
Sebenarnya bukan masalah sehebat apa pedang yang mereka miliki, namun seberapa terampil mereka memainkan pedang dan energi spiritual yang mereka alirkan ke dalamnya.
"Sepertinya aku mengenali pedang itu!" Zhu Zheng melirik pedang milik Wu Jin Ming.
"Tentu kamu ingat karena kamu yang membunuhnya beberapa tahun lalu, Pendekar Chin."
Ucapan Wu Jin Ming membuat Zhu Zheng sedikit terkejut. Dalam hati dia bertanya-tanya, apakah hubungan antara Wu Jin Ming dan pemilik pedang itu sehingga dia tahu. Saat itu dia masih sembunyi-sembunyi untuk muncul, mengapa Wu Jin Ming bisa tahu hal itu.
"Dari mana kamu tahu?" tanya Zhu Zheng sambil bergerak memutari tubuh Wu Jin Ming yang juga mengikuti gerakannya hingga wajah mereka selalu berhadapan.
"Karena dia adalah mertuaku. Anak yang kamu buru di masa lalu adalah Rubby."
"Tidak... tidak mungkin jika anak itu dia. Kenapa kamu selalu bisa merampas buruanku! Haaaaaa!" Zhu Zheng tidak ingin berbasa-basi lagi dan menyerang Wu Jin Ming.
Wu Jin Ming telah siap untuk menghadapi Zhu Zheng. Kali ini dia masih menggunakan jurus pedang pendekar Chin di level 3 sambil mengukur sebesar apa kekuatan Zhu Zheng saat ini. Peningkatan kemampuan dan kekuatan Zhu Zheng cukup pesat, Wu Jin Ming tidak akan mengalahkannya dengan mudah.
Suara pedang beradu mewarnai pertempuran itu. Terlihat kilatan menyala saat kedua energi yang mengalir di pedang itu saling bergesekan. Semuanya terdengar sangat memekakkan telinga ketika dua kekuatan besar saling bertemu.
Wu Jin Ming sedikit merasa lega, karena Zhu Zheng tidak mempunyai jurus pedang atau teknik khusus untuk memainkan pedangnya.
__ADS_1
Zhu Zheng hanya menggunakan pedangnya dengan jurus klasik yang biasa di pakai secara umum. Setiap gerakan yang dia lakukan sangat mudah sekali di tebak. Wu Jin Ming tersenyum tipis melihat hal itu.
Pertarungan semakin sengit saat Zhu Zheng meningkatkan level energinya. Hal itu juga membuat kekuatan pedangnya meningkat tajam. Pedangnya mampu menekan pedang Wu Jin Ming dengan kekuatan itu.
Tubuh Wu Jin Ming terdorong ke belakang. Kini dia tidak langsung menambah level energinya melainkan mengatur strategi untuk memberi serangan balasan yang tidak bisa ditolak oleh Zhu Zheng.
Zhu Zheng merasa percaya diri, dia berpikir saat ini kekuatan sudah jauh melampaui Wu Jin Ming.
"Bersiaplah menerima kematianmu, kucing liar!" seru Zhu Zheng sambil menambah kekuatannya untuk melumpuhkan Wu Jin Ming.
Melihat kekuatan besar yang dikeluarkan oleh Zhu Zheng, Wu Jin Ming tidak akan bisa bertahan dengan kekuatan yang dia keluarkan sekarang. Dengan cepat dia merubah wujudnya dalam bentuk siluman setengah dewa. Dia belum ingin menunjukkan wujud dewa-nya di hadapan Zhu Zheng.
Gerakan Wu Jin Ming disebut dengan teknik Kilatan Petir Membelah Bumi.
Melihat hal itu, Zhu Zheng terlihat gusar. Setiap serangannya bisa dihindari oleh Wu Jin Ming dengan mudah. Emosinya benar-benar semakin berapi-api dan berusaha menyerang Wu Jin Ming dengan lebih beringas.
Di saat yang bersamaan, Wu Jin Ming menaikan jurus pedang level 7 dan menambah juga aliran energi yang masuk ke dalam pedang itu.
Serangkaian serangan pedang mematikan di sertai hawa membunuh yang kuat membuatnya mampu menekan ruang gerak Zhu Zheng.
__ADS_1
Keadaan berbalik. Kini Wu Jin Ming lah yang menguasai pertarungan. Di level 7 jurus pedang yang dia gunakan, Wu Jin Ming memadukan gerakan tangan dan kakinya sehingga membuat Zhu Zheng kalang kabut untuk menghadapinya. Gerakan yang sangat cepat dan sangat sulit di tebak itu membuat Zhu Zheng kehilangan kendali akan pedangnya.
Shuuttt! Tranggg! Booom!
Pedang milik Zhu Zheng terlepas dari tangannya dan jatuh ke lantai. Terdengar suara ledakan dan lantai di mana pedang itu terjatuh menjadi rusak. Terbentuk lubang yang lumayan besar karena pedang itu masih terlapisi oleh energi milik Zhu Zheng.
Untuk sejenak Zhu Zheng terdesak ke belakang, namun dia tidak menyerah. Dia kembali memusatkan energinya di telapak tangannya untuk menahan pedang Wu Jin Ming yang hampir menebas lehernya.
Akibat serangan itu tangan Zhu Zheng terluka karena Wu Jin Ming melapisi pedangnya dengan api suci miliknya.
"Aarrrgghh!" Zhu Zheng bergerak mundur.
Api di tangannya tidak bisa dia padamkan. Zhu Zheng mengambil posisi untuk mengeluarkan jurusnya sebelum api itu menyebar dan melahap habis tubuhnya.
Wu Jin Ming melihat apa yang akan dilakukan Zhu Zheng. Untuk beberapa saat dia menghentikan serangannya dan mencerna apa yang akan terjadi pada tubuh Zhu Zheng.
Zhu Zheng terlihat meletakkan kedua tangannya di samping tubuhnya dan kepalanya sedikit mendongak ke atas. Tubuh Zhu Zheng perlahan membesar dan terus bertambah besar. Entah jurus apa yang dia gunakan. Sepertinya itu adalah jurus terlarang dari dunia kegelapan.
****
__ADS_1
Bersambung...