
Malam harinya, Ani dan Rachel sudah ada di kamar. Mereka siap-siap mau tidur, hanya saja sebelum tidur, Ani masih menyempatkan waktu curhat kepada suaminya.
"Mas?" panggil Ani.
"Iya sayang, ada apa?" tanya Rachel.
"Bagaimana perasaan mas jika ada wanita yang di dzolimi oleh suaminya?" tanya Ani.
"Aku akan memberikan perhitungan. Karena aku gak suka jika ada wanita di dzolimi oleh siapapun termasuk suaminya sendiri." jawab Rachel.
"Bagaimana jika ada suami beristri dua dan dia gak adil. Suaminya sering menghabiskan waktu bersama istri mudanya, sedangkan istri pertama di acuhkan. Gak di perdulikan bahkan di saat anaknya sakit, suaminya gak datang karena sibuk dengan istri mudanya?" tanya Rachel
"Maka mas akan membuat dia menyesal seumur hidupnya." jawab Rachel.
"Lalu bagaimana perasaan mas jika ada karyawan yang menghianati mas. Yah misalnya ada karyawan yang sangat mas percayai tapi ternyata dia malah menusuk mas dari belakang, yah seperti korupsi dengan jumlah besar. Dan itu bukan hanya di lakukan sekali tapi sudah dua kali."
"Mas gak akan memaafkan dia, dan mas akan membuat dia masuk penjara. Mas juga akan mengambil semua hartanya sebagai ganti rugi uang yang sudah ia ambil dari perusahaan dan mas pastikan ia gak akan dapat kerjaan di perusahaan manapun. Ngomong ngomong, kamu kenapa bahas seperti itu?" tanya Rachel tak mengerti dengan jalan fikiran istrinya itu.
"Kak, tadi siang kak Ica nelfon aku dan dia curhat sama aku " ujar Ani.
"Curhat apaan?" tanya Rachel penasaran.
"Tadi kak Ica bertemu teman SMP nya. Namanya Fani."
__ADS_1
"Terus?" tanya Rachel gak sabar.
"Apa yang aku tanyakan tadi itu, ada sangkut pautnya dengan kehidupan Fani, temennya kak Ica." jawab Ani.
"Coba kamu ceritakan sama aku, siapa tau aku bisa bantu." ucap Rachel.
"Tadi siang, Kak Ica bertemu temannya di Mall namanya Fani, terus Fani cerita ke kak Ica kalau dirinya di khianati oleh sang suami. Suaminya Kak Fani ternyata diam-diam menikahi wanita lain saat Fani hamil 7 bulan.
Fani tau kalau suaminya Menikah lagi saat Fani sudah selesai melahirkan. Dan suaminya Fani itu selalu pilih kasih, ia selalu mengutamakan istri mudanya sampai-sampai Fani di cuekin dan tak lagi di hiraukan.
Suaminya Fani gak pernah adil, ia selalu menghabiskan waktunya bersama istri mudanya z, padahal Fani sangat membutuhkan suaminya itu. Tapi suaminya hanya mengunjungi Fani sebulan sekali kadang dua kali, itupun gak menginap dan hanya beberapa jam saja.
Bahkan saat anaknya sakit dan di rawat di rumah sakit, suaminya Kak Fani gak datang karena dia sibuk dengan istri mudanya.
Tadi Kak Ica menjelaskan lewat telfon. Tapi tadi, Kak Ani menjelaskan lagi lewat chat WhatsApp. Sehingga aku semakin sedih memikirkan saudaraku di perlakukan seperti itu. Yah walaupun bukan saudara kandung, tapi dia saudara ku sesama muslim dan aku ingin membantunya agar dia keluar dari masalah ini.
Rencananya jika dia pisah sama suaminya, Fani akan bekerja di perusahaan Kak Pram. Sedangkan anaknya nanti akan dia titipkan ke ibunya.
Mas, aku ingin memberikan pelajaran kepada laki-laki yang tak bisa menghargai istrinya. Aku ingin dia tau bahwa istri keduanya hanya mengincar hartanya aja.
Aku ingin mas memecat menejer keuangan di perusahaan mas dan jangan biarkan dia berkeliaran. Biarkan dia masuk penjara dan merenungi semua kesalahannya. Dan mas juga tarik semua harta yang dia miliki karena dia sudah berani korupsi di perusahaan mas. Bahkan dia sudah dua kali mengambil uang perusahaan dengan jumlah besar.
Dan nanti rumah dan mobil milik suaminya, jangan mas ambil. Biarkan rumah dan mobil itu buat Fani aja. Biar Fani tetap tinggal di sana bersama anak dan orang tuanya.
__ADS_1
Sudah cukup Fani menderita karena ulah suaminya itu, aku ingin Fani bisa hidup bahagia bersama putranya. Dan semoga kelak, Fani bisa bertemu dengan jodohnya, Fani berhak bahagia bersama orang yang mencintainya dengan tulus bukan dengan orang yang hanya bisa menyia-nyiakan kebaikannya. Fani berhak bahagia.
Aku gak tega mendengarkan kisah Fani. Mas bisa bantu Fani kan?" tanya Ica.
"Baiklah, aku akan mengirim pesan kepada asisten ku yang ada di Indonesia. Biar dia yang ngurus semuanya. Kamu gak boleh mikir yang berat-berat, kasihan dede bayinya. Sekarang kamu istirahat ya, jangan memikirkan Fani, biarkan asisten ku yang mengurus semuanya." ujar Rachel yang gak ingin ada apa-apa dengan bayi yang ada dalam kandungan istrinya. Rachel tak ingin Ani mikir sesuatu yang berat-berat.
"Iya mas, terimakasih ya."
"Iya sayang, sama-sama. Iya udah ayo tidur." ujar Rachel.
"Iya mas."
Setelah itu, Rachel pun memeluk istrinya dengan erat hingga akhirnya Ica pun tertidur pulas.
Setelah memastikan istrinya tidur dengan nyenyak, Rachel bangun dari tempat tidurnya dan ia mengambil Hp yang ada di meja samping kanan tempat tidur.
Ia pergi keluar dari kamar, karena tak mau mengganggu tidur istrinya.
Rachel menelvon asistennya dan menyuruhnya untuk menyelidiki manager keuangan dan setelah dia mempunyai bukti-bukti yang kuat, Rachel meminta asistennya untuk melaporkan orang itu ke polisi.
Rachel juga meminta asistennya untuk mengambil alih semua hartanya dan setelah itu, semua hartanya di atas namakan istri pertama dan juga buah hatinya.
Rachel juga meminta agar manager keuangan itu bisa di penjara dengan waktu yang cukup lama.
__ADS_1
Setelah selesai, ia pun segera menutup telfonnya dan kembali ke kamar. Rachel menaruh hpnya dan setelah itu tidur di samping sang istri.