TIGER WU

TIGER WU
DUA BERITA BESAR


__ADS_3

Ketika akan memasuki aula istana, Rubby mengontrol dirinya untuk bisa terlihat anggun dan dewasa. Dia melepaskan pegangan tangannya pada Wu Jin Ming. Mereka melangkah bersama menuju altar di mana para Dewa Dewi berada.


Kedatangan mereka menjadi pusat perhatian para Dewa yang berada di sana. Wujud Dewa Wu Jin Ming berbeda dari sebelumnya karena mengalami perubahan setiap kali terjadi peningkatan level kekuatan spiritualnya. Kini dia lebih bersinar dan memiliki tekanan energi yang besar dari dalam tubuhnya meskipun dia berusaha menekannya.


"Wu Jin Ming dan Dewi Bulan memberi hormat kepada Dewa Dewi!" Wu Jin Ming membungkuk dan menyatukan kedua tangannya untuk memberi hormat.


"Berkat kami untuk kalian berdua. Naiklah!" jawab Dewa Langit.


Rubby terlihat canggung dan malu-malu berdiri bersama para Dewa Dewi Yang Agung. Ornamen istana yang indah membuatnya takjub, begitupun dengan penataan ruang dan dekorasi. Pintu-pintu yang terbuka menampakkan istana-istana kecil tempat tinggal para Dewa yang entah berapa jumlahnya.


Meskipun hatinya sangat ingin bertanya pada Wu Jin Ming namun Rubby berusaha keras untuk menahan rasa keingintahuannya di depan para Dewa.


"Dewi Bulan! Wujudmu sudah mengalami banyak perubahan, sepertinya basis kultivasimu sudah sangat tinggi sekarang." Dewa Langit memulai percakapan.


"Hanya sedikit saja Dewa Langit Yang Agung," ucap Rubby merendah.


"Yang Mulia Para Dewa pasti akan terkejut dengan dua kabar yang saya bawa hari ini," ucap Wu Jin Ming membuat semua Dewa yang ada di sana beralih menoleh padanya.


"Aku sampai lupa menanyakan maksud dan tujuan kalian datang kemari. Katakanlah Dewa Perang Harimau Suci!" ucapan Dewa Langit mendapatkan anggukan dari Para Dewa Dewi yang berada di sana.


"Baiklah, Yang Mulia! Kabar yang pertama adalah tentang kehamilan Dewi Bulan. Saat ini dia sedang mengandung calon anak kami yang tentunya akan mengundang para siluman dan pemburu kekuatan untuk datang jika mereka tahu tentang berita ini." Wu Jin Ming menjeda ceritanya.


Para Dewa Dewi tertawa senang mendengar berita yang di bawa Wu Jin Ming. Mereka akan mengadakan pesta untuk merayakan kehamilan Rubby esok malam. Firasat mereka mengatakan jika Rubby akan melahirkan Dewa yang hebat di kemudian hari.


Setelah mendengar berita kehamilan Rubby beberapa Dewi berpamitan untuk mempersiapkan pesta penyambutan dan perayaan kehamilan Rubby.


Satu persatu Para Dewa pun memberi ucapan selamat pada Rubby dan Wu Jin Ming. Kebahagiaan menghiasi istana langit malam itu. Seluruh Dewa Dewi yang tinggal di istana terus berdatangan mengucapkan selamat untuk Rubby dan Wu Jin Ming.


Kabar kedua yang di bawa Wu Jin Ming belum dia sampaikan namun uforia kehamilan Rubby belum juga usai. Wu Jin Ming menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikannya saat Para Dewa sudah kembali tenang.


"Dewa Perang Harimau Suci! Bukankah kamu bilang membawa dua kabar?" tanya Dewa Langit.

__ADS_1


"Benar Yang Mulia! Kabar yang kedua akan sedikit mengejutkan bagi Para Dewa. Saya pun tidak menyangka jika ini bisa kebetulan sekali. Semua ini di luar kehendak dan keinginan saya." ucapan Wu Jin Ming terdengar sangat serius.


Para Dewa menanggapinya dengan beragam asumsi yang berbeda-beda. Mereka tidak sabar menunggu Wu Jin Ming melanjutkan ceritanya yang masih menggantung.


"Dewa Perang Harimau Suci! Katakan saja! Kami sudah siap untuk mendengar kabar yang kamu bawa." Dewa Langit meminta Wu Jin Ming segera mengatakan kabar apa yang dia bawa.


"Begini Yang Mulia, ini masih menyangkut tentang Dewi Bulan. Dia adalah... putri dalam ramalan kitab kuno yang akan membawa perubahan di dua dunia kehidupan. Putri Virs!" jelas Wu Jin Ming dengan suara pelan dan perlahan.


"Apa?!" Hampir semua Dewa yang berada di sana serempak menjawab.


Mereka saling berpandangan satu sama lain dan mengungkapkan keterkejutan mereka. Berita ini benar-benar berita besar di istana langit. Wu Jin Ming menjadi satu-satunya Dewa yang memiliki permaisuri terhebat di alam semesta.


