Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Mencari Karyawan Resto


__ADS_3

Keesokan harinya jam 7 pagi, Elsa dan Naila pergi ke pasar untuk beli


bahan bahan masakan sekaligus bumbu dapur. Setelah hampir satu jam akhirnya


merekapun selesai memilih dan mereka segera meluncur ke RUKO. Sesampai di sana


sudah banyak orang yang ingin melamar kerja. Elsa dan Naila harus menarik nafas


terlebih dahulu sebelum akhirnya turun dari mobil.


Setelah keluar dari mobil, Elsa dan juga Naila langsung membuka pintu


dan mereka memberian nomer absen kepada mereka sehingga mereka akan masuk


sesuai urutan nomer. Mereka di bagi menjadi dua bagian. Bagian pertama yaitu


Naila. Bagi mereka yang ingin melamar jadi koki ada di lantai bawah sedangkan


bagi mereka yang ingin mendaftar jadi pelayan dan kasir ada di lantai atas dan


mereka akan berhadapan langsung dengan Elsa yang memang ahlinya.


Di lantai bawah, Naila menyuruh 5 orang masuk untuk memasak sesuai kemampuan


mereka. Kenapa hanya lima orang saja karena di dapur itu hanya ada 10 kompor di


mana satu gas untuk 2 kompor. Dan ruangan dapur juga tidak terlalu luas jadi 5


orang sudah di rasa sangat cukup. Mereka juga di kasih waktu hanya 30 menit


untuk menyajikan makanana masakan mereka. Setelah 30 menit makanan sudah siap


di atas meja. Naila mencicipi setiap masakan yang mereka masak, selesai


mencicipi Naila langsung memberi nilai kepada setiap orang, tentu nilai yang ia


berikan hanya Naila saja yang tau. Setelah di rasa cukup. Mereka boleh pulang


dan Naila akan menghubungi salah satu dari mereka jika memang ada yang cocok


dan keesokan harinya sudah mulai kerja.


Yang melamar jadi koki cukup banyak, ada sekitar 85 orang. Dan Naila


hampir saja kewalahan tapi ia harus kuat karena ini masih awal dan Naila harus


bisa menyelesaikan tugas ini sebaik mungkin dan ia memastikan sebelum jam 5


sore pekerjaan ini harus sudah selesai dan Naila akan langsung menelvon orang


yang ia rasa sangat cocok.


Sedangkan Elsa sendiri ia sudah berkeringatan walaupun ruangan itu ber


AC. Untunglah kemaren tukang itu memberikan beberapa AC di beberapa ruangan


kecuali dapur tentunyaa. Kalau dapur hanya di kasih kipas angin biasa tapi di


dapur itu ada sekitar 7 kipas angin yang tertempel di dinding sedangkan yang


lain menggunakan AC semua. Tapi walaupun ber AC, Elsa masih saja keringetan


mungkin karena ia terlalu lelah dari tadi interview satu persatu orang yang


ingin melamar kerja. Karena ia sudah gak tahan, akhirnya ia meminta Angga untuk


datang dan membantu dirinya. Hanya dalam waktu satu jam, Angga sudah datang dan


langsung naik ke lantai atas sesuai pesan yang di kirim oleh Elsa. Di sana


tanpa membuang buang waktu, Elsa menjelaskan secara detail. Setelah cukup


faham, Angga langsung membantu Elsa untuk interview mereka satu persatu. Elsa


di bagian kasih dan Angga di bagian pelayan. Kenapa hanya jadi pelayan aja


butuh interview karena Elsa ingin mencari pelayang yang profesional karena Elsa


tak ingin mengecewakan pelanggan Naila nantinya, ia juga harus jeli mencari


pelayan yang jujur dan setia kepada majikannya.


Jam 5 sore akhirnya semua pekerjaan sudah selesai. Sekarang tinggal Naila,


Elsa dan juga Angga yang ada di lantai atas karena semua orang sudah pulang.


Mereka bertiga memutuskan siapa aja yang akan bekerja di restoran ini.


“By the way, kenapa Angga bisa ada di sini?” tanya Naila melihat Angga


ada di dekat Elsa.


