
"Maaf ya ka lama." ucap Elsa setelah ia duduk di kursi depan di samping Taufiq.
"Iya gak papa. Jangan lupa pasang sabuk pengamannya." Ucap Taufiq cuek, ia segera melajukan mobilnya menuju sebuah restoran. Restoran milik dia tentunya. Sebenarnya Taufiq tidak ingin mengajak Elsa keluar tapi entahlah tiba tiba saja ia sangat rindu kepada istrinya, ia sudah mencoba untuk mengalihkan fikirannya tapi tetap saja tidak bisa. Sehingga setelah ia selesai meeting ia memutuskan untuk Chat Elsa, ia berharap Elsa bisa membuatnya lupa dengan rasa rindu yang ia rasakan saat ini.
"Kita mau kemana ka?" tanya Elsa yang tidak tau mau di bawa kemana.
"Restoran." Jawab Taufiq. Ia sedikitpun tidak menoleh ke arah Elsa sedangkan Elsa dari tadi mencuri curi pandang ke arah Taufiq. Elsa senyam senyum sendiri melihat wajah Taufiq. Entah kenapa kadang Elsa merasa nyaman ada di dekatnya walaupun Taufiq seringkali cuek dan jutek terhadapnya.
__ADS_1
Setelah hampir 20 menit mereka berada dalam perjalanan akhirnya merekapun sampai juga di restoran bintang lima. Taufiq segera membuka pintu mobilnya lalu ia juga membukakan pintu mobil Elsa. Setelah itu Taufiq jalan duluan menuju ruang VIP dengan di ikuti Elsa yang ada di belakangnya.
"Wao, tempanya sangat bagus." Elsa benar benar di buat terpanah dengan ruangan yang di dekor dngan sedemikian rupa. Elsa belum pernah makan di tempat seromantis ini. Elsa melihat setiap sudut ruangan, ia tak henti hentinya berdecak kagum melihat ruangan yang kini ia tempat untuk makan bersama Taufiq.
"Duduklah, jangan bersikap seperti orang desa." ucap Taufiq, Elsa yang mendengar ucapan itu langsung duduk diam.
"Ini restoranku dan aku yang menyuruh orng untuk mendekor ruangan ini sebagus mungkin. Tidak ada yang boleh masuk ke ruangan ini keculi aku dan keluargaku." Jawab Taufiq sambil memainkan hp nya. Mendengar jawaban Taufiq, Elsa langsung diam seketika. Tak lama kemudian datanglah beberapa karyawan dengan membawa makanan.
__ADS_1
"Silahkan di nikmati tuan, nyonya." Ucap pelayan itu setelah slesai menaruh makanan di atas meja. Lalu ia pergi meninggalkan Taufiq dan jgua Elsa di dalam ruangan itu.
"Ini makanan kesukaanku. Kaka tau dari mana?" tanya Elsa melihat semua makanan yang tersaji di atas meja adalah makanan kesukaannya.
"Itu juga makanan kesukaanku. Makanlah, setelah itu kita akan pergi ke panti." Jawab TAufiq. Ia segera menaruh hp nya lalu ia pun menikmati makanan yang ada di hadapannya.
Setelah selesai makan, Taufiq membawa Elsa pergi ke panti itu. Di sana Taufig bermain dengan beberapa anak cowok sedangkan Elsa juga tidak mau kalah, ia bermain dengan beberapa putri yang lagi asyik main masak masakan. Setelah cukup puas, TAufiq menghampiri ibu panti dan memberikan uang sebesar 25 juta. Mereka berbincang agak lama sedangkan Elsa memilih diam dan menjadi pendengar setia. Setelah selesai, merekapun pamit pulang.
__ADS_1
Taufiq mengantarkan Elsa sampai rumahnya lalu ia pun kembali ke kantor untuk menyelesaikan berkas berkas yang belum selesai ia tanda tangani. Taufiq merasa sedikit senang hari ini karena ia bisa bertemu dengan anak anak panti dan bermain bersama mereka. Anak anak panti bisa membuat suasana hatinya yang tadinya sedih menjadi bahagia. Taufiq merasa sangat bersyukur karena dulu Cinta telah memperkenalkan ia dengan ibu panti dan juga anak anak di panti asuhan itu sehingga Taufiq bisa kenal sama mereka semua dan kini ia bahagia bisa bertemua mereka. Anak anak panti itu memberikan secercah kebahagiaan untuknya.