
Bintang membuka pintu rumahnya, dan sambil menggandeng tangan Intan lalu mereka masuk.
"Bu,,, Yahh,,,, ini Intan sama Sifa datang,, "teriak Bintang.
"Mas,, ngga usah teriak, takut ganggu,, "kata Intan, sedang Bintang hanya tersenyum.
"Wah cucu kakek datang,, sinih sayang sama kakek yah,, "Ayah yang keluar dari kamar langsung mengambil sifa dari gendongan Intan.
"Ibu mana Yah,,? "tanya Bintang.
"Ibu lagi belanja bareng kaka iparmu,, Ayah mau ajak main Sifa dulu yah,, "Intan. mengangguk dan tersenyum.
Lalu Bintang menyuruh Intan untuk duduk, sedang Bintang masuk kamar untuk ganti baju.Saat Intan duduk di sofa di ruang tengah sendirian Ibu dan kaka ipar pun datang.
"Eh Bu ada tamu rupanya,, "kata kaka Ipar,intan.langsung bangun dari duduknya dan mendekati mereka berdua.
"Bu,,, gimana kabarnya,, "
"Baik,,, "Intan menyalami Ibu.
"Kak,, gimana kabarnya,,? "
"Maaf susah lagi bawa barang, permisi,, "kaka Ipar tidak mau di salamin dan langsung masuk ke dapur.
"Biar Intan bantu bawa ya Bu,, "sambil mengambil kantong plastik di tangan Ibu.
"Sifanya mana,,? "
"Sama Ayah di bawa ke kamar Bu,, "
__ADS_1
"Ibu mau lihat Sifa dulu, kamu bantu kaka mu di dapur sanah,, "
"Iya Bu,, "lalu Intan masuk ke dapur dan Ibu masuk ke kamar.
Intan lalu masuk ke dapur dan membantu kaka Iparnya menata barang belanjaan, karena Intan sudah pernah tinggal lama di rumah Mertua jadi tau di mana letak barang barang belanjaan di letakan.
"Ngapain lagi kamu pulang ke sini, bukanya kamu ngga mau tinggal di sini lagi,, karena lebih memilih hidup bebas dan cari laki laki. lain,, "kata kaka iparnya.
"Kak, Intan juga ngga punya keinginan seperti ini,pergi dari rumah. dan Intan juga ngga punya laki laki lain kok,, "
"Apa kamu ke singgung dengan omonganku, kita tuh di sini sama sama menantu, jadi harus kerja bagi tugas, kamu jangan enaknya aja, "Intan hanya diam saja.
"Dan aku pernah bilang juga ke kamu kan, kalau Bintang itu tidak akan berubah, tukang selingkuh sampai kapanpun ya tukang selingkuh,, bukanya kamu sudah enak hidup tanpa Bintang, kenapa sekarang kamu malah balikan lagi sama Bintang,, dasar be**go kamu dari dulu, bisanya di bod**ohi aja,, "
"Maaf Kak, tapi Intan percaya pada Mas Bintang, kalau dia bisa berubah, Sifa butuh seorang Ayah dan Intan yakin kalau Mas Bintang bisa jadi Ayah yang baik untuk sifa,, "
"Ya terserah kamu lah,, ada apa apanya juga kamu yang nanggung ini, "
Ya mungkin kaka iparnya itu tidak suka sama Bintang, karena Bintang memang pernah selingkuh, padahal sudah menikah dengan Intan, tapi omongan kakanya pada Intan tadi bisa jadi kompor, untung aja Intan percaya pada Bintang yang mau berubah.
Setelah membereskan belanjaan, Intan dan Kaka iparnya memasak untuk makan malam, tapi saat belum selesai memasak Sifa pun menangis dan sepertinya pengin nen.
"Tuh sanah urus anakmu dulu, emang dari dulu kamu tuh ngga ada waktu buat bantu bantu Aku,, "kata kaka ipar.
"Maaf ya Kak,, intan juga sebenaernya mau bantu, tapi karena Sifa mau nen jadi,,, "
"Udah udahh,, sanah pergi aja,, "kata kakanya yang memotong perkataan Intan yang belum selesai.
Intan lalu keluar dari dapur dan menuju Sifa yang sedang menangis.
__ADS_1
"Ini Sifanya,, sepertinya mau nen,, sanah nenin dulu,biar ngga nangis,, "kata Ibu.
"Iya Bu,, "jawab Intan.
Lalu Bintang menyuruh Intan memberi nen di kamar.Intan masuk ke kamar yang dulu di tempatinya, masih sama letak semu barangnya, tidak ada yang di ubah, lalu Intan dengan pelan menidurkan Sifa di kasur, dan Intan juga, lalu Intan memberinya Nen dan Intan memunggungi Bintang yang ikut duduk di kasur.
Lalu dengan pelan Bintang ikut tiduran di belakang Intan sambil tanganya jadi penyangga kepalanya.
"Kamu mau tidur sini atau pulang Tan,, ?"tanya Bintang sambil tanganya mengusap rabut Intan.
"Terserah Mas saja, Intan ngikut,, "jawab Intan tanpa melihat ke bintang.
"Kalau kita tidur di sini ngga papa kan, soalnya ngga enak malam malam kita gangguin Ayu dan suaminya kalau Aku anterin kamu ke sana,, "
"Iya Intan ngga papa tidur di sini juga, "
"Makasih yah,, "lalu mencium rambut Intan.
Sifa pun tidur, lalu Intan akan bagun dari kasur, Intan akan membantu kaka iparnya untuk memasak.
"Mau ke mana,,? "tanya Bintang.
"Mau bantu kaka masak Mas,, "
"Sini aja,, sebentar,, "sambil memeluk Intan.
Lalu Bintang membalik badan Intan agar berhadapan.
"Tolong percaya padaku, Aku benar benar serius untuk berubah, Aku sudah berjanji tidak akan pernah menyakiti kamu dan Sifa, jadi kamu juga harus selalu percaya padaku yah Tan,, "sambil wajah mereka berhadapan, Intan hanya mengangguk lemah.
__ADS_1
"Makasih,, "kata Bintang. lalu dengan pelan Bintang mendekatkan bibirnya pada bibir Intan, dan Intan langsung memejamkan matanya, Intan lalu membuka bibirnya agar terbuka, dan Bintang jadi bisa menciumnya tanpa kesulitan, rupanya ilmu dari Ayu Intan lakukan, tapi Intan masih belum bisa mengimbanginya,Bintang yang masih bekerja sendiri.
Janganlupa, like komen dan votenya, trimakasih...