“Tadi aku kewalahan interview mereka sendirian jadi aku meminta Angga


untuk membantuku gak papakan?” tanya balik Elsa. Ia sedikit merasa bersalah


karena ia meminta bantuan Angga tanpa bilang izin terlebih dahulu kepada Naila.

__ADS_1


“Gak papa sih tapi gimana dengan kuliah Angga. Dia bolos juga sama kayak


kita?” tanya Naila.


“Gak papa kog. Lagian aku udah bilang ke temanku kalau ia harus mencatat


semua point penting yang di jelaskan oleh dosen dan nanti catatannya akan di kirim


lewat email sekaligus tugas tugas yang di kasih oleh Dosen. Lagian aku senang


bisa bantu kalian berdua.” Ucap Angga tersenyum.


“Syukurlah. Makasih ya udah bantu kami.” Ujar Naila, ia juga tersenyum


ke arah Angga.


“Nah berhubung sekarang sudah selesai semua, sekarang tinggal kita


putuskan siapa yang akan bekerja mulai besok. Untuk Naila, kamu milih siapa?”


Tanya Elsa


“Aku milih Sari dan Noval.” Jawab Naila.


“Kenapa kamu milih mereka?” tanya Elsa yang ingin tau alasannya.


“Sari adalah anak yatim piatu. Kedua orang tuanya kecelakaan saaat usia


Sari masih berumur 5 bulan. Dan berhubung semua keluarga baik dari ayah maupun


ibunya tidak mau menerima kehadiran Sari akhirnya Sari di titipkan di panti


asuhan. Sejak umur Sari umur 7 tahun, Sari sering membantu beberapa pengasuh


untuk menyiapkan makanan dan aku rasa masakannnya sangat enak. Mungkin karena


dia sudah terbiasa dari kecil. Ia keluar dari panti asuhan saat ia lulus SMP.


Ia ingin ngontrak dan mencari kerja. Tapi sayang tidak ada yang  mau menerimanya hanya karena ia lulusan SMP


dan akhirnya dia menjadi pemulung. Saat ia dengar dari temannya ada Restoran


baru yang ingin mencari koki, Sari mencoba untuk melamar di sini siapa tau ia


beruntung. Aku memilihnya bukan karena ia anak yatim piatu ataupun karena


hidupnya yang sangat miris, aku memilih dia karena masakannya memang enak dan


pas di lidahku. Dan aku rasa dia sangat pintar dan aku akan memberikan dia


untuk jadi koki handal. Apalagi dia berkerudung dan sangat polos, aku rasa dia


adalah orang yang jujur di lihat dari sikapnya yang tidak neka neko dan


bicaranya yang tidak ceplas ceplos.”  Jawab Naila membeberkan alasannya ia memilih Sari.


“Kenapa kamu bisa tau semua tentangnya?” tanya Angga heran. Tadi dia


interview orang tidak sampai sedetail itu.


“Saat aku mencoba mencicipi masakannya dan aku menanyakan apa saja bahan


yang ia pakai, ia jawab dngan kata kata yang sangat sopan, seakan semua kata


kata yang ia ucapkan sudah di tata sedemikan rupa apalagi senyumannya yang


tidak pernah hilang seakan akan ia berharap bisa memenangkan ujian ini.


Mendengar tutur katanya yang lembut, aku penasaran dan aku sempat memanggilnya


di ruanganku saat jam makan siang. Karena saat itu aku memberikan waktu untuk


mereka istirahat sejennak sekedar makan dan sholat sedangkan yang sudah selesai


masak aku suruh pulang. Dan saat jam makan siang itulah, aku memanfaatkan waktu


utnuk menanyakan alasan ia ingin kerja di sini. Dan saat aku tau alasannya, aku


mencoba untuk terus mengajak dia bicara sampai akhirnya aku tau apa yang


terjadi dalam kehidupannya. Dan setelah selesai, aku langsung menyuruhnya


pulang dan aku bilang untuk datang hari esok jam setengah 7 pagi, sebenarnya


aku ingin von dia setelah sampai di kontrakannya tapi berhubung dia gak punya


hp akhirnya aku langsung bilang kalau dia lolos dan di terima kerja di sini.”


Jawab Naila mencoba menjelaskan secara detail. Sedetail mungkin.


