
Hari masih sore. Rencana makan malam di rumah Arlan masih beberapa jam lagi. Wu Jin Ming ingin mengajak Rubby untuk bermeditasi terlebih dahulu.
Mereka butuh untuk berkultivasi setelah energi mereka cukup terkuras hari ini. Kali ini Wu Jin Ming ingin memberikan Rubby sebuah kejutan. Bisa di bilang ini sebagai hadiah ulang tahun untuk Rubby.
Setelah matras di siapkan, mereka duduk saling berhadapan. Lutut mereka menempel satu sama lain dan ujung jari mereka bersentuhan. Wu Jin Ming sudah sejak lama mengetahui teori kultivasi ini. Namun ini yang pertama kalinya dia mempraktikkannya.
Rubby melakukan meditasi seperti saat dia berkultivasi seperti biasanya. Dia mulai berkonsentrasi. Gerbang dimensi lain mulai terbuka. Di depan gerbang dia melihat sesosok kultivator lain.
"Kakak...?" Rubby terkejut melihat Wu Jin Ming sedang berdiri di depan pintu gerbang dimensi.
"Ayo kita masuk!" ajak Wu Jin Ming sambil mengulurkan tangannya.
Rubby mengangguk dan menerima uluran tangan Wu Jin Ming. Mereka melangkah beriringan melintasi gerbang dimensi. Di dalam dimensi Rubby melihat tempat mereka berada saat ini seperti sebuah kerajaan.
"Ini... apakah ini sebuah kerajaan?" tanya Rubby dengan tatapan mata takjub.
"Benar! Ini adalah dimensiku yang lain. Aku di sini adalah Raja. Jiwa murni kita saat di lahirkan akan menampilkan wujud kita. Sebenarnya aku di lahirkan sebagai anak seorang Dewa yang menikahi siluman harimau putih. Dan di sini darah Dewaku lebih dominan," jelas Wu Jin Ming sambil terus melangkah.
"Apa... aku... juga... eem... akan tampil dengan jiwa murniku saat memasuki istana suci?" tanya Rubby sedikit ketakutan. Dia merasa ini gawat. Jika jiwa murninya adalah Dewi Bulan itu tidak masalah. Tapi jika Putri Virs yang keluar ini bisa jadi akhir kebohongannya.
"Kamu jangan takut. Meskipun jiwa murnimu sebagai manusia, rakyat dan seluruh anggota kerajaanku akan tetap menghormatimu sebagai permaisuri di Kerajaan Harimau Suci," tegas Wu Jin Ming.
Langkah kaki Rubby semakin berat ketika pintu istana semakin dekat. Dia mencoba bersikap tenang dan mengurai kekhawatirannya. Cepat atau lambat ini pasti juga akan terjadi.
Wu Jin Ming dan Rubby menyatukan langkah mereka. Para pembesar kerajaan dan penjaga istana membungkuk memberi hormat untuk menyambut mereka. Rubby memejamkan matanya ketika kakinya pertama kali memasuki istana.
__ADS_1
Terdengar decak kagum dan rasa keterkejutan ketika melihat wujud suci Rubby dan Wu Jin Ming. Rubby memicingkan sebelah matanya untuk mengintip perubahan dirinya. Wajahnya tertunduk lemas saat dia benar-benar berubah menjadi putri Virs.
'Maafkan aku ibu. Aku nggak bisa menjaga rahasia ini lagi.' sesal Rubby dalam hati.
Wu Jin Ming membawa Rubby duduk di singgasananya. Saat telah duduk Wu Jin Ming baru menyadari jika wujud Rubby belum pernah di lihatnya. Wu Jin Ming tersenyum. Dia merasa kecurigaannya selama ini benar. Rubby menyembunyikan hal yang besar darinya.
Kejanggalan yang sering terjadi. Senjata baru Rubby. Mantra yang tiba-tiba dia kuasai. Itu bukan milik kultivator biasa.
Mungkin juga yang menyelamatkan dirinya dari hipnotis Shang Shang juga Rubby. Wu Jin Ming mengumpulkan ingatannya dari berbagai peristiwa yang terjadi. Dia merasa sepertinya Rubby punya alasan tersendiri untuk menyembunyikan identitas ini.
"Kakak... aku bisa jelaskan...!" seru Rubby sedikit ketakutan. Pandangan Wu Jin Ming sedari tadi tidak beralih dari dari dirinya.
