
Mendengar Ana hamil, Ani pun juga ingin ikut program hamil seperti yang Ana lakukan.
"Yank?" panggil Ani
"Iya, ada apa?" tanya Rachel sambil melihat ke arah sang istri yang ada di sampingnya. Sedangkan tivi tetap menyala menayangkan sebuah berita tentang bisnis
"Ana sudah hamil." jawab Ani sedih
"Terus?" tanya Rachel
"Kita kapan?" tanya Ani
"Kita kan sudah kerja siang malam untuk buat anak, terus apalagi?" tanya Rachel yang sedikit agak kesal. Dirinya sudah menginginkan anak sejak dulu tapi ia harus menahan bertahun tahun lamanya. Namun Ani selalu menyuruh nya untuk sabar hingga keinginan itu sudah mulai pudar tak lagi seperti dulu. Mungkin karena rasa kecewa yang ada dalam dirinya.
"Apakah kamu sedang kesal mas?" tanya Ani yang merasa suaminya sedikit berbeda dengan biasanya.
"Gak." jawab Rachel datar sambil matanya fokus kembali kepada layar tivi namun fikirannya kemana-mana.
"Mas apakah kamu kecewa sama aku?" tanya Ani pelan
__ADS_1
"Maafkan aku." ujar Ani menitikkan air mata yang membuat Rachel jadi merasa bersalah karena tak seharusnya ia membuat istrinya sedih apalagi sampai menitikkan air mata.
"Sudahlah, gak perlu di bahas. Besok kita ke dokter untuk program kehamilan. Setelah itu kamu tanya ke Ana apa yang dia lakukan agar bisa segera hamil dalam waktu dekat." ujar Rachel sambil memeluk istrinya.
"Bagaimana jika kita bulan madu ke Abu Dhabi. Soalnya setauku itu negara yang saat ini namanya sudah cukup terkenal. Abu Dhabi terkenal dengan keindahan dan fasilitasnya yang begitu modern.
Di sana ada banyak resot yang bisa didatangi dengan konsep yang nyaman, mewah, dan elegan. Jadi kita bisa betah tinggal berlama-lama di sana." ujar Ani
(Gambar Abu Dhabi)
"Semoga setelah dari bulan madu, aku langsung hamil ya mas." ucap Ani.
"Aamiin." ujar Rachel
"Iya sudah besok kita periksa dulu ke dokter untuk mengetahui kesuburan kita dan setelah itu, kita langsung pergi ke sana menggunakan pesawat jet pribadi milik kamu ya mas, gak papa kan?" tanya Ani, untunglah suaminya mempunyai pesawat jet pribadi yang membuat dirinya bisa kemana aja sesuka hatinya.
"Iya sayang, gak papa." jawab Rachel tersenyum.
__ADS_1
"Iya sudah kita tidur dulu yuk mas. Sudah malem." ujar Ani
"Ayo."
Rachel mematikan tivinya dan pergi ke kamar bersama sang istri.
"Kamu sudah sholat isya' yank?" tanya Rachel.
"Sudah tadi mas saat kamu lagi mengerjakan berkas di ruang kerja. Aku sholat isya' duluan." jawab Ani.
"Iya sudah, aku sholat duluan ya. Kamu kalau mau tidur, tidur duluan aja gak papa. Nanti aku nyusul." ujar Rachel. Tadi setelah selesai mengerjakan semua berkas berkas penting, Rachel langsung pergi ke ruang keluarga untuk nonton tivi. Sedangkan Ani selesai sholat, langsung menghampiri suaminya dan duduk santai di samping suaminya yang sibuk nonton tivi.
"Aku nunggu kamu aja mas, biar kita tidur bareng." ucap Ani.
"Iya sudah tunggu bentar ya." ujar Rachel.
Rachel pergi ke kamar mandi, untuk ambil wudhu dan setelah selesai ambil wudhu. Iapun langsung sholat isya' 4 rakaat.
Selesai sholat, Rachel langsung pergi menghampiri istrinya dan tidur bareng.
__ADS_1