Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
7 bulan Kehamilan Nadia


__ADS_3


Hari ini perayaan 7 bulan kehamilan Nadia. Jay dan Nadia membuat selamatan agar bayinya selalu sehat walafiat dan di beri keberkahan dalam hidupnya, menjadi anak yang bisa berbakti kepada kedua orang tua dan berguna untuk orang lain.


Tak ada acara atau perayaan seperti adat-adat yang lainnya. Nadia dan Jay hanya mengundang anak yatim dari tiga panti asuhan sekaligus. Nadia dan Jay juga mengundang tetangga di sekitarnya. Terutama Seluruh keluarga besarnya.


Cinta, Aisyah, Ica, Ana dan semua asistennya bergotong royong memasak untuk semua orang yang datang. Mereka juga di bantu oleh beberapa chef profesional, karena Nadia dan Jay ingin memberikan yang terbaik buat mereka yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk datang di 7 bulanan kehamilan Nadia.


Cinta bagian memasak sayur dengan porsi yang sangat besar.



Dan ini bukan hanya di lakukan sekali. Karena kalau cuma buat 1x pasti tak kan cukup mengingat yang datang lebih dari tiga ratus orang.


Cinta dengan di bantu Aisyah dan beberapa asistennya membuat sebanyak lebih dari lima kali dengan porsi yang sangat banyak. Lelah memang tapi Aisyah dan Cinta melakukannya dengan sangat sabar. Khaleed di titipkan kepada Will karena Will hanya duduk santai dan sesekali menata ruangan sedangkan kaum hawa sibuk di dapur.


Ica dan Ana sibuk membuat bakso.


__ADS_1


Resepnya mereka dapatkan dari Chef yang membantunya. Rasanya terjamin enak dan bikin orang jadi ketagihan. Ica dan Ana sangat kompak membuat Bakso. Dan mereka membuatnya dengan jumlah yang sangat dengan di bantu oleh beberapa chef.


Setelah semua bakso selesai di buat, mereka pun membagi-bagikan di mangkog biar nanti gak rebutan ambilnya.



Dam ada sekitar 375 mangkog yang tersedia. Memang di lebihkan karena takut ada yang kurang nantinya.


Sedangkan chef chef lainnya membuat ayam dengan cita rasa pedas manis.



Dan asisten yang lain, membuat nasi, lauk pauk dam sebagainya. Mereka semua bekerjasama bahu-membahu memasak bersama.


Setelah selesai semua, semua hidangan mulai di tata dengan sangat rapi.



Ini bagi mereka yang ingin makan secara Prasmanan atau Buffet.

__ADS_1


Prasmanan atau buffet (dibaca "buffé") adalah cara penyajian makanan dalam pesta, selamatan maupun di eestoran dengan meletakkan makanan pada meja panjang dan pengunjung mengambil sendiri menu yang diinginkan.


Nasi putih, nasi jagung, nasi kuning dan Nasi merah juga sudah di sediakan dengan porsi yang sangat besar karena tiap orang beda-beda dan ada yang gak suka makan nasi putih.


Nadia dan Jay juga menyediakan makan bersama seperti lesehan.



Karena ini permintaannya salah satu panti agar anak-anak asuhnya tetap bisa makan bersama dan Jika kurang bisa mengambil kembali.



Ayam kejam juga di sediakan yang gak suka pedas. Dan para chef sudah menyediakan 10 piring takutnya kurang.


Untuk minuman, juga sudah di sediakan semua. Lucu bukan, ada makanan namun tak ada minumannya hehe.


Setelah jam 4 sore mereka semua pun mulai berdatangan bahkan Pak Yai yang terkenal di kota-nya juga di undang untuk membimbing pengajian ini.


Sebelum makan-makan, semua orang berdoa terlebih dahulu dengan di bimbing Pak Yai, lalu mereka berdizkir bersama dan mengaju surat yasin 3x. Setelah selesai Pak Yai berdoa dengan menggunakan bahasa arab setelah nya pakai Bahasa Indonesia. Dengan di amini oleh para anak yatim dan semua orang yang datang di acara itu.

__ADS_1


Setelah selesai barulah mereka menikmati makan bersama hingga puas.


Setelah selesai makan makan, mereka pun pamit pulang dan sebelum pulang, Nadia dan Jay memberikan mereka aplop satu persatu isinya uang 300 rb an.


__ADS_2