Memperistri Dewi Bulan atau Putri Virs saja itu sudah menjadikannya Dewa yang luar biasa apalagi jika dia memiliki keduanya. Pantas saja penampilan Wu Jin Ming terus berubah menjadi lebih bersinar dari waktu ke waktu. Para Dewa berdecak kagum dibuatnya.


"Ini memang keberuntunganmu Dewa Perang Harimau Suci. Kamu harus benar-benar menjaga calon anak kalian. Dia akan mewarisi kekuatan dan kehebatan kalian berdua. Jangan sampai para siluman dan pemburu kekuatan mengetahui kabar ini dan melakukan tipu muslihat untuk menjadikannya tumbal kekuatan!" Dewa Langit berbicara sangat serius.


"Saya mengerti Yang Mulia Dewa Langit. Jika sebelum tujuh purnama kabar kehamilan Dewi Bulan sudah terendus para siluman makan saya akan segera membawanya ke sini untuk meminta perlindungan."


"Sayang! Apa kamu menginginkan sesuatu?" bisik Wu Jin Ming lembut di telinga Rubby.


Dengan wajah malu-malu Rubby menganggukkan kepalanya sambil menggigit bibir bawahnya.


"Hei! Bisakah aku meminta bantuanmu?" panggil Wu Jin Ming pada seorang dayang istana langit yang kebetulan lewat.


Dayang itu berjalan menghampiri Wu Jin Ming sambil menunduk. Pesona Wu Jin Ming Dewa termuda dan tertampan di istana itu membuatnya tidak kuasa untuk menatapnya. Mendengar suaranya ketika memanggilnya saja sudah membuatnya hampir melayang.


"Tolong layani permaisuriku Dewi Bulan. Temani dia dan berikan apa yang dia inginkan!" perintah Wu Jin Ming pada dayang itu.


"Baik, Yang Mulia! Mari Yang Mulia Dewi!" ajak dayang itu.


Baru satu langkah berjalan, Rubby terhenti karena Dewa langit memanggilnya.

__ADS_1


"Tunggu Dewi Bulan! Kami ingin melihat wujudmu sebagai Putri Virs. Putri dari Bidadari Ivo yang diberkati oleh dua alam."


Rubby mengangguk sambil tersenyum meskipun hatinya merasa dongkol karena tidak bisa pergi sekarang.


Tubuh Rubby mengeluarkan cahaya yang menyilaukan dan tiba-tiba angin berhembus kencang membuat tirai aula beterbangan. Wujud Putri Virs yang sangat cantik dan bercahaya membuat para Dewa terpana. Bidadari setelah manusia itu begitu memesona dengan pancaran energi jiwa yang sangat kuat.


Dayang istana yang tadi hendak menemaninya mundur beberapa langkah sambil memegangi dadanya. Tekanan energi Putri Virs membuat tubuhnya seperti terhimpit beban yang sangat berat.


Para Dewa harus segera mengendalikan dirinya agar tidak terus larut dalam keterpanaan. Tidak dapat dipungkiri jika kecantikan bidadari memang beberapa tingkat di atas para Dewi. Putri Virs merupakan lambang kecantikan dan kekuatan dari para petarung wanita.


"Kembalilah menjadi Dewi Bulan. Aku takut aula ini akan runtuh karena tidak mampu menahan auramu Putri," ujar Dewa Langit.


"Baik, Yang Mulia!" jawab Rubby sambil tersenyum.


Sifat konyolnya tiba-tiba muncul. Dengan sengaja dia memutar tongkatnya untuk menebarkan cahaya terang di seluruh istana langit sebelum dia berubah kembali menjadi Dewi Bulan. Cahaya yang berasal dari tubuhnya perlahan memudar dan menghilang berganti dengan cahaya Putih terang seperti lentera yang melayang-layang dan menyebar ke segala arah.


Melihat apa yang dilakukan oleh Rubby, ingin sekali Wu Jin Ming memberinya kecupan dan pelukan terhangat namun urung dia lakukan mengingat mereka sedang berada di istana para Dewa.


"Wah! Indah sekali Dewi Bulan. Kamu benar-benar hebat! Seluruh alam para Dewa akan menjadi terang malam ini." Dewa Langit berdecak kagum melihat cahaya indah itu.


"Anda terlalu berlebihan memuji saya, Dewa. Bolehkah saya pergi bersama mereka?" ucap Rubby memohon diri sambil melirik ke arah dayang tadi yang menunggunya bersama seorang temannya.


"Silakan, Dewi Bulan! Dayangku, layanilah tamu kita dengan baik!" seru Dewa Langit.


"Baik, Yang Mulia! Mari Yang Mulia Dewi!" dayang itu membantu Rubby turun dari altar menuju ke tempat di mana deretan bangku beludru berjajar rapi.


Rubby duduk di sana dan menikmati hidangan yang disajikan oleh para dayang. Semenjak hamil sikapnya menjadi sedikit aneh. Dia sangat mudah tergoda dengan makanan yang dia inginkan dan mual melihat apa saja yang tidak dia sukai.


****


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2