Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Mulai mengingat


__ADS_3

Sesampai di rumah, Rachel langsung membawa adiknya ke kamar dan membiarkan dia untuk istirahat.


Rachel langsung keluar kamar setelah menyelimuti Aisyah dan mematikan lampu kamarnya.


Rachel masuk ke dalam kamarnya dan mengambil foto dirinya bersama ayah dan ibunya serta foto Aisyah saat Aisyah berumur satu bulan.


Dulu Rachel suka sekali mengambil gambar keluarganya. Saat di mana ibunya mengandung. Ibunya yang baru melahirkan. Ibunya menggendong Aisyah. Dan ayahnya selalu ada di sampingnya menggendong Aisyah ketika sang ibu sudah lelah dan butuh istirahat. Rachel juga sesekali menggendong adiknya dan kadang membuatnya Adiknya menangis dan tertawa. Rachel sangat menyayangi adiknya. Namun saat adiknya berusia 3 bulan. Tragedi itu terjadi.


Sejak saat itu ibunya seringkali murung dan sakit sakitan karena memikrikan Aisyah hingga ibunya meninggal. Sedangkan ayahnya juga terus mencari Aisyah bersama dngan Rachel. Namun beberapa tahun yang lalu ayahnya meninggal dalam kecelakaan. Dan setelah itu Rachel menjadi anak yatim piatu. Rachel menggantikan posisi ayahnya untuk mengelola bisnisnya hingga kini bisnisnya pun berkembang pesat.


Kini Rachel bisa tersenyum lega karena adiknya yang di cari cari selama ini sudah ketemu dan kini mereka tinggal dalam satu atap. Sekarang Rachel hanya perlu memberitahu rahasia ini kepada Aisyah dan setelah itu ia akan mengembalikan Aisyah kepada suaminya karena bagaimanapun Aisyah adalah istrinya orang dan Rachel gak berhak untuk menyembunyikan adiknya dan membiarkan adiknya berpisah sama suaminya. Apalagi ketika ia tau kalau suaminya adalah orang baik. Itu membuat Rachel bisa tenang melepaskan adiknya. Toh Rachel juga bisa bertemu dengan adiknya kapanpun ia mau.


Setelah puas melihat foto keluarganya, Rachel langsung mandi. Selesai mandi, ia pergi ke ruang keluarga. Dan mengambil boneka serta novel yang sempat ia taruh di meja sebelum ia mengangkat adiknya dan membawanya ke rumah sakit.


Rachel mengambil boneka itu dan membawanya ke kamar Aisyah. Namun saat ia membuka kamar Aisyah, ia melihat Aisyah sudah bangun dan duduk sambil menatap hpnya.


"Ada apa?" tanya Rachel sambil duduk di samping Aisyah. Ia menaruh boneka dan novelnya di meja dekat kasur.


"Ini." Ucap Aisyah, ia memberikan hp nya dan memperlihatkan foto yang sudah ia download.


"Kenapa?" tanya Rachel pura pura tak mengerti.


"Siapa dia?" tanya Aisyah.


"Maksudmu?" tanya Rachel.


"Ka, plis. Kakak pasti tau siapa dia kan?" tanya Aisyah.


"Dia suamimu." Jawab Rachel menunduk sedih.


"Kenapa kaka baru bilang sekarang?" tanya Aisyah emosi.


"Maaf, aku jgua baru tau beberapa hari yang lalu dari Arsha." Jawab Rachel.

__ADS_1


"Kalau gitu, tolong ceritakan semua yang terjadi. Walaupun aku gak ingat, paling tidak aku tau apa yang sudah terjadi. Dan jangan sesekali berbohong kepadaku ka atau aku akan membenci kakak seumur hidupku." Ucap Aisayah tegas.


"Baiklah, aku akan menceritakan semuanya. Dari awal sampai akhir." Ujar Rachel.


"Saat itu aku dan Arsha lagi berburu. Tiba tiba aku menemukan mobil jatuh ke dalam jurang dan tak jauh dari situ, aku melihat kamu yang sudah terluka parah. Aku dan Arsha segera membawamu jauh dari tempat itu karena aku melihat mobil itu akan segera meledak dan benar saja. Baru beberapa meter aku berlari. Mobil itu meledak dengan dahsyatnya. Tapi untunglah kamu selamat.


Namun keadaan kamu waktu itu sangatlah mengenaskan. Aku dan Arsha segera membawa kamu ke rumah sakit terdekat. Namun karena keadaan kamu yang kritis harus membuat aku membawa kamu ke Singapure untuk memberikan pengobaran dan perawatan yang terbaik. Walau aku tidak kenal siapa kamu, tapi aku merasa sangat sayang sama kamu. Aku mrasa kamu seperti adikku.


Aku mendatangkan dokter terbaik dari penjuru dunia. Tak peduli berapa biaya yang harus aku keluarkan karena yang ada dalam fikiranku adalah bagaimana kamu bisa selamat.


Kamu sempat koma selama 6 bulan lamanya. Dan stelah kamu sadar, kamu lupa segalanya. Saat dokter mengatakan kondisi kamu semakin membaik dan kamu di perbolehkan untuk pulang. Aku bingung, jika aku mengajak kamu kembali ke Indonesia, aku takut kamu akan sakit lagi. Jadi aku membiarkan kamu tinggal di Singapure sampai kamu sembuh total. Setelah aku mrasa kamu sudah baikan dan dokter mengatakan kamu sehat 100%, aku baru bisa membawamu ke sini. Dan setelah itu aku meminta Arsha untuk mencari identitas kamu.


