
Hari Kepulangan Kiki Dari Rumah Sakit
Hari ini Anaku sudah boleh pulang, setelah 3hari di rawat. karena cuman demam biasa, jadi tidak lama di rawat di rumah sakitnya.
Aku hanya satu hari tidak masuk kerja saat hari pertama anaku masuk rumah sakit.Saat hari ke dua Aku sudah masuk kerja begitu juga hari ke tiga ini. Hari ini Aku izin pulang cepat karena mau jemput Anaku dan Ibu dari rumah sakit.
"Ton,, Aku pulang dulu yah, "kataku pada Anton yang sedang duduk depan komputernya.
"Iyaa,,, Anakmu emangnya udah sembuh,?"tanya Anton.
"Udah, kata Dokter hari ini udah boleh pulang, "jawabku. Lalu berjalan keluar dari ruangan.
Aku menjalankan mobilku menuju ke rumah sakit dengan lumayan cepat, karena tadi Ibu sudah menelfonku, bahwa mereka sudah siap untuk pulang.
Sampainya di kamar rawat Anaku, Aku langsung masuk dan Aku sudah melihat Anaku yang sudah siap untuk pulang, karena tanganya sudah terlepas dari infusnya.
Saat Aku masuk dan mendekat ke Anaku, dari arah kamar mandi keluar Nana yang dari dalam kamar mandi.
"Eh,, ada Nana juga, udah dari tadi,? "tanyaku. lalu Aku duduk dekat anaku.
"Baru Mas, paling baru 30 menit, "Aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum.
"Udah siap Sayang.Ayo kita pulang, "ajaku pada anaku.
"Udah Yah,, gendongg,,, "jawab anaku sambil mengacungkan tanganya ke arahku. Aku langsung menggendongnya.
"Biar Ibu aja yang bawa tasnya Na, "kata Ibu yang melihat Nana membawa tas ransel baju kotor anaku.
"Ngga papa Bu,biar Nana aja yang bawa, "jawab Nana sambil berjalan mengikutiku.
"Na,, Kamu dah ngomong Anton mau ke sini kan jenguk Kiki,? "tanyaku. sambil kita berjalan menuju parkiran.
"Udah,, malah Mas Anton yang nyuruh untuk nemenin Kiki pulang dari rumah sakit, "jawabnya Nana.
"Nana ikut ke rumah kan,? "tanya Ibu.
__ADS_1
"Iya Bu Nana ikut ke rumah Kiki, nanti Mas Anton yang jemput Nana habis pulang kantor, "jawab Nana.
"Yeee,,, tante mau ke rumah Kiki,, "Kata anaku sangat senang saat mendengar Nana mau ikut ke rumah.
Kita sudah di dalam mobil, Kiki sangat manja pada Nana, sampai minta di pangku saat di dalam mobilnya, dan minta duduknya juga di depan di sampingku.
"Yah,, coba tante baik jadi Mamah Kiki, pasti kiki sangat senang, "Tiba tiba anaku berkata begitu membuatku tak enak dengan Nana.
"Sayang,,, tante kan Istri om Anton jadi Kiki ngga boleh ngomng begitu yah, "kataku sambil melihat ke arah Nana sekilas dan Nana hanya diam saja, membuat ku tak enak.
"Maaf ya Na,, Kiki ngomongnya sembarangan, "kataku.
"Ngga papa Mas, namanya juga anak kecil, "jawab Nana.
"Makanya Al,, cari Mamah dong buat Kiki, jadi Kiki ngga merasa kesepian dan sedih karena merasa ngga punya Mamah, "kata Ibuku dari bangku belakang.
"Apa Sih Bu, cari Istri itu ngga gampang, nanti kalau udah ada jodoh juga Al nikah, "jawabku.
.
.
.
Hari ini Aku datang ke rumah sakit untuk mengantar Kiki pulang dari rumah sakit. tadi suamiku menelfonku dan yang menyuruhku untuk ke rumah sakit.
