
Hari ini Rachel dan Ana pulang dari luar negeri setelah 3 bulan lebih mereka menetap di luar negeri untuk mengurus perusahannya yang bermasalah. Dan sekarang perusahaan itu sudah bisa berjalan lancar lagi dan semua masalah sudah bisa di atasi.
Dan saat ini Rachel dan Ani meminta semua keluarganya untuk berkumpul di rumahnya karena Pram dan Ani ingin mengajak mereka makan bersama. Rachel dan Ani masih belum tau apa apa tentang apa yang sudah terjadi di keluarganya.
Setelah berkumpul semua, mereka pun makan bersama.
Selesai makan, barulah mereka ngobrol di ruang tamu.
"Oh ya nak, katanya Salsa mondok ya?" tanya Cinta kepada Jay dan Nadia.
"Iya bun, Salsa mondok di Jember." jawab Nadia tersenyum.
"Terus kenapa Putri gak di ajak ke sini. Apakah Putri juga mondok?" tanya Ani yang gak tau apa-apa.
"Putri sudah meninggal." jawab Jay yang membuat Ani dan Rachel kaget.
__ADS_1
"Meninggal kenapa?" tanya Rachel heran.
"Dia minum obat keguguran terlalu banyak hingga overdosis." jawab Jay.
"Obat penggugur kandungan? Putri hamil?" tanya Ani kaget.
"Kenapa Putri menikah gak ngasih tau kami?" tanya Rachel yang mengira Putri sudah menikah karena sudah hamil.
"Putri belum menikah." jawab Jay. Sedangkan yang lain lebih memilih untuk diam karena hanya Jay dan Nadialah yang lebih tau secara detail nya. Sehingga mereka berdua yang lebih berhak menjawab pertanyaan Ani dan Rachel.
"Terus? Jangan bilang Putri hamil di luar nikah?" tanya Ani.
"Iya, tebakanmu benar. Putri hamil di luar nikah " jawab Nadia.
"Putri di jebak oleh temannya yang bernama Melinda. Dia sengaja menaruh obat tidur di minuman Putri dan setelah itu Melinda juga menyuruh orang lain untuk memperkosa Putri hingga Putri hamil dan Putri minum obat penggugur kandungan dengan jumlah banyak hingga Putri meninggal dunia." jawab Nadia sambil menitikkan air mata yang langsung di peluk oleh Jay
"Maafkan aku, aku gak tau." ucap Ani merasa bersalah karena sudah membuat kakak iparnya menangis
"Gak papa, mungkin memang ini sudah takdirnya. Lagian sekarang Melinda dan orang yang sudah memperkosa Putri sudah masuk penjara dan mereka mendapatkan hukuman selama 12 tahun. Aku rasa itu sudah cukup buat mereka merenungi kesalahan mereka berdua." ujar Nadia berusaha untuk terlihat baik baik saja di depan semua orang. Ia menghapus air matanya dan mulai tersenyum kembali.
__ADS_1
"Syukur Alhamdulillah jika mereka berdua sudah masuk penjara." jawab Rachel dan Ani bersamaan.
"Terus Elsa dan Angga kenapa gak ikut?" tanya Taufiq kepada Pram dan juga Ica.
"Mereka ada di luar negeri. Kemaren Papa jatuh di kamar mandi hingga stroke dan Mama Elsa membawa papa berobat keluar negeri." jawab Ica.
"Kenapa gak ada yang ngasih tau kami?" tanya Cinta
"Karena aku gak mau bikin yang lain jadi hawatir." jawab Pram.
"Terus kenapa gak bawa ke rumah sakitku? Siapa tau aku bisa mengobatinya?" tanya Will.
"Kemaren setelah jatuh, aku memang sudah membawa Papa ke rumah sakit kamu tapi kamunya gak ada, kamu gak masuk karena gak ada jadwal operasi sehingga papa di tangani oleh Dokter Farel. Dan setelah papa di vonis kena stroke. Mama langsung buru-buru bawa papa keluar negeri hari itu juga. Aku juga sampai meminjamkan pesawat jet pribadi punya temenku agar papa sama mama bisa berangkat secepat mungkin." jawab Pram.
"Astagfirullah, ayah dan bunda malah gak tau apa-apa. Tapi semoga aja, papa Angga segera sembuh agar mereka berdua bisa segera Kembali lagi ke sini." ujar Cinta sedih.
"Aamiin." jawab mereka semua. Dan setelah itu mereka berbincang bersama hingga sore hari dan setelah itu, mereka pun pamit pulang. Taufiq dan Cinta yang selalu menginap di rumah Rachel juga ikutan pamit pulang karena bagaimanapun mereka juga punya rumah sendiri. Toh Taufiq dan Cinta tinggal di rumah Rachel karena rumah itu gak ada penghuninya kecuali hanya asisten rumah tangga.
Setelah mereka pulang semua, kini hanya ada Rachel dan Ani aja. Rumah yang tadinya ramai mulai sepi kembali.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=
Jangan Lupa Like, Komen dan Votenya ya 😊