Ternyata kamu gak punya keluarga dan dari kecil, kamu tinggal di panti asuhan. Setelah itu beberapa tahun yang lalu lebih tepatnya beberapa minggu setelah kamu menikah kamu mengalami kecelakaan tragis. Dan kecelakaan itu di sebabkan oleh seorang wanita yang iri dan cemburu karena kamu menikah dengannya. Sekarang wanita itu sudah masuk penjara dan seumur hidupnya, ia akan menghabiskan waktunya di dalam sel tahanan.


Mengenai suamimu, dia adalah seorang dokter. Tadi aku sempat membawamu ke sana hanya saja dokter itu tidak mengenali dirimu di karenakan wajahnya yang berubah 100%. Gara gara kecelakaan itu membuat wajahmu rusak dan hancur jadi aku terpaksa menyuruh dokter sana untuk operasi plastik. Maafkan aku karena aku tak ijin terlebih dahulu.


Oh ya suamimu, dia adalah orang yang sangat baik. Bahkan keluarganya juga sangat baik. Mereka tak pernah mempermasalahkan latar belakang kamu. Mereka mau menerima kamu apa adanya bahkan mereka sangat menyayangi dan mencintai kamu terutama suami kamu. Sampai detik ini suamimu masih terus berharap jika kamu akan segera kembali dalam pelukannya. Walaupun keluarganya ingin menjodohkan dirinya dengan wanita lain tapi ia menolak dengan keras. Ia masih berharap kalau kamu akan kembali. Kamu bersyuku mendapatkan suami seperti dia." Ucap Rachel.


"Lalu siapa nama asliku ka?" tanya Aisyah.


"Terima kasih ka karena kamu selama ini sudah mau merawatku dan menjagaku bahkan rela memberikan perawatan terbaik hingga aku bisa seperti ini." Ucap Aisyah.


"Ada lagi yang harus kamu tau Aisyah." Ucap Rachel


"Apa itu ka?" tanya Aisyah.


"Aku adalah kakak kandungmu." Jawab Rachel.


"Tapi bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Aisyah.


"Aku juga tidak menyangka kalau kamulah yang selama ini aku cari. Saat pertama kali aku melihatmu, aku langsung menyayangimu. Bukan rasa sayang kepada laki laki ke perempuan melainkan rasa sayang ke kakak kepada adiknya. Bahkan hatiku sakit melihat kondisimu waktu itu. Setiap kali aku melihatmu, aku seperti melihat ibuku di diri kamu. Aku gak tau kenapa itu terjadi. Tapi wajahmu hampir mirip dengan ibuku. Bahkan sifatmu juga sama seperti dia. Dan satu minggu yang lalu aku mencoba mengutarakan isi hatiku kepada Arsha. Dan Arsha pun meminta aku untuk tes DNA. Dan saat itu juga aku diam diam masuk ke kamarmu dan mengambil rambut yang ada di sisirmu. Untunglah rambut mu sedikit rontok hingga aku dengan mudah mencari rambutmu di sisir itu. Lalu aku langsung membawanya ke rumah sakti dan satu minggu kemudian aku mengambil hasilnya dan betapa senangnya aku ketika aku tau kita cocok. Dan ternyata kamu adalah adik yang selama ini aku cari." Jawab Rachel.


"Bolehkah aku melihat hasil tes DNA nya sekalian foto ayah dan ibu kak." Ujar Aisyah.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan mengambilnya di kamar. Kamu tunggu di sini ya." Ucap Rachel tersenyum dan Aisyah pun hanya menganggukkan kepala.


Rachel pergi ke kamar dan mengambil hasil tes DNA sekalian foto keluarganya dan foto Aisyah saat ia masih kecil. Lalu setelah itu ia kembali ke kamar Aisyah dan memberikannya kepada Aisyah.


"Ini lihatlah." Ucap Rachel.


Aisyah memeriksan hasil tes DNA itu dan ia pun menangis.


"Jangan menangis dek, sekarang sudah ada kakak di sampig kamu." Ucap Rachel sambil membelai rambut Aisyah.


Aisyah melihat foto dirinya saat ia di pangku oleh ayah dan ibunya. Di sampingnya ada Rachel yang tersenyum bahagia.


"Ini foto ayah dan ibu ka?" tanya Aisyah.


"Iya."


"Apakah ini kakak?" tanya Aisyah.


"Iya, itu kakak dan yang masih bayi. Itu adek." Jawab Rachel.


"Aku manis ya ka saat masih bayi. Kakak juga." Ujar Aisyah tersenyum.


"Iya kamu manis dan sampai sekarangpun kamu tetep manis dan cantik dek." Jawab Rachel.


"Terus ayah dan ibu kemana ka?" tanya Aisyah.


"Mereka sudah meninggal." Jawab Rachel sedih.


"Mereka meninggal kenapa ka?" tanya Aisyah yang juga ikut sedih.


"Ibu meninggal karena ia sakit sakita memikirkan kamu yang hilang dek. Sedangkan ayah meninggal berapa tahun yang lalu karena kecelakaan." Jaawb Rachel.


"Kenapa seperti ini ka? Padahal aku pengen bertemu sama mereka dan merasakan bagaimana di peluk oleh mereka." Ucap Aisyah sedih.

__ADS_1


Rachel langsung membawa Aisyah dalam pelukannya. Ia juga ikut sedih melihat keluarganya yang hancur. Tapi ia hari ini sangat senang karena bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan adik kesayangannya.


__ADS_2