
Sampai di parkiran Hotel,ketiganya turun dan langsung masuk,Ai masoh terlihat kesal,Vino yang takut dan ngga enak nanti Ai tambah marah,hanya diam saja.
Dan sampailah mereka di kamar,Vino lalu masuk kamar untuk bersih bersih,sedang Ai langsung tidur tanpa ganti baju dan bersih bersih.
Vino keluar dari kamar mandi hanya geleng geleng kepala.Vino tidak mau mengganggu Ai tidur,ahirnya Vino tiduran di sofa sambil melihat hp,Vino lalu mencari tau bagai mana merayu istri agar tidak marah lagi.
Sampai ahirnya Vino pun tertidur dan hp Vino masih menyala terjatuh di dadanya.
Ai membuka matanya,dan melihat sebelahnya kosong Ai langsung bangun.mata Ai melihat Vino yang tidur di sofa.
"Kenapa sih harus tidur di sofa,kasur aja lebar gini,,"Ai lalu melihat hp Vino yang ada di dadanya.
Dan hp Vino berbunyi,Ai lalu mendekati Vino.lalu membangunkanya,tapi Vino ngga mau bangun,Ai melihat pesan masuk di hp Vino.
Ai yang penasaran lalu mengambilnya,dan melihat siapa yang mengirim pesan.
"Vin,,Aku kira kita sudah dekat cukup lama,dan kamu juga tau kalau Aku dari dulu suka padamu,dan Aku selalu menunggumu untuk menerima cintaku,tapi saat tadi kamu bilang kalau sudah menikah,sungguh rasanya hatiku sangat hancur Vin,,"isi pesannya.
"Sepertinya ini pesan dari salah satu wanita yang tadi deh,,"Kata Ai bicara pelan.
"Mas,,,Mass,,,bangun,Masss,,"Ai terus membangunkan Vino agar bangun.
__ADS_1
"Eemmmm,,,iya Yangg,,"jawab Vino sambil mengusap wajahnya dan langsung duduk.
"Ngapain sih tidur di sofa,ayo pindah ke kasur,ini hp Mas,"Ai memberikan hpnya pada Vino,dan pesan yang tadi masuk sudah di hapus duluan oleh Ai.
Vino tanpa berkata langsung berjalan ke kasur,dan langsung menjatuhkan badanya.
Sedang Ai masuk ke kamar mandi,dan ganti baju karena tadi belum ganti.Ai sengaja pakai daster pendek, tanpa lengan dan ngga pakai pembungkus nen.Ai mau lihat Vino tergoda apa ngga.
Ai lalu keluar dari kamar mandi ,lalu sebelum naik ke kasur Ai minum dulu karena haus.Vino yang sudah tiduran di kasur melihat ke arah Ai dengan matanya tak berkedip.
Ai lalu naik kekasur dan langsung merebahkan badanya di kasur,Vino melihat Ai langsung teran*gsang,dan miliknya berkedut lalu bangun.
"Sayang,,,kamu masih marah,,"sambil badan Vino mendekati badan Ai.Ai diem aja.
Vino lalu memeluk Ai dari belakang,dan menciumi rambutnya.tangan Vino lalu mengusap pa*ha Ai dan terus naik ke atas.
"Sayanggg,,,"sambil mencium leher Ai bagian belakang.
"Mas pengin,,,"berbisik di telinga Ai lalu menciuminya,sebenarnya Ai juga pengin tapi karena masih kesal ,jadi Ai sedikit jual mahal.
Karena Ai dari tadi diam ,Vino menarik badan Ai agar terlentang.Ai memejamkan matanya,lalu Vino menciumi wajah Ai.
__ADS_1
"Yanggg,,,"tangan Vino sudah ada di dada Ai dan meremas remasnya .
Vino terus saja menciumi wajah Ai dan tanganya juga terus mer*emasi dada Ai di luar baju.
Ai lalu membuka matanya,karena Ai juga sudah ngga tahan dengan sentuhan tangan dan ciuman Vino.
"Mas tuh dah nikah sekarang,jadi jangan utamakan teman,tapi utamakan istri dulu,istri kelaparan malah Mas asik asikan ngobrol sama temen,seneng yah ngobrol sama cewe cewe cantik,karena istrinya jelek jadi di lupain"
"Ngga Yang,,kamu sangat cantik,tadi Mas tuh ngga lupa ,cuman karena tadi ngantri dan nunggu lama jadi Mas cape dan ingin duduk,dan Mas mau cari duduk,ternyata ada teman teman Mas,jadi Mas gabung sama mereka,"sambil tangan Vino mengusap pipi Ai.
"Iya Mas yang salah,karena tadi jadi keasikan ngobrol,dan lupa soal beli makanan,Mas janji ngga bakalan ngelakuin kaya gitu lagi,maafin Mas Yah,jangan marah lagi,Mas ngga mau kamu diemin lagi,,"Ai ahirnya mengangguk.
"Tapi harus tepati janji Mas yah,kalau sampai Mas lupa,Ai ngga mau tidur bareng sama Mas,"
"Iya,,Mas janji,dan mau menerima hukumanya kalau Mas ngelakinya lagi,"keduanya tersenyum dan Vino mencium kening Ai.
"Yang,,Mas Mau,,boleh...?"
"Boleh,,tapi Ai dulu yang kerja,,"Vino langsung mengangguk semangat.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1