
"Maassss,,, uuuhhhh,,, "sambil ku remas rambutnya.
Mas Al masih saja memainkan lidahnya di hutanku. sampai ahirnya Aku menyemburkan air terjun yang cukup banyak.
"Aaaaahhhhhh,,, maasss,,,, "sampai Aku mengangkat pinggulku karena merasakan kenikmatan.
Tanpa rasa jijik, Mas Al menjilatinya sambai bersih hutanku dari air yang keluar dari dalam. Aku pun langsung merasakan lemas setelah mengeluarkan air kenikmatan.
"Mau tidur apa lanjut Bun,, "sambil mengusap pahaku, Aku langsung membuka mataku karena merasa geli .Aku pun tersenyum malu.
"Lanjut ya Bun,, Tom udah ngga tahan nih,, "sambil berdiri dan membuka baju dan celananya,langsung terlihat lah Tom yang sudah berdiri tegak. Aku melihatnya dengan mataku yang melebar.
"Bun,, liatinya ngga usah segitunya kali,, kalau mau pengang boleh kok, Tom kan dah jinak,, "Aku langsung melempar bantal ke arah Mas Al, sedang Mas Al tertawa dengan puasnya.
Aku langsung cemberut melihat Mas Al yang menertawakanku.
"Jangan cemberut begitu,,, Mas jadi makin bernafsu melihat bibirnya Bunda,, "Aku langsung bangun dan memukuli dada Mas Al.
Tapi bukan Mas Al kalau tidak punya ide untuk membuatku tersenyum. di pegangnya tanganku lalu Mas Al mencium bibirku dengan sangat pelan.Aku pun menikmati kecapan bibir Mas Al di bibirku.
Posisi kita saat ini Aku di pangkuan Mas Al, dengan badan kita yang polos tanpa busana membuat kulit kita bersentuhan langsung yang menimbulkan rasa hangat.
Kita masih saling ******* bibir, setelah pasokan nafas makin menipis, Aku melepaskan ciuman Mas Al.
"Masukan sekarang ya Bun,, Tom sudah ngga tahan,, "Aku pun mengangguk.
Aku mengangkat badanku dan Mas Al memegang Tom yang akan di arahkan ke hutanku. saat posisi sudah pas Aku pun menurunkan badanku pelan pelan. dan setelah masuk semua dengan menahan rasa sakit, Aku pun mendiamkanya sebentar, biar Aku beradaptasi dulu.
"Bun,, gerakin pinggulnya, "sambil Mas Al memegang pinggungnya.
Aku pun menurutinya, Aku menggerakanya sambil memaju mundurkan pinghulku.
"Oh Bun,,, enakk,,, terus Bunnn,,, "
__ADS_1
"Bun... kita ganti posisi yah,, coba bunda merangkak,, "Aku pun turun dari pangkuan Mas Al dan menuruti perintahnya untuk merangkak.
Setelah Aku merangkak, Mas Al dari arah belakang memasukan Tomnya, dan setelah masuk langsung menggerakanya.
Ini gilaa,, rasanya sungguh nikmat, sampai sampai kita seperti saling saut mengeluarkan suara aneh dari mulut kita.
"Bun,,, taaa,,han yah,Masss udah mau keluarrr,, "dan Mas Al langsung menggerakan Tom dengan sangat cepat,sampai gunung kembarku pun ikut bergerak.
"Bunnnn,,, Mas keluarrrr,,,,,, "dan Mas Al langsung ambruk di atas badanku. Aku pun langsung menjatuhkan badanku ke atas kasur.
Rasanya sungguh melelahkan, sampai mau bangun pun Aku rasanya tak sanggup. Mas Al bangun dari badanku. Mas Al langsung menuju kamar mandi, tapi sebelumnya Mas Al menyelimuti badanku dengan slimut. Aku pun langsung memejamkan mataku karena merasa lelah dan mengantuk.
.
.
.
Setelah membersihkan badanku, Aku keluar dari kamar mandi, dan di atas kasur Nana sudah tertidur dengan pulasnya,Aku melihat jam ternyata sudah jam 3 pagi,Lalu Aku pun naik ke kasur dan ikut tertidur.
Tookkk,,,, Tookkk,,,
"Ayahhhh,,,,Bundaaaaa,,, buka pintunya,, "Aku membuka mataku dan bangun. Saat Aku mau membukakan pintu Aku melihat ke arah Nana yang masih tidur dan belum bangun.
"Bunn,,, bangun, sudah pagi,"kataku.
"Bunda langsung masuk kamar mandi yah, Mas mau buka pintu dulu, Kiki dari tadi sudah ketok ketok pintu,, "saat Aku melihat Nana yang membuka matanya.
Dan Nana yang seperti kaget langsung bangun sambil melilitkan slimutnya di badanya dan berjalan menuju kamar mandi. Aku sedikit tersenyum melihat Nana yang sepertinya sedikit panik.
"Ada apa Sayang,,, "kataku saat ku buka pintu.
"Ayah,,, ini udah siang, kenapa Ayah sama Bunda ngga bangun bangun suh,? "
__ADS_1
"Iya,,, Maaf. Ya udah sekarang ayo Kiki Ayah temenin mandinya yah, "sambil ku gendong Kiki menuju kamarnya.
"Bunda mana Yah,,,? "
"Bunda sedang mandi, "jawabku. Dan Aku pun membantu anaku untuk mandi juga memakaikan baju seragam sekolahnya juga.
Setelah selesai Aku mengajaknya keluar dari kamar, Rupanya Nana sudah ada di dalur sedang membuat sarapan.
"Mas,, mandi gih, Keburu siang, "katanya.Aku pun mengangguk dan masuk ke kamar. Sedang kiki bersama Nana di dapur.
Selesai mandi Aku memakai baju yang sudah di siapkan oleh Nana, setelah rapi Aku menuju dapur untuk sarapan.
"Mas,, ini Bunda dah siapin mi goreng dan teh manis hangat,"lalu Aku duduk bangku.
"Iya Bun, makasih, "kataku, lalu Aku meminum teh manis nya dulu.
Sedang anaku sudah mau habis makan mie gorengnya karena sudah makan duluan.
"Bunda kok ngga makan,,? "tanyaku.Karena dari tadu Nana sibuk mencuci piring dan membuat bekal untuk Kiki.
"Bunda nanti aja Yah,, habis nganter Kiki sekolah baru makan,, "jawabnya.
"Tapi bener loh yah harus makan, jangan sampai telat, nanti sakit lagi kalau telat makan, "kataku.
"Iya Yah,,, Nanti Bunda makan, "
Aku pun berangkat kerja duluan, dan Nana sama Anaku masih sedikit ada waktu,karena sekolahnya tidak begitu jauh.
Sekitar setengah jam Aku sampai di kantor,lalu Aku menuju ruanganku. sekarang Aku sampai meja kerjaku langsung mulai kerja, tidak saat kemaren ada Anton. Kita mengobrol dulu bentar dan sesekali becanda. Saat Aku sedang mengingat tentang Anton, tiba tiba hpku berbunyi tanda panggilan masuk.
📲Anton...
**Dikit asal Up ya kak,, asam lambung naik rasanya ngga karuan..
__ADS_1
Jangan lupa untuk like Komen dan votenya ya kak, trimakasih**...