
Setelah istirahat beberapa jam, Taufik dan Cinta langsung pergi ke tempat dimana Ani dan Rachel berada.
Kini Ani tak lagi berada di rumah sakit. Melainkan di apartemennya setelah dokter memperbolehkan Ani untuk pulang.
Ani dan Rachel kini, tinggal di apartemen bersama dengan putra tunggalnya yang bernama Haykal. Putra yang baru di lahirkan beberapa hari yang lalu.
Ani dan Rachel sangat menyayangi Haykal apalagi setiap hari Haykal sangat menggemaskan.
Ani seringkali memfoto Haykal yang lucu dan mengirimkannya ke grup keluarga. Sehingga Taufik dan Cinta selalu tau perkembangan cucunya itu.
Setelah menempuh perjalanan jauh, mereka pun akhirnya sampai juga di depan apartemen milik Ani dan Rachel.
Cinta langsung menelpon Ani dan mengatakan bahwa Cinta sudah ada di depan apartemennya. Ani pun langsung membukakan pintu.
"Assalamualaikum," ucap Cinta saat Ani membuka pintu apartemennya.
"Waalaikumsalam," jawab Ani sambil mencium tangan Cinta dan Taufik.
"Kenapa Ayah sama bunda gak nelfon aku kalau sudah sampai di bandara. Aku bisa menyuruh suamiku buat jemput ayah sama bunda," ujar Ani sambil menyuruh ayah dan ibunya itu masuk ke dalam apartemennya. Untunglah Ani sempat membersihkan apartemennya, sehingga kini apartemennya gak terlalu kotor dan masih layak untuk di huni. Gak seperti sebelumnya yang seperti kapal pecah.
"Bentar ya Bun," ujar Ani sambil pergi ke kamar memanggil suaminya.
__ADS_1
"Mas, ada ayah dan bunda tuh di ruang tamu. Kamu temenin dulu, bawa Haykal. Ayah dan bunda pasti pengen gendong Haykal, aku mau buat minuman dulu," ucap Ani sambil ganti baju yang lebih layak. Karena sekarang ia memakai baju yang tadi malam.
Setelah ganti baju, Ani langsung pergi ke dapur membuat minuman beserta makanan ringan buat orang tuanya yang sudah jauh-jauh datang untuk menjenguk nya.
Rachel sendiri, ia juga mengganti bajunya, lalu ia pergi ke ruang tamu dengan menggendong Haykal.
"Assalamualaikum ayah, bunda," sapa Rachel mengucap salam sambil mencium tangan ayah dan ibu mertuanya.
"Waalaikumsalam, gimana kabarnya?" tanya Taufik.
"Alhamdulillah baik yah. Ayah sama bunda gimana?" tanya Rachel.
"Alhamdulillah kami baik juga," jawab mereka bersamaan.
Cinta menggendong Haykal dengan pelan. Cinta bahagia karena setelah sekian lama akhirnya ia bisa menggendong Haykal secara langsung setelah sebelumnya, ia hanya melihat Haykal dari foto dan Vidio yang di share di grup WhatsApp oleh Ani.
Selama ini Cinta hanya berharap namun kini, ia bisa menggendongnya, menciumnya dengan puas.
Setelah puas menggendong Haykal, Cinta memberikannya kepada sang suami. Karena ia tau, suaminya juga pengen menggendong cucunya.
"Wajahnya kayak Ani saat masih kecil ya mas?" ujar Cinta gemas.
__ADS_1
"Iya, wajahnya mirip tapi hidung dan matanya mirip Rachel," ujar Taufiq.
"Masak sih yah? Mata dan hidungnya mirip aku?" tanya Rachel
"Iya lihat nih, sama persis," ujar Taufiq dan Rachel baru menyadarinya ternyata memang benar apa kata ayah mertuanya kalau mata dan hidung Haykal sama persis dengan yang dia punya. Sedangkan wajahnya mirip Ani. Tapi kadang juga terlibat seperti dirinya. Entahlah kenapa barubah ubah. Mungkin karena masih bayi, jadinya seperti itu.
Tapi Rachel pernah membaca bahwa wajah bayi yang berusia 1-2 Tahun pada umumnya selalu berubah-ubah sehingga kita akan merasa kesulitan untuk melihat apakah ia mirip ayah atau ibunya yang berlangsung dan itu berlaku sekitar 1-2 tahun pertama kehidupannya.
Taufik dan Cinta sangat menikmati peran mereka sebagai kakek nenek. Sedangkan Rachel, ia tersenyum bahagia melihat anaknya yang kini ada di gendongan ayah dan ibu mertuanya.
Setelah Taufik puas menggendong Haykal, Taufik memberikannya lagi kepada Cinta. Cinta pun dengan senang hati menerimanya. Cinta sibuk ngomong sendiri dengan Haykal.
Taufik ia memilih berbicara dengan Rachel, mengenai kehidupan mereka dan juga bisnisnya.
Saat mereka lagi asyik ngobrol, Ani datang membawa minuman dan makanan.
"Ayah sama bunda nginep kan?" tanya Ani setelah menaruh makanan dan minuman di atas meja
"Syukurlah aku senang mendengarnya. Ayah sama bunda nginep satu bulan kan?" tanya Ani
"Enggak sayang. Satu bulan kelamaan. Bunda dan Ayah cuma nginep satu Minggu aja," jawab Cinta tersenyum. Karena ia gak mungkin menginap terlalu lama dan menitipkan resto nya kepada Aisyah.
__ADS_1
Cinta dan Taufik memang belum tau kalau kini resto itu sudah di kelola kembali oleh Arsha.