TIGER WU

TIGER WU
KEDATANGAN ROCKY


__ADS_3

Setelah makan malam, Rubby dan Wu Jin Ming tidak langsung pergi tidur. Mereka sepakat untuk berlatih jurus pedang pendekar Chin. Wu Jin Ming belum begitu mahir dalam memainkan jurus pedang level atas.


Kekalahan siluman laba-laba membuatnya kehilangan pedang meteor miliknya. Menurut Wu Jin Ming pedang itu sangat cocok untuk Rubby. Meteor memiliki keselarasan dengan energi Dewi Bulan yang merupakan bagian dari penyusun semesta alam.


Kamar Wu Jin Ming dan Rubby terbilang luas, apalagi setelah semua perabot di pinggirkan ke samping. Malam itu mereka berlatih sangat serius. Rubby dan Wu Jin Ming bertarung layaknya seorang lawan namun berusaha untuk tidak saling melukai satu sama lain.


Permainan pedang mereka berdua sama-sama hebat. Wu Jin Ming dengan cepat menyusul ketertinggalannya. Di akhir latihan Wu Jin Ming mengalah agar Rubby berhenti menyerangnya.


"Huft! Lelah!" seru Rubby kembali menyimpan pedangnya.


Nafasnya tidak beraturan. Rubby menjatuhkan tubuhnya di lantai lalu meluruskan kakinya. Kedua tangannya menopang tubuhnya di belakang punggungnya.


"Minumlah!" Wu Jin Ming menyodorkan sebotol minuman untuk Rubby dari kulkas yang ada di kamar mereka.


"Thank you my honey!" Tanpa pikir panjang, Rubby segera menenggak minuman itu hingga tandas. Dia benar-benar merasa sangat kehausan.


Setelah lelahnya sedikit berkurang, Rubby berdiri dan mengembalikan keadaan kamar seperti sebelumnya dengan sihirnya.


"Aku ingin berkultivasi lebih dahulu. Jika kamu lelah, kamu tidur saja. Nanti aku menyusul." Wu Jin Ming mulai membetulkan duduknya di atas matras.


Rubby juga merasa perlu untuk menambah energinya. Dia menyusul Wu Jin Ming sesaat kemudian. Mereka kini bersama-sama melakukan kultivasi dengan terpisah.


••••

__ADS_1


"Hoaamm!" Rubby masih terlihat mengantuk. Dia menyangga kepalanya sambil menunggu pelayan menyiapkan sarapan untuknya.


"Semalam aku kan sudah bilang, kamu tidur saja. Malah ikutan berkultivasi!" seru Wu Jin Ming sambil menyeruput tehnya.


"Bukan karena itu! Kamu semalam tidak memberiku tempat ternyamanku jadi aku tidak bisa tidur setelah berkultivasi." Maksud Rubby adalah semalam Wu Jin Ming dan dia tidur sendiri-sendiri. Rubby terbiasa tidur berbantalkan lengan Wu Jin Ming.


"Maafkan aku. Aku sangat lelah semalam jadi aku tidak menyadari kalau tidur memunggungimu." Tangan Wu Jin Ming meraih tangan Rubby dan menggenggamnya.


"Sudahlah! Lagipula hari ini kita hanya bekerja setengah hari saja, kan? Jadi kita bisa beristirahat setelah itu," ucap Rubby sambil menerima nampan berisi sarapannya dari pelayan.


Mereka menikmati sarapannya dengan santai karena ini masih terlalu pagi untuk berangkat ke agensi.


"Jika kamu lelah, kita akan menunda keberangkatan kita ke desa Yao hari ini. Lain waktu saja kita pergi ke sana."


"Astaga! Aku sampai lupa! Aku tidak lelah kog. Setelah menghabiskan sarapan ini aku sudah tidak mengantuk lagi." Rubby meyakinkan Wu Jin Ming jika dia telah siap hari ini.


"Apa kamu yakin tidak lelah kalau pulang kerja kita langsung pergi ke desa Yao?"


"Aku tidak lelah asal selalu bersamamu! Kemarin aku lelah karena kamu tidak ada!" Rubby tersenyum manis dengan menampilkan gigi-giginya yang putih.


"Bisa saja kamu ini! Ya, sudah kita berangkat!"


Mereka berangkat ke kantor agensi bersama-sama setelah dua hari hanya Rubby saja yang bekerja. Pagi itu jalanan lumayan padat namun masih bisa di katakan lancar. Hanya butuh waktu kurang dari satu jam untuk sampai di agensi.

__ADS_1


Sudah lama Rocky tidak muncul di agensi karena pindah ke agensi lain. Pagi ini dia tiba-tiba datang ke agensi dengan membawa seorang manager yang sudah tidak asing lagi bagi Rubby, manager Lin. Sepertinya Rocky akan bergabung kembali dengan agensi milik Bryan Lee yang dipegang oleh pak Sony dan Alfon itu.


"Hai, By! Apa kabar?" sapa Rocky saat sama-sama keluar dari parkiran.


"Hai! Kabar baik," jawab Rubby sambil menggenggam tangan Wu Jin Ming agar dia tidak salah paham padanya.


Rocky tidak menyapa Wu Jin Ming. Sikap mereka sama-sama dingin walaupun sudah lama tidak bertemu. Kejadian di restoran itu masih membuat jarak yang tidak terlihat di antara mereka berdua.


"Kak Lin! Jadwal hari ini tidak berubah kan?" tanya Rubby mencoba mencairkan suasana beku di antara mereka.


"Sepertinya tidak ada. Hanya saja kita kedatangan anggota baru dalam team kita. Rocky ikut dalam sesi pemotretan hari ini menggantikan Ray." Manager Lin memberikan penjelasan.


"Owh! Baiklah! Ayo kita masuk!" Rubby melangkah lebih dulu tanpa melepaskan tangan Wu Jin Ming.


Suasana di ruang team yang di pegang oleh Rubby dan manager Lin sangat ramai. Entah apa yang mereka obrolkan. Mereka tiba-tiba diam ketika melihat Rubby dan rombongan.


"Selamat pagi semuanya!" sapa Rubby sambil memasang senyum termanisnya.


Meski demikian para kru dan seluruh team tetap terlihat hormat di depannya. Rocky belum menyadari arti keberadaan Rubby di sana. Dia masih mengira jika Rubby hanya sekedar menemani Wu Jin Ming saja.


****


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2