Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Sedih & Kesal


__ADS_3

*Elsa*


 


Setelah ia keluar dari RESTO BASMALLAH, ia tidak langsung pulang melainkan ia pergi ke


kantor Taufiq untuk memberi tahu tentang kepergiannya. Sesampai di ruangan


Taufiq, ia melihat Taufiq memegan foto Cinta dengan wajah tersenyum. Inilah


pertama kalinya Elsa melihat Taufiq tersenyum kembali setelah kematian


istrinya. Elsa mencoba nyamperin Taufiq dan duduk di sampingnya.


Elsa : Ka?


Taufiq : (Menoleh ke arah Elsa) iya, ada apa?” (Ucap Taufiq tanpa basa basi)


Elsa : Tumben kaka tersenyum lagi, kaka juga terlihat sangat bahagia?


Taufiq : Iya, hari ini aku teramat amat sangaat bahagia.


Elsa : Ada apa? Apakah kaka memenangkan tender miliaran lagi sampai kaka sebahagia ini?”


Taufiq : Bukan


Elsa : Lalu?


Taufiq : Karena aku merasa istriku akan segera kembali


Elsa : Tapi bagaimana mungkin bukankah Cinta sudah tiada. Kaka yang melihat saat Cinta di


tabrak oleh pengendara sepeda motor sampai begitu sangat tragis. Kaka juga yang


membawa Cinta ke rumah sakit dan kaka mendengar sendiri jika dokter mengatakan


jika Cinta sudah tiada. Bahkan kaka sendiri juga yang menguburkannya dengan


penuh air mata. Lalu bagaimana bisa kaka bilang jika Cinta akan segera kembali?


Taufiq : Firasat seorang suami tidak pernah salah, El.


Elsa : “Apakah kaka sudah bertemu dengan Naila? Tapi itu tidak mungkin jika memang Taufiq


sudah bertemu dengannya tentu ia akan menanyakan tentang Naila kepadaku.” Gumam


Elsa dalam hati.


Taufiq : Percayalah El jika suatu saat kamu sudah menikah, kamu dan suamimu pasti akan


punya ikatan batin yang sangat kuat. Walaupun kamu melihat secara langsung dia


mengalami kecelakaan dan bahkan sampai menguburkannya tapi jika hati bilang, ia


masih hidup. Tentu pasangan kita masih hidup karena firasat dan hati kita itu


gak pernah salah. Selama ini aku selalu percaya jika istriku masih hidup dan sampai


sekarang aku masih percaya akan hal itu dan aku yakin kelak aku akan bersatu


dengannya.


Elsa : Terserah kaka deh. Jika memang suatu saat nanti kaka bisa bersatu kembali


dengan Cinta. Aku bahagia walaupun aku rasa itu sangatlah tidak mungkin (ucap


Elsa terusterang)


Taufiq : Elsa, hari ini aku ingin ngomong serius sama kamu


Elsa : Apa?


Taufiq : Maafkan sikapku selama ini yang selalu dingin sama kamu, yang selalu saja

__ADS_1


bersikap cuek dan jutek sama kamu. Maafkan aku karena aku gak bisa menghargai


semua usahamu untuk bisa membuatku jatuh cinta sama kamu. Maafkan aku karena


sampai detik ini aku gak bisa membalas perasaanku sama kamu. Maafkan aku untuk


semua yang pernah aku lakukan sama kamu. Aku tau, aku terlalu egois. Tapi


jujur, aku gak bisa membalas kebaikanmu, aku gak bisa memberikan kamu sedikit


perhatianku, aku gak bisa El karena aku gak mau memberikan kamu harapan. Aku


gak mau kamu kecewa ketika kamu tau bahwa aku tak akan pernah bisa mencintai


orang lain selain istriku. Cintaku, hatiku, hidupku hanya untuk istriku, hanya


dialah yang berhak dengan hatiku, cintaku juga tubuhku. Aku sangat menyayangi


dan mencintainya. Dia adalah istriku dan aku hanya ingin menjadikan dia istriku


satu satunya di dunia dan di akhirat. Aku gak mau menghianatinya, aku gak bisa


El. Dia adalah hadian dari tuhan untukku dan aku harus menjaganya sebaik


mungkin. Apapun yang terjadi, sebanyak apapun godaan yang menghampiriku, aku


tidak akan pernah goyah. Cintaku tetap untuk istriku.


Elsa : Aku tau ka, aku tau cinta dan kasih sayang kaka hanya untuk istri kaka. Tapi kaka


juga harus membuka mata kaka jika Cinta sudah tiada. Kenapa kaka begitu ngotot


mengatakan jika Cinta masih hidup.


Taufiq: Karena kenyataannya istriku masih hidup.


Elsa : Terserah kaka deh kadang cinta memang membutakan mata hati seseorang.


