Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Pergi Ke Rumah Jay dan Nadia


__ADS_3


Hari ini Ani dan Rachel seperti biasa kerja dari pagi sampai sore. Dan malam harinya, mereka akan ke rumah Jay. Untuk bersilaturahmi dengan kedua adiknya Nadia yang kebetulan mereka berdua gak ikut umrah.


Rencananya, Ani juga mau memberikan hadiah buat mereka berdua sekalian menitipkan hadiah untuk Jay dan juga Nadia.


"Mas nanti jadikan ke rumah Kak Jay?" tanya Ani.


"Jadi dong sayang. Berangkat nya habis sholat Maghrib aja ya biar pulangnya gak kemaleman." jawab Rachel.


"Iya mas." ujar Ani tersenyum.


\=\=\=\=\=\=\=


Adzan Maghrib pun berkumandang. Ani dan Rachel segera sholat berjamaah. Selesai sholat, mereka sempet makan malam bersama karena jika gak makan, kasihan para asistennya yang sudah masak banyak tapi masakan mereka malah gak di makan oleh Ani dan Rachel.



Selesai makan, Ani dan Rachel pun siap siap berangkat ke rumah Jay. Sedangkan sisa makanan yang masih banyak di atas meja, di makan oleh semua asistennya. Mereka makan bersama-sama.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kini Rachel dan Ani sudah sampai di depan rumah Jay, Ani langsung memencet bel di samping pintu dan tak lama kemudian, seseorang membukakan pintu dan dia adalah Putri.


"Assalamualaikum." ujar Ani tersenyum.


"Waalaikumsalam, masuk kak." ucap Putri sambil membukakan pintu lebar-lebar.

__ADS_1


"Salsa, mana Put?" tanya Ani


"Salsa lagi ngaji kak di kamarnya. Bentar ya aku panggilkan dulu." jawab Putri sambil berlalu meninggalkan mereka berdua di ruang tamu dan memanggil Salsa. Sedangkan Ani dan Rachel duduk sofa.


Putri memangi adiknya..


"Sal?" panggil Putri.


"Ada apa kak?" tanya Salsa.


"Ada Kak Ani dan Kak Rachel di ruang tamu." jawab Putri.


"Oh, iya udah bentar ya. Aku mau buka mukenah dulu." ujar Salsa, sambil membuka mukenahnya, ia juga tak lupa menutup Al-Qur'an nya dan menaruhnya di tempat biasa.


"Kamu temuin Kak Ani dan Kak Rachel dulu ya, kakak mau bikin minuman dulu buat mereka." ujar Putri.


Saat Putri buat minuman, Salsa menemani Ani dan Rachel ngobrol.


"Assalamualaikum kak." ucap Salsa yang langsung mencium tangan Ani tapi tidak dengan Rachel.


"Waalaikumsalam, maaf ya kedatangan kakak ke sini malah ganggu kamu ngaji." ujar Ani tak enak hati.


"Gak papa kog kak, santai aja." jawab Salsa tersenyum.


"Loh kak Putri mana?" tanya Ani.


"Dia katanya mau buat minuman dulu kak." jawab Salsa.

__ADS_1


"Oh, seharusnya gak perlu repot-repot. Kakak dan Kak Rachel juga tadi sudah minum sebelum berangkat ke sini." ujar Ani.


"Gak papa kog kak, Oh ya katanya kakak kemaren bulan madu ya?" tanya Salsa.


"Iya, kami bulan madu dan baru pulang kemaren. Oh ya ini kakak belikan hadiah buat kamu, Kak Putri, Kak Nadia dan juga Kak Jay." jawab Ani sambil memberikan 4 tas yang berisi hadiah untuk mereka berempat.


"Makasih ya kak." ucap Salsa senang sambil menerima hadiah itu dari Ani.


"Iya sama-sama." ujar Ani tersenyum.


Tak lama kemudian, Putri datang membawa minuman.


"Silahkan di minum kak." ucap Putri setelah menaruh minuman itu di atas meja lalu duduk di kursi samping Salsa.


"Kak, kita di belikah hadiah sama Kak Ani. Ini buat kaka, dan ini buat aku. Sedangkan Ini punya Kak Nadia dan Kak Jay." ujar Salsa menjelaskan.


"Makasih ya Kak Ani, Kak Rachel. Atas hadiahnya." ujar Putri.


"Iya sama-sama." jawab Ani dan Rachel bersamaan.


"Di minum kak juznya." ujar Putri.


"Iya."


Ani dan Rachel pun meminum juz yang di buat oleh Putri. Dan setelah itu mereka berbincang-bincang sampai jam 8 malam.


Karena Ani dan Rachel tak mau mengganggu waktu mereka terlalu lama, Ani dan Rachel pun pamit pulang.

__ADS_1


Setelah kepergian Ani dan Rachel. Salsa langsung membuka hadiah nya dan ia sangat bahagia karena hadiah yang di berikan oleh Ani adalah barang yang sangat ia inginkan selama jni. Begitupun dengan Putri yang juga senang dengan hadiah yang ia terima. Sedangkan hadiah untuk Jay dan Nadia, mereka taruh di kamar Nadia. Mereka gak berani membukakannya jika tak ada izin dari pemilik yang menerima hadiah.


__ADS_2