TIGER WU

TIGER WU
MENJADI DEWA


__ADS_3

Telaga suci sudah di depan mata. Airnya begitu tenang. Tinggi air kira-kira setinggi lutut orang dewasa. Wu Jin Ming melepaskan baju yang dikenakannya dan hanya menyisakan baju dalam saja.


Wu Jin Ming mengambil posisi dengan duduk bersila seperti saat bermeditasi. Air merendam hingga setinggi dada. Suhu air tidak panas ataupun dingin. Rasanya begitu hangat dan menyegarkan.


Mata Wu Jin Ming terpejam. Perlahan dia memusatkan pikirannya untuk menerima energi yang terpancar dari telaga suci. Tubuhnya mulai bereaksi. Kumparan energi mulai berputar mengitari tubuh Wu Jin Ming.


Gelembung-gelembung kecil muncul di atas permukaan air. Suaranya meletup-letup seperti air yang sedang mendidih. Air yang semula berwarna pelangi kini berubah menjadi putih seperti susu.


Di saat Wu Jin Ming sedang memurnikan energi dan meningkatkan tingkat energi menjadi level Dewa, para Dewa sedang berkumpul dan menikmati pesta.


"Dewa Langit! Apa kamu yakin jika Wu Jin Ming bisa mengalahkan Zhu Zheng?" tanya Dewa kemakmuran.


"Aku sangat yakin Wu Jin Ming bisa mengalahkannya. Dia sekarang memiliki 2 jenis energi langka saat ini. Energi perlindungan Dewi Bulan sangat kuat dan belum ada tandingannya hingga saat ini. Yang kedua dia punya energi harimau suci yang terus bermutasi menjadi sangat kuat."


Dewa kemakmuran dan yang lainnya menjadi sedikit terperanjat mendengar penjelasan Dewa Langit. Sepertinya Wu Jin Ming akan menjadi Dewa Perang yang sangat menakutkan bagi lawannya.


"Aku merasakan aura aneh saat Wu Jin Ming datang kemari. Apakah itu wujud penyatuan kekuatan spiritualnya dengan Dewi Bulan?" tanya Dewa Kebijaksanaan.


"Tentu saja. Dalam waktu singkat Wu Jin Ming bisa mencapai titik ini setelah menikah dengan Dewi Bulan," jelas Dewa Langit.


"Kekuatan Wu Jin Ming akan lebih besar jika dia menikah dengan Putri Virs. Sayangnya kita tidak pernah tahu di mana Putri Virs berada. Kita hanya tahu jika segel reinkarnasi Dewi Bulan aktif 20 tahun yang lalu dan melekat pada seorang anak manusia yang kini menjadi istri Wu Jin Ming," imbuh Dewi Keindahan.


"Perpaduan kekuatan Wu Jin Ming dan Dewi Bulan sudah lebih dari cukup untuk menghadapi Zhu Zheng. Memang Putri Virs lebih istimewa namun mustahil bagi kita untuk menemukannya." Dewa Langit berbicara sambil memegang jenggotnya yang panjang.


Saat mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat dasyat. Suara itu berasal dari belakang istana langit. Para penari dan peserta pesta terdiam ketakutan. Mereka saling mendekat satu sama lain. Ada pula yang saling berpelukan.


Dewa Langit memberi isyarat untuk melanjutkan pesta. Dia dan beberapa Dewa utama pergi ke luar istana untuk memeriksa apa yang terjadi. Dewa Kekuatan melacak dari mana asal sumber ledakan.


Gambaran masih samar. Dewa Kekuatan terus berjalan mendekati sumber ledakan dan melihatnya dengan mata dewanya yang sangat tajam.

__ADS_1


"Hahhh!" saking terkejutnya Dewa Kekuatan terhenyak hingga hampir jatuh ke belakang.


"Apa yang terjadi?" Dewa Langit memegangi tubuh Dewa kekuatan yang masih sempoyongan.


"Wu... Wu... Wu... Jin Ming!" lidahnya terasa kelu saat akan berbicara. Dewa Kekuatan sepertinya sangat shok dengan apa yang dilihatnya baru saja.


"Ada apa dengan Wu Jin Ming?" Dewa Langit terlihat panik. Dia tidak sabar menunggu penjelasan Dewa Kekuatan yang tak kunjung lancar berbicara.