Taufiq : Aku gak di butakan oleh cinta tapi memang benar istriku masih hidup El.


sangat sangat berterima kasih ke kamu karena selama istriku gak ada di


sampingku, kamu selalu ada untukku tapi aku tidak pernah menganggap kamu lebih


dari seorang adik karena kamu adalah sahabat terbaik dari istriku. Aku cuman


berharap kelak kamu bisa mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dari aku.


Elsa : Tapi gimana jika sekarang aku mengatakan kalau aku sudah terlanjur mencintai kaka


dan aku ingin kaka jadi suamiku.


Taufiq : Aku gak bisa. Aku gak mau menduakan istriku. Lebih baik kamu buang rasa cinta


itu jauh jauh El agar kamu tidak semakin merasakan rasa sakit. Belajarlah untuk


melupakanku dan belajarlah untuk bisa membuka hati untuk orang lain.  Aku yakin di luar sana ada seseorang yang


teramat sangat menyayangi dan mencintai kamu hanya saja ia belum bisa


mengatakan perasaannya. Jika kamu mau memberikan perhatian sedikit saja


untuknya, aku yakin ia akan jujur tentang perasaannya.


Elsa : Aku tidak mau membahas orang lain ka.


Taufiq : Tapi ini harus El. Kamu harus sadar, kamu gak boleh mencintai laki laki yang


sudah beristeri. Kamu gak mau kan di bilang PELAKOR, kamu gak mau kan merusah


rumah tangga sahabatmu sendiri?


Elsa : Aku gak akan merusak rumah tangga sahabatku tapi masalahnya sahabatku sudah tiada

__ADS_1


ka.


Taufiq : Harus berapa kali aku bilang, El. Sahabatmu itu masih hidup, istriku masih


hidup.


Elsa : Jika memang dia masih hidup lalu di mana dia sekarang?


Taufiq : Aku gak bisa ngasih tau kamu sekarang El. Tapi aku janji cepat atau lambat aku


akan mempertemukan kalian berdua.


Elsa : (Gak mungkin jika orang yang akan kaka pertemukan denganku itu adalah Naila. Gak


mungkin. Karena walaupun Naila sangat mirip dengan Cinta. Naila adalah anaknya


Bi Inah, dia dari kampung dan Cinta sudah tiada. Gak mungkin kalau Naila itu


Cinta.) gumam Elsa dalam hati.


Taufiq : Jika nanti istriku sudah kembali, aku harap kamu bisa jaga jarak dengan ku El


karena aku gak mau istriku cemburu atau sakit hati dan jangan sampai istriku


tau jika kamu mencintaiku karena itu bisa membuat istriku sedih dan aku gak mau


jika hal itu terjadi. Aku gak akan membiarkan istriku sedih ataupun merasakan


cemburu dan sakit hati. Istriku harus selalu bahagia, bahagia dan bahagia.


Elsa : Terserah kaka deh. Pusing aku ngomong sama kaka. Oh ya aku ke sini mau bilang


ke kaka, aku gak bisa ke sini lagi lebih tepatnya aku gak bisa menemui kaka


untuk beberapa hari ke depan, aku gak tau sampai kapan tepatnya tapi yang jelas


aku akan segera kembali.


Taufiq : Kamu mau pergi kemana El?


Elsa : Mamaku sakit dan papa menyuruhku untuk segera menemui mama di luar negeri.


Taufiq : Kapan berangkat?


Elsa : Besok habis subuh


Taufiq : Kenapa dadakan El?


Elsa : Bukankah kaka senang jika aku segera pergi. Dengan begitu gak ada yang ganggu kaka lagi.


Taufiq : Maksud kamu apa El?


Elsa : Kaka seneng kan jika aku gak lagi datang ke sini. Kaka senengkan jika aku gak nemui


kaka lagi. Iya kan?


Taufiq : Bukan gitu maksudku El. Aku cuman ingin kamu berhenti mencintaiku dan membuka


hati untuk orang lain. Dan jika kamu terus menerus datang ke sini maka sulit


buat kamu untuk bisa melupakan aku dan aku gak mau karena cinta yang kamu


miliki, itu bisa membuat istriku sedih dan cemburu sedangkan aku gak pengen


jika istriku itu sedih. Kamu pasti faham maksudku El.


Elsa : Iya, aku faham. Iya sudah, aku harus pulang dulu. Pusing aku ngomong sama kaka.


Taufiq : Aku juga pusing El, ngomong sama kamu. Aku nasehatin kamu kayaknya percuma.


Kamu gak akan faham dengan apa yang ada dalam fikiranku.


Elsa : Iya sudah kalau gitu, aku pulang dulu. Assalamu’alaikum.

__ADS_1


Taufiq : Waalaikumsalam.


Elsa pun segera keluar dari ruangan Taufiq dengan wajah sedih dan kesal.


__ADS_2