“Aku gak nyangka kamu bisa seperti itu.” Ucap Elsa yang sedari tadi diam


mendengarkna jawaban Naila.


“Terus apa alasan kamu memilih Noval?” tanya Elsa penasaran alasan Naila.


“Alasanku memilih Noval karena memang masakannya sangat lezat. Dia

__ADS_1


lulusan SMK, dulu pas di SMK dia ambil jurusan tata boga. Dan ia gak bisa


lanjut kuliah karena gak ada biaya sehingga ia memutuskan untuk cari kerja. Dia


lulusan tahun kemaren.” Jawab Naila.


“Kamu sudah menghubungi Noval?” tanya Angga.


“Belumlah. Aku Cuma ngasih tau ke Sari doang karena dia gak ada hp.


Untuk Noval akan aku hubungi bentar lagi. Toh aku sudah memegang nomer hp nya.”


Jawab Naila. “Terus kalian, siapa yang kalian pilih?” tambah Naila.


“Aku pilih Rizki sebagai kasir. Dia lulusan S1 jurusan Akuntansi. Dia


sudah melamar sana sini tapi tidak ada panggilan. Dia lulusan kemaren. Dia


mencoba untuk melamar di sini karena ia sudah putus asa. Dan ia akan bekerja


apa saja selagi halal. Itu jawabannya saat aku menanyakan alasan dia melamar


kerja di sini. Aku rasa dia orang yang jujur dan di siplin” Jawab Elsa.


“Aku juga pilih Ayu dan Arifin sebagai pelayannya. Ayu lulusan Madrasah Aliyah


(MA) sedangkan Arifin lulusan SMA. Aku memilih mereka karena postur tubuh


mereka yang bagus, kan jadi pelayang harus mempunyai postur tubuh yang bagus


dan wajah yang menarik dan aku rasa mereka juga orang yang jujur, di siplin


waktu dan orang yang punya etika serta bisa di handalkan. Aku percaya sama


mereka. Mereka akan menjadi pelayan setia dan tidak akan mengecewakan


majikannya.” Jawab Angga tersenyum.


“Baikhlah berhubung kita sudah tau siapa pilihan kita. Sekarang saatnya


kita mengabari mereka dan menyuruh mereka datang esok hari jam 6. 30.” Ucap


Naila.


“Oke.”


Naila, Angga dan juga Elsa sibuk menghubungi pilihan mereka. Setelah


selesai mereka meneruskan diskusi lagi yang sempat tertunda.


“Restoran ini akan kamu kasih nama apa?” tanya Elsa.


“Resto Basmallah.” Jawab Naila.


“Oke, aku setuju sama sama namanya. Jadi besok kita akan bolos kuliah


lagi?” tanya Elsa.


“Aku rasa begitu. Jika kalian mau masuk, gak papa kog. InsyaAllah aku


bisa sendirian.” Ucap Naila yang tak ingin terus menerus merepotkan Elsa dan


juga Angga.


“Mana boleh begitu, aku tidak mungkin membantumu setengah setengah.


Besok aku akan bolos kuliah juga. Kamu gimana ga, mau masuk kuliah atau mau


bantu kami?” Tanya Elsa ambil melihat ke arah Angga.


“Aku akan bantu kalian.” Jawab Angga tanpa fikir panjang.


“Oke, berarti meeting sekarang sudah selesai ya. Kita cuman


mempersiapkan untuk hari esok” Ucap Naila yang sudah merasa sangat lelah.”


“Sip, berhubung udah selesai, kita bisa segera pulang deh. Angga,


setelah ini kamu mau kemana?” tanya Elsa.


“Aku mau ke masjid dulu untuk sholat maghrib setelah itu langsung


pulang.” Jawab Angga.


“Untung aku lagi datang bulan.” Ucap Naila dengan suara pelan, ia masih


belum suci karena dia masih baru lima hari sedangkan Elsa yang mendengar suara


Naila langsung berbisik.


“Sama kalau gitu, aku juga lagi datang bulan dari kemaren.” Ucap Elsa


dan mereka langsung tertawa bersama.


“Kenapa dengan kalian, kog tertawa gitu?” tanya Angga heran.


“Gak ada apa apa. Yuk pulang.” Ajak Elsa.

__ADS_1


__ADS_2