
Mendengar kata-kata Lisa, telinga Wu Jin Ming sedikit panas namun dia berusaha untuk menahan diri mengingat Rubby masih dalam keadaan tertidur. Ham juga belum kembali dari pertarungannya.
"Aku hanyalah siluman kecil yang mengembara di dunia manusia. Mana mungkin aku mempunyai budak. Dia adalah rekan sesama penjaga sebuah wilayah saja." Mencoba bersikap rendah hati, Wu Jin Ming tidak ingin menampakkan kekuatannya di hadapan Lisa.
"Baguslah! Aku semakin bernapsu untuk menindasmu!" Jari-jari Lisa mengeluarkan kuku-kuku tajamnya.
Sorot matanya yang tajam memandang liar ke arah Wu Jin Ming. Tidak bisa di pungkiri jika pesona ketampanan Wu Jin Ming memanglah sangat mumpuni. Sebenarnya Lisa merasa sayang untuk melukai bahkan membunuh Wu Jin Ming.
"Lakukan saja sesuka hatimu!" Melihat Rubby yang masih terlelap dia segera memindahkan tubuhnya ke ruang dimensi miliknya. Wu Jin Ming takut jika Rubby terluka jika membawanya bertarung dengan Lisa.
"Hoho! Kamu buang ke mana kekasihmu? Apa kamu ingin lebih leluasa berdua denganku?" Lisa berjalan mendekat dengan gaya yang sensual seakan ingin menggoda Wu Jin Ming.
"Benar! Aku tidak ingin Rubby melihatmu mati di tanganku. Sebagai mantan sahabat tentu dia tidak akan tega melihatmu meregang nyawa!"
"Percaya diri sekali kamu? Buang bualanmu itu! Hiyaaahh!"
Dengan cepat Lisa melompat dan mengayunkan tangannya di depan Wu Jin Ming. Kuku-kuku beracunnya hampir saja mengenai wajah Wu Jin Ming. Jika sampai mengenainya, sudah dipastikan jika ketampanan Wu Jin Ming akan luntur seketika karena akan segera terbakar oleh racun yang menyerupai air keras itu.
Bukan hanya di wajah saja, racun Lisa dengan cepat akan menyebar ke seluruh bagian tubuh lawannya. Beberapa kali Lisa melakukan penyerangan jarak dekat dengan pukulan dengan kuku-kuku beracun yang tetap terpasang. Lisa terus mencari kesempatan saat Wu Jin Ming lengah.
Merasa kuku-kuku itu cukup mengancam, Wu Jin Ming segera melapisi tubuhnya dengan energi api suci. Racun Lisa akan terikat dalam api itu kemudian menguap sebelum menyentuh kulit Wu Jin Ming. Tidak ingin bertarung dengan tangan kosong, Wu Jin Ming membuat pedang dengan energi untuk melawan Lisa.
Meskipun tidak mahir dalam bermain pedang, mau tidak mau Lisa pun juga harus mengeluarkan pedang yang sama untuk mengimbangi serangan Wu Jin Ming. Jika tidak mampu menahan serangan Wu Jin Ming, Lisa pasti sudah tertusuk oleh pedang Wu Jin Ming. Dia tidak menyangka Wu Jin Ming sangat mahir bermain pedang.
Merasa kondisinya semakin terpojok dan tidak mampu melawan jurus pedang itu, Lisa berjalan sedikit mundur ke tepi untuk menyusun rencana yang lain. Kali ini dia ingin mengerahkan kekuatan spiritualnya pada tangannya dan melakukan serangan jarak jauh.
Luncuran bola energi milik Lisa menyongsong Wu Jin Ming. Bukannya menghindar, Wu Jin Ming malah tetap berdiri dengan tenang menanti serangan itu mendekat. Dalam jarah yang sudah di perkirakan olehnya, dengan cepat Wu Jin Ming mengayunkan pedangnya dan menangkis energi itu hingga terlempar jauh lalu menimbulkan suara ledakan yang dahsyat.
__ADS_1
"Hebat juga kamu! Andai aku belum menjadi istri Raja Kegelapan, mungkin aku akan mengejarmu. Aku sungguh tertarik padamu." Lisa kembali menggoda Wu Jin Ming dengan mengambil simpatinya.
"Tapi aku tidak tertarik padamu! Haappp!" Giliran Wu Jin Ming yang mengeluarkan energi untuk menyerang Lisa.
Lisa lupa jika gravitasi di bukit San sangat kuat dan tidak memungkinkan bagi siapapun yang ada di sana untuk terbang. Kalau pun bisa terbang itu akan sangat menguras energi spiritual yang ada di tubuh mereka. Setelah sesaat melompat terbang ke atas untuk menghindari serangan Wu Jin Ming, tubuhnya sedikit melemah dengan nafas yang terengah-engah.
Malam ini Lisa datang terlambat ke bukit San sehingga dia hanya mendapatkan energi yang mengalir dari empat simbol neraca penguji yang terlepas dari orang terpilih yang mati.
