Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama
Mencoba untuk cari tau


__ADS_3

Setelah kepergian Aisyah, Will gak bisa konsentrasi dengan pekerjaannya. Entah kenapa Will sangat merindukan Aila yang sebenarnya adalah Aisyah.


Karena tak bisa konsentrasi, akhirnya Will pun memutuskan untuk pulang aja ke rumahnya. Maksudku ke rubah bunda Cinta karena sejak kecelakaan itu terjadi, Will emang pulang ke sana, tak pernah lagi datang ke rumah pemberian ayahnya karena di rumah itu banyak kenangan dirinya dan juga istrinya.


Sesampai di rumah, Will memutuskan untuk pergi ke taman belakang aja karena udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang bagus.


Saat Will sedang merenung. Cinta datang dan duduk di samping putranya.


"Ada apa sayang, kog kamu sedih gitu?" tanya Cinta lembut.


"Aku tadi ketemu sama seseorang bun." Jawab Will.


"Terus?" tanya Cinta.


"Entah kenapa dia mirip sekali dengan istriku." Jawab Wil.


"Tadi pagi juga Pram bilang dia bertemu dengan seseorang. Dan dia juga merasa dia seperti istrimu. Apa mungkin dia memang istrimu yang hilang?" tanya Cinta.


"Tapi wajahnya beda bun. Terus jika memang dia istriku, kenapa dia bisa lupa sama aku?" tanya Will.


"Mungkin dia lupa ingatan sayang. Dan masalah wajah, siapa tau dia oprasi plastik jadi wajahnya beda." Jawab Cinta asal.


"Ah mana mungkin bun. Aisyah bukan type orang yang suka merubah ciptaan tuhan. Apalagi sampai merubah wajah cantiknya itu." Ujar Wil.


"Iya juga sih." Ucap Cinta tersenyum.

__ADS_1


"Iya sudah bun. Aku ke kamar dulu ya."


"Iya, nanti mau makan apa. Biar bunda masakin."


"Apa kata nanti deh bun. Aku juga belum lapar sekarang, lagian tadi aku juga sudah makan bareng Aila."


"Siapa itu Aila?" tanya Cinta.


"Cewek yang hampir mirip dengan istriku bun." Jawab Wil.


"Oh, kapan kapan bawa ke sini dong. Bunda pengen tau." Ujar Cinta.


"Gimana mau ngajak ke sini. Aku aja gak tau nomer hpnya, nama sosial medianya apalagi alamatnya." Jawab Will.


"Lah terus kenapa kamu bisa makan bareng dia sayang?" tanya Cinta penasaran.


"Kog tiba tiba ngajak kamu makan siang?" tanya Cinta.


"Entahlah bun, aku juga tidak faham."


"Emang kamu ketemu dia pertama kali di mana?" tanya Cinta.


"Di rumah sakit bun. Kakaknya membawa dia karena dia pingsan."  Jawab Will.


"Dia pingsan kenapa emangnya?"

__ADS_1


"Kayaknya dulu dia pernah kecelakaan makanya jdi hilang ingatan. Dan kemaren ia pingsan karena mencoba ingat sesuatu." Ucap Will.


"Apa mungkin dia memang benar istrimu?" tanya Cinta.


"Kenapa bunda fikir seperti itu?" tanya Will.


"Karena Pram bilang, dia seperti melihat istrimu walaupun wajahnya berbeda dan kamupun juga merasakan hal yang sama. Dan wanita itu datang ke kamu seakan akan ingin mencoba untuk lebih dekat. Dan dia juga amnesia yang artinya ia pernah kecelakaan sebelumnya. Mungkin saja dia Aisyah hanya saja wajahnya berbeda karena dia melakukan oprasi. Mungkin pas dulu dia kecelakaan, kepaalnya terluka begitupun dengan wajahnya sehingga menyebabnkan wajahnya harus di oplas dan ia juga amnesia." Jawab Cinta.


"Kenapa aku merasa ucapan bunda benar ya." gumam Will.


"Coba kamu selidiki dia sayang, siapa tau dia memang istrimu." Ucap Cinta.


"Baiklah bun. Hari ini juga aku akan mencari dia dan menyelidikinya."


"Tapi kan kamu gak tau di mana dia sekarang."


"Aku akan cari cara. Iya sudah bun, aku mau keluar dulu ya."


"Katanya mau ke kamar."


"Gak jadi bun hehe..........."


"Iya sudah kamu hati hati ya sayang."


"Oke bun. Doakan ya bun, semoga dia memang benar istriku. Soalnya aku sudah rindu banget ma dia."

__ADS_1


"Iya bunda akan selalu doain kamu sayang." Ucap Cinta tersenyumm.


__ADS_2