Saat ini Aku sedang di mobil sambil memangku Kiki.karena Kiki tadi saat masuk mobil memintaku untuk duduk di bangku depan dan minta pangku oleh ku.
Tiba tiba Kiki berkata kalau Kiki ingin Aku menjadi Mamahnya. Aku langsung kaget saat Kiki bicara begitu ke pada Mas Ali langsung. Aku hanya diam sesaat dan Mas Ali pun meminta maaf padaku atas perkataan Kiki yang memintaku untuk jadi Mamahnya.
Sekarang mobil sudah berhenti di depan rumah yang tak begitu besar juga tak begitu kicil, kita semua turun dari mobil. Dan lagi lagi Kiki tak mau turun dari gendonganku. Lalu Aku nggendongnya sampai dalam rumah.
"Sayang ayo turun,, tantenya cape loh, Kiki kan berat, "kata Mas Ali saat kita sudah di dalam rumah.
"Kiki pengin sama tante aja,,,, "sambil merengek.
__ADS_1
"Na,,Kiki bawa ke kamarnya aja, kamu pasti cape kalau gendong terus kaya gitu, "kata Ibu Mas Ali.
"Iya Bu,, "jawabku. lalu Aku dan Kiki langsung masuk kamar setelah Ibu memberi taukan arah kamar Kiki.
Lalu Ku buka pintu kamar Kiki, dan di dalamnya sangat nyaman dan banyak gambar gambar kartun yang menempel di dinding.
Aku mendudukan Kiki di Atas kasur,tapi Kiki memintaku untuk tiduran bersamanya dan meminta di peluk. Sepertinya Kiki mengantuk dan ahirnya Aku pun mengikuti ke inginan Kiki.
Aku memeluknya dan mengusap punggungnua, tak terasa Aku pun ikut tertidur. Aku terbangun dengan terkaget karena Mas Ali yang membangunkanku sambil mengusap lenganku.
"Maaf Na, bukanya Aku mau kurang ajar, karena kamu di panggilin ngga bangun bangun, "kata Mas Ali.
"Iya Mas,,ngga papa,,, "jawabku sambil merapikan ikatan rambutku.
"Kiki sudah tidur, di tnggal aja yuk, takutnya nanti Anton jemput kamu, kamunya malah asik tidur lagi, "kata Mas Ali. sambil tersenyum.
Aku pun mengangguk dan berjalan ke arah pintu. Mas Ali juga ikut ke luar dari kamar Kiki bersamaku.
"Ibu di mana Mas,? "tanyaku.
"Ibu sedang masak di dapur, "jawab Mas Ali, dan Aku pun langsung menuju dapur.
"Ibu sedang masak apa,? "tanyaku yang mendekat ke Ibu.
"Eh,, Nana, Ibu sedang masak sup ayam sama orek tempe. Nanti Nana sama suaminya makan di sini yah,, "kata Ibu.
"Ngga usah Bu, nanti ngerepotin lagi, "jawabku.
"Ngga repot kok, malah Ibu seneng kalau Nana bisa makan di sini sama suaminya, "jawab Ibu. Ibu Mas Agung itu orangnya sangat lembut dan baik banget. jadi ngga bisa nolak ajakanya untuk makan di sini.
"Nana bantuin ya Bu, "kataku.
"Ngga usah Na, nanti kamu jadi kotor lagi, "kata Ibu.
Tapi Aku tetap membantu Ibu karena ini adalah kerjaan ku tiap hari, memasak untuku dan suami tercinta. Aku dan Ibu memasak sambil mengobrol,kita saling menceritakan tentang masalalu kita yang lucu lucu, membuat kita berdua sesekali tertawa karena mendengar cerita dari diri kita masing masing, sampai tak terasa masakan kita suadh matang semua.
__ADS_1
Jamgan lupa untuk Like komen dan votenya ya kak, biar aku semangat nulis. trimakasih..