Dewa Langit berlari cepat menuju telaga suci. Melihat keterkejutan Dewa Kekuatan pikirannya menjadi kacau. Dia sangat mengkhawatirkan keadaan Wu Jin Ming.


"Ahh, kenapa dengan mulut ini?" Dewa Kekuatan merasa kesal pada dirinya sendiri. Dia tidak bisa menjelaskan apa yang dia lihat.


Dewa Kekuatan mengejar para Dewa lain yang sudah pergi lebih dulu ke telaga suci.


"Wu Jin Ming!" seru Dewa Langit ketika melihat tubuh sempurna milik Wu Jin Ming.


Aura dewa yang sangat kuat dan penuh energi menyelimuti tubuh Wu Jin Ming. Saat ini Wu Jin Ming benar-benar menjadi Dewa termuda di istana langit. Decak kagum bersahutan dari para Dewa yang hadir di sana.


"Ohh!" para Dewa secara bersamaan ternganga melihat perubahan dalam diri Wu Jin Ming.


Mereka semakin terkejut ketika muncul pijakan mantra di bawah kaki Wu Jin Ming. Sepertinya kekuatan Wu Jin Ming saat ini jauh melampaui mereka. Baju kebesaran Wu Jin Ming juga berubah menjadi lebih berkilau.


"Wu Jin Ming memberi hormat untuk semua Dewa. Maaf jika saya merepotkan para Dewa." Wu Jin Ming mengatupkan tangannya untuk memberi hormat.


"Tidak Wu Jin Ming. Kami hanya terkejut mendengar suara ledakan yang berasal dari sini. Kami pikir sesuatu yang buruk sedang terjadi. Ternyata sebaliknya. Ini sangat menggembirakan bagi kami."


Mereka saling mengangguk dan tersenyum puas melihat keberhasilan Wu Jin Ming.


"Terimakasih para Dewa." Wu Jin Ming tidak kalah gembiranya.

__ADS_1


Mereka bersama-sama pergi ke aula dengan langkah secepat kilat. Pesta masih berlangsung. Dewa Langit berencana untuk memberi gelar pada Wu Jin Ming dihadapan para hadirin.


Hadirin yang ada di sana menatap kagum pada wujud dewa dari Wu Jin Ming. Dewa yang sangat tampan dan mendekati sempurna. Dalam sekejap dia menjadi gunjingan di antara para Dewi dan pelayan wanita.


"Para hadirin semua! Aku mohon tenanglah sebentar! Aku akan membuat pengumuman penting hari ini."


Semua hadirin mendengarkan pidato Dewa Langit dengan seksama.


"Bertepatan dengan hari kelahiran Putri Virs, Wu Jin Ming sang panglima langit kini telah resmi menjadi dewa baru di kerajaan langit. Aku memutuskan gelar untuknya yaitu Dewa Perang Harimau Suci."


Tepuk tangan riuh menyambut penobatan Wu Jin Ming sebagai Dewa Perang Harimau Suci. Mereka sangat antusias mengikuti acara penobatan ini. Di depan para hadirin para Dewa berkumpul mengitari Wu Jin Ming.


Mereka bersama-sama memberi berkat dari sebagian kekuatan yang mereka miliki. Masing-masing Dewa memiliki warna kekuatan yang berbeda-beda. Ketika kekuatan itu keluar bersama muncullah bias warna pelangi di atas aula.


"Sekali lagi terimakasih untuk berkat para Dewa." Wu Jin Ming tersenyum senang.


"Dewa baru mari berpesta!" beberapa Dewi cantik datang menghampiri Wu Jin Ming seusai penobatan.


"Maafkan aku nona-nona. Aku sudah terlalu lama di sini. Di alam manusi ada seseorang yang harus aku jaga. Aku harus segera kembali ke alam manusia," tolak Wu Jin Ming halus.


"Kamu benar Dewa Perang Harimau Suci. Dewi Bulan lebih membutuhkanmu di sana," ucap Dewa Kebijaksanaan.


"Terimakasih atas pengertiannya Dewa. Ijinkanlah saya kembali ke alam manusia." Wu Jin Ming menangkupkan tangannya.


"Kami mengijinkanmu Dewa Perang Harimau Suci," ucap Dewa Langit.


Wu Jin Ming membungkuk untuk memberi hormat sebelum menghilang dari hadapan mereka. Entah berapa lama Wu Jin Ming berada di istana langit. Kini jiwanya telah kembali masuk ke dalam raganya di alam manusia.


****

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2