"Kamu siapa, Rubby? Aku baru pertama melihat jiwa murnimu. Cahaya tubuh kita hampir sama. Apakah kamu putri seorang Dewa?" Wu Jin Ming mengerutkan dahinya.
"Aku juga baru tahu wujud ini belum lama ini. Sesaat setelah kekuatan jahat menempel di tubuhku dalam kecelakaan Moza. Jiwaku tertarik ke sebuah tempat yang sangat asing. Di sana aku di jemput oleh seorang Ratu yang sangat bercahaya. Ratu Ivo namanya," cerita Rubby.
"Ratu itu menceritakan tentang asal usulku. Aku ternyata putri Ratu Ivo bidadari langit yang menikahi manusia yaitu ayahku. Ayahku terbunuh oleh pemilik kekuatan yang menempel di tubuhku, oleh karena itu ibu langsung mengambilku dan memberiku kekuatan untuk melindungi diri."
Wu Jin Ming mendengarkan dengan seksama, jadi ayah Rubby di bunuh oleh Zhu Zheng. Siapa sosok ayah Rubby. Tidak mungkin jika dia hanya seorang manusia biasa.
"Aku sudah menduganya Rubby. Sesaat sebelum aku berendam di telaga suci, aku sempat melihat wujudmu ini. Saat itu juga tepat di hari perayaan ulang tahunmu. Para Dewa mengadakan perayaan untukmu. Putri Virs...."
"Kamu tahu namaku?!" Rubby terhenyak.
"Namamu sangat terkenal di langit. Para tetua mengenalmu jauh sebelum kamu dilahirkan. Dalam kitab ramalan kuno tertulis riwayat hidupmu dan Dewi Ivo."
__ADS_1
"Benarkah? Aku nggak tahu untuk ini. Aku hanya tahu jika aku adalah seorang putri."
"Di sini kekuatan jiwamu akan semakin bersinar. Aku akan membawamu ke dalam Ruang Seribu Cahaya setelah ini."
"Apakah itu, Kakak?"
"Ruang penembus basis kultivasi. Di mana kamu akan mendapatkan kekuatan maksimal sesuai dengan kemampuan menyimpanmu saat ini."
"Aku mau!" sorak Rubby senang.
"Sekarang bersikaplah sebagai seorang permaisuri. Tunjukkan wibawamu! Jangan bersikap konyol seperti saat sedang berada di dunia manusia!" bisik Wu Jin Ming.
Rubby mengangguk dan tersenyum malu. Sepertinya ini akan sulit. Bersikap sebagai seorang putri saja kadang dia masih seenaknya. Jalan satu-satunya adalah memperhatikan apa yang dilakukan Wu Jin Ming dan mengikutinya.
Wu Jin Ming memulai pidatonya. Dia berbicara dengan lembut namun tegas. Ini adalah kerajaan warisan leluhur ibunya. Wu Jin Ming adalah pemenang kekuasaan paling lama karena dia bukan siluman biasa. Selama dia tidak berada di kerajaan, urusan istana di serahkan kepada para menteri dan penasehat.
Sebelum menerima laporan tentang administrasi dan kepengurusan istana, dia memperkenalkan Rubby terlebih dahulu kepada mereka. Mendengar nama Putri Virs di sebut, semua tetua dan yang hadir di sana menjatuhkan diri untuk berlutut. Wu Jin Ming sendiri juga merasa aneh melihat hal ini.
Setelah Rubby meminta mereka untuk berdiri, Wu Jin Ming meminta salah satu pembesar untuk maju ke hadapannya. Wu Jin Ming ingin tahu siapa Putri Virs bagi mereka. Seorang tetua maju ke hadapan Wu Jin Ming untuk menjelaskan.
Tetua itu merupakan penghuni tertua di istana kerajaan Wu Jin Ming. Salah satu tokoh penting yang ada sejak jaman kakek Wu Jin Ming masih hidup. Dia biasa di panggil dengan sebutan Penasehat Tua.
Penasehat tua itu memberi hormat kepada Wu Jin Ming dan Rubby. Setelah di beri ijin untuk berbicara, dia mulai bersiap untuk membuka kisah yang jarang sekali di ketahui orang.
Sebelum bercerita Rubby menyela. Dia meminta Penasehat Tua untuk duduk di singgasana miliknya. Dia tidak tega melihat tubuh bungkuknya terus-terusan berdiri. Rubby melihat wajah tua dengan jenggot panjang yang memutih itu sudah sangat renta.
__ADS_1
****
Bersambung...