Tidak ingin membuang-buang kesempatan, Wu Jin Ming kembali memberikan serangan bertubi-tubi pada Lisa sebelum kekuatannya kembali pulih.
Tubuh Lisa terhuyung ke belakang ketika terkena sebuah serangan Wu Jin Ming yang mengenai tepat di dadanya. Darah segar keluar dari mulut Lisa dan dia muntahkannya. Emosi Lisa yang memuncak membuat tubuhnya berubah seketika. Sosok cantik dalam dirinya hilang dan berganti menjadi seorang putri yang berwajah sedingin es.
Kekuatannya meningkat beberapa tingkat dari sebelumnya. Saat ini Lisa memakai wujud permaisuri Raja Kegelapan.
Untuk mengimbangi kekuatan Lisa, Wu Jin Ming merubah dirinya menjadi siluman harimau berambut putih. Aura energinya pun keluar. Dia tidak bisa lagi menyembunyikannya dalam wujud sebagai seorang siluman.
"Terimakasih wanita kejam! Terima ini!"
Lontaran energi keemasan meluncur ke arah Lisa. Energi yang digunakan Wu Jin Ming merupakan energi teratai emas yang baru saja dia dapatkan.
Lisa tidak tinggal diam. Dia juga mengeluarkan energi yang sama dan melepaskannya ke udara untuk menyambut luncuran serangan Wu Jin Ming.
Ledakan besar pun terjadi ketika dua energi itu bertemu. Hal itu memancing pemburu kekuatan lain untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Saat menggunakan kekuatan seribu bulan teratai emas membutuhkan konsentrasi dan pengendalian yang tepat.
Bagi pemula, butuh waktu untuk mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengeluarkan energi seribu bulan.
Merasa risih menjadi tontonan semua orang yang berada di sana, Wu Jin Ming ingin bergerak cepat dan segera menyelesaikan pertarungan ini.
__ADS_1
Wu Jin Ming dan Lisa kembali bertarung sengit. Ledakan energi terus terdengar di mana-mana. Pukulan mereka yang meleset tanpa sengaja mengena pada pemburu kekuatan lain yang juga sedang bertarung. Alhasil itu membuat tubuh mereka terbakar dan menjadi gosong seketika.
"Kak Tiger! Aku tidak menyangka jika kamu seorang petarung yang hebat." pujian Lisa bukan tanpa maksud. Dia ingin Wu Jin Ming menjadi lengah dan dengan mudah dia taklukkan.
"Oh, iya! Apa kamu takut?" Wu Jin Ming terus mengalirkan energi ke tangannya dan memberikan serangan yang terus-menerus pada Lisa.
Lagi-lagi Lisa merasa kewalahan dengan serangan Wu Jin Ming. Dalam wujud seperti itu pun dia merasa jika kekuatannya masih kalah jauh dari Wu Jin Ming. Merasa gusar dan tidak ingin kalah, Lisa kembali menyerang Wu Jin Ming dengan membabi buta. Dia tidak peduli serangannya akan mengenai orang lain yang tidak bersalah padanya.
Melihat serangan gila dari Lisa, Wu Jin Ming segera membuat dinding pembatas di depannya. Kali ini dia menggunakan tameng api suci putih. Dengan tameng itu energi Lisa yang mengenainya akan membeku.
"Sial! Kekuatan macam apa itu! Jika aku terus-terusan berada di sini, bisa saja aku akan mati. Mana Raja Kegelapan sedang pergi dan belum juga nembali," umpat Lisa.
Kekuatan Lisa sudah menipis namun Wu Jin Ming belum juga menunjukkan tanda-tanda jika dia kekuatannya berkurang. Dia tidak menyangka jika Wu Jin adalah lawan yang tidak bisa di anggap remeh. Untuk yang keduanya kalinya dia harus mengakui kekalahannya.
Jalan satu-satunya yang Lisa punya hanyalah mencari celah untuk kabur.
Rubby yang telah terbangun segera keluar dari dimensi milik Wu Jin Ming. Dia tidak ingin berada di dalam dimensi itu sendirian walaupun dia tahu jika di luar sangat berbahaya. Melihat Lisa berada di sana dan bertarung bersama Wu Jin Ming, dada Rubby bergejolak menahan emosi. Dia kembali teringat akan rumahnya yang telah terbakar akibat ulah Lisa.
Saat ini keadaan Lisa mulai melemah, Rubby bisa melihat itu. Meski Lisa telah menyakitinya kali ini Rubbh tidak ingin membunuhnya. Sesaat Rubby memejamkan mata dan membaca mantra. Sebuah sangkar perenungan kini sudah berada di tangannya.
Sangkar perenungan itu dia lempar dan mendarat tepat di hadapan Lisa hingga membuatnya tersentak. Belum juga hilang keterkejutannya Rubby menyerangnya dari belakang. Energi pengunci jiwa menghantam punggung Lisa membuatnya jatuh tersungkur ke depan.
"Brengsek! Siapa kamu? Rub... Rubby...!" hampir saja Lisa tidak mengenali Rubby dengan penampilannya saat ini.
****
Bersambung...
__ADS_1