semua tamu pulang, merekapun bergotong royong untuk bersih bersih rumah hingga rumah Jay dan Nadia bisa bersih seperti sedia kala.. Sedangkan urusan cuci piring dan bersih bersih dapur di kerjakan oleh asisten rumah tangga Jay dan Nadia.
Hari ini keluarga Jay berkumpul semua, mereka ngobrol sana-sini. Sedangkan Khaleed terus berada di samping Jay dan Nadia hanya ingin terus berada di samping Afnan. Entah kenapa Khaleed sangat menyayangi Afnan seperti menyayanyi adik kandung sendiri.
Setelah pukul 9 malam, merekapun mulai pulang satu persatu. Hingga kini tinggal Jay dan Nadia serta buah hati mereka.
Semua asistennya juga sudah selesai bersih-bersih dan kini mereka sudah istirahat di kamar mereka masing-masing.
Afnan dari tadi sudah tidur, Nadia menaruhnya di tempat tidur yang di belikan oleh Taufiq saat kelahiran Afnan. Dan Afnan tidur satu kamar dengan mereka. Tempat tidur Afnan juga ada di samping Nadia, agar ketika Afnan menangis, Nadia bisa langsung menggendongnya dan menyusuinya.
Afnan kadang seringkali bangun tengah malam hingga membuat tidur Nadia sedikit terganggu namun itu adalah kebahagiaan seorang ibu. Dan Nadia tak pernah mengeluh sedikitpun.
__ADS_1
Nadia sangat menikmati perannya sebagai seorang istri dan juga sebagai seorang ibu.