
Malam ini Elsa meminta Naila untuk tidur di kamarnya karena Elsa akan membantu Naila untuk mencari pegawai secepat mungkin dan ia pastikann besok sudah ada yang melamar di restorannya. Dan Naila akan memberikan
beberapa tes kepada mereka dan jika ada yang cocok Naila akan langsung mengangkat mereka menjadi pegawai tetap.
Untunglah pengikut Elsa baik itu di Intagram, Twitter, Facebook, Line dan Youtube sangatlah banyak apalagi Elsa
juga punya blog sehingga dalam hitungan menit lowongan kerja yang ia buat bisa di lihat oleh banyak orang bahkan lebih dari 100 orang sudah ada yang DM dan inbox dirinya bahkan ada juga yang lewat chat di wa.
“Nai, gimana jika besok kita bolos kuliah?” ucap Elsa.
“Kenapa harus bolos?” tanya balik Naila.
__ADS_1
“Gini loh Nai, tadi kan kita sudah buka lowongan kerja dan aku rasa besok pasti banyak orang yang datang untuk
melamarnya.. Dan kita akan meminta mereka semua untuk membuktikan kehebatan mereka dalam hal memasak dan berhubung banyak yang melamar pasti kita butuh waktu yang lama juga untuk mencari tau siapa yang memang layak untuk di jadikan pegawai tetep. Jadi mau gak mau kita harus bolos kuliah. Toh Cuma sehari kan, ini juga demi cita citamu. Ketinggalan pelajaran sehari aku rasa juga tidak masalah kog. Gimana menurutmu?” Tanya Elsa ketika ia sudah selesai menjelaskan panjang lebar.
“Baiklah, besok kita akan bolos kuliah sehari. Tapi kira kira besok aku akan mengambil berapa orang ya?” tanya Naila bingung.
“Aku rasa 5 orang deh. 2 orang untuk di dapur dan dua orang sebagai pelayan yaitu melayani pelanggan dan satu orang di kasir. Gimana merutmu?” ucap Elsa.
tersenyum.
“Tapi besok kita harus beli bahan bahan dapur dulu. Kan kita akan cari koki paling hebat jadi kita harus beli bahan
__ADS_1
bahan masakan untuk mereka masak dan kita akan mencicip setiap masakan yang mereka masak. Kita tidak perlu mencari koki yang lulusan terbaik karena banyak orang hanya lulusan SD, SMP, SMA jika memang dia punya bakat, aku rasa mereka punya kesempatan untuk kerja di restoranmu. Yang penting masakannya enak dan dia
mau belajar lagi agar masakan yang ia masak tambah enak dan mencari inovasi baru tiap bulan untuk menambah daftar makanan dan dia juga tidak boleh malas, jujur dan di siplin.” Ucap Elsa.
“Oke, aku tidak akan melihat dia lulusan apa. Jika masakannya memang cocok dengan lidahku. Aku akan memilih dia untuk menjadi koki di restoranku. Berhubung ini sudah malam, gimana jika kita bobok. Aku rasa mataku sudah tidak tahan lagi, aku ingin segera tidur. Lagian tubuhku sudah sangat lelah, setelah seharian terlalu banyak aktivitas.” Ucap Naila yang matanya sudah tinggal 5 watt.
“Baiklah, aku juga sudah sangat lelah dan aku juga butuh istirahat. Besok kita juga harus bangun lebih pagi untuk
mempersiapkan semuanya dan mungkin besok kita akan super duper sibuk bahkan lebih sibuk dari hari ini. Aku harap besok semuanya berjalan dengan lancar.” Ucap Elsa tersenyum.
“Amin. Semoga aja impianku bisa segera terkabulkan.” Ujar Naila sambil memeluk Elsa dengan erat dan Elsapun membalas pelukan Naila dengan erat pula.
__ADS_1