Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Menceritakanya


__ADS_3

Ai mengangguk saat wanita itu bertanya apa Ai tau kalau dirinya hamil.


"Ngga usah merasa ngga enak gitu,Aku ngga akan bertanya apa apa kok,kalau kamu ngga mau cerita,,"


"Sekarang kamu istirahat lah,besok kita lanjut ngobrol lagi,"Ai juga ikut tiduran di kasur.


Lalu keduanya memejamkan matanya untuk tidur.hp Ai berbunyi tanda pesan masuk,Ai yang sudah memejamkan matanya lalu melihat ke hpnya,ternyata pesan dari Vino.


"Kangenn,,,Mas ngga bisa tidur,"Ai membacanya sambil tersenyum.


"Ini sudah malam,tidurlah,,kan besok kita ketemu lagi,,udah tidur yah,,"


Setelah itu hp pun tidak bunyi lagi,Ai lanjut tidur,sedang Vino di kamarnya merasa gelisah karena rasanya ingin di peluk dan memeluk Ai.sekitar jam 12 Vino baru tidur.


Sekitar jam 6 pagi,Ai terbangun karena mendengar orang muntah muntah ,lalu Ai melihat ke sebelah ternyata kosong.


Ai masih mendengar orang muntah,dan Ai pun menuju kamar mandi dan membuka pintunya yang tidak di kunci,ternyata wanita yang di tolongnya semalam yang sedang muntah muntah,Ai mendekatinya dan membantu memijit lehernya.


"Jangan,,ngga usah,,Aku ngga mau merepotkanmu,ini Aku sedang muntah,pasti jorok,,"sambil menyingkirkan tangan Ai yang ada di lehernya.


"Ngga papa,Aku ngga merasa di repotkan kok,udah lanjut muntahin aja yah,,"ahirnya wanita itu pun lanjut muntah.


Setelah selesai muntah,Ai mengajaknya ke kamar,dan menyuruhnya duduk.Ai menelfon pihak Hotel memesan teh manis hangat dan roti,karena Ai ingat saat kakanya Ayu hamil muda suka muntah seperti itu.


"Trimakasih yah,kamu mau membantuku,"

__ADS_1


"Iya,,kita sesama mahluk ciptaan Tuhan kan memang harus saling bantu,,"jawab Ai.


"Oh iya kita belum kenalan,,namaku Aisyah suka di pangil A'i,nama kamu siapa,,"sambil menyodorkan tanganya.


"Namaku Najwa,,"


"Sepertinya kita seumuran,,?Aku umur 21 kalau kamu,,?"


"Aku umur 21 pas,,"


"Masih kuliah,,"Najwa menggeleng.


"Aku hanya lulus SMA dan Aku langsung kerja,"Ai pun mengangguk.


"Oh gitu,,kerja di mana,,?"


Saat masih mengobrol Teh manis hangat juga roti pun datang,lalu keduanya lanjut mengobrol.


"Ai,,yang kemarin itu,mereka siapa aja,,?"Ai dan najwa sepakat memangginya nama aja .


"Eemmm,,yang menolongmu itu kakaku,namanya kak Dodo ,dan yang tinggi itu suamuku,dan yang sepasang itu teman suamiku namanya Robin dan istrinya fazela,"


"Kamu sudah menikah,,"Ai mengangguk.


"Aku baru menikah sekitar 2 bulanan.

__ADS_1


"Kamu penanti baru ,,"


"Ngga lah,kan udah dua bulan,,"Keduanya senyum.


"Ayo di makan rotinya,biar perutmu ada isi,"Najwa mengangguk.dan Najwa pun makan lagi.


"Trus kalau kamu datang ke sini mau ngapain?"Najwa terdiam.


"Kalau kamu ngga mau cerita ngga papa,tapi kalau kamu butuh teman curhat dan pendengar Aku mau kok,"Najwa terdiam.


"Trimakasih,tapi cerita hidupku tidak ada yang bagus atau pun bahagia,ini kayanya karma untuk ku yang selaku tidak mendengar nasehat orang tua,,"


"Maksudnya karma,,"


"Orang tuaku selaku bilang kalau Aku harus jaga diri dan jangan sembarangan berteman dengan laki laki,karena orang tuaku takut Aku salah pergaulan,tapi Aku tidak mendengar perkataan orang tua ku,Aku berteman dengan banyak laki laki,sampai ahirnya Aku membunyai kekasih,dan karena kita teman satu kerja kita jadi sering pergi bareng dan kemana mana selalu bareng,Ahirnya Aku Hamil,dan saat Aku bilang ke pacarku kalau Aku hamil dia malah kabur,dia keluar dari kerjaanya dan pulang kampung,"


"Jadi kamu di sini mencari pacarmu itu,,"Najwa mengangguk.


"Ketemu,,"Najwa mengangguk.


"Lalu gimana,,apa dia mau.bertanggung jawab,?"Najwa menggeleng.


"Loh kenapa,,"


"Pas Aku sampai rumahnya,ternyata dia baru saja menikah dengan kekasihnya yang di kampung,Aku hanya hiburanya dia saat merantau,,"tangis Najwa pun pecah dan Ai langsung memeluknya.

__ADS_1


"Sabar yah semoga Tuhan memberi jalan untuk masalah yang sedang kamu alami,,"


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...


__ADS_2