Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ciuman


__ADS_3

Bintang dan Intan pelukan, dan Bintang juga mencium rambut Intan. Ini juga pertama kalinya Bintang mencium rambutnya Intan.


Lalu Bintang mengendorkan pelukanya, dan Intan mendongakan wajahnya, mereka pun saling tatap, Bintang dengan pelan mendekatkan bibirnya ke bibir Intan, Intan yang baru merasakan yang namanya ciuman hanya diam ,lalu Bintang yang melihat Intan diam dan tidak menghindari bibirnya mencoba untuk memasukan lidahnya ke dalam mulut Intan melalui tengah tengah bibir Intan.


Intan pun membuka bibirnya sedikit, dan Bintang langsung melu**mat bibir intan atas dan bawah secara bergantian. Intan masih tetap diam hanya Bintang yang bekerja, Intan mencengkram baju Bintang dengan kencangnya, dan memejam kan matanya.


Bintang laki laki normal dan dia sudah lama tak melakukanya, dengan intan melakukanya hanya sekali itu pun karena sebuah insiden, sedang Bintang sering melakukanya dulu bersama pacarnya , tapi sekarang sudah putus jadi Bintang tak pernah melakukanya lagi.


Intan sudah kehabisan nafas karena bintang sangat bersemangat melakukanya,untungnya Bintang menyadarinya, lalu Bintang menyudahi ciumanya itu.


"Maafff,,, "kata Bintang sambil mengusap bibir Intan yang basah dan bibirnya juga sedikit bengkak. Intan hanya mengangguk pelan.


Bintang memeluk intan lagi dan dengan sayang.


"Aku pulang yah, besok sore pulang kerja Aku akan datang lagi ke sini,, "Intan mengangguk sambil tersenyum.


Lalu Intan mengantar Bintang sampai pintu, Bintang tidak pamitan pada Abang dan Ayu karena sepertinya sudah pada tidur.


Bintang pun pergi membawa motornya untuk pulang, Intan mengunci pintu setelah itu kembali ke kamarnya.


Sampai kamar Intan meraba bibirnya yang terasa bengkak, dan sambil membayangkan tadi saat Bintang mencium bibirnya. Intan tersenyum tipis.lalu Intan naik ke kasur dan ikut tidur bersama Sifa.


Pagi pun datang, Intan membuat sarapan, sedang sifa sedang duduk di sofa bersama Ayu, Intan yang memintanya karena melihat Ayu yang terus mual saat ada di dapur membuatnya kasihan.


"Yu,, sinih Sifanya, itu sarapan sudah siap, ajak gih suamimu untuk sarapan, Aku akan ke kamar dulu mau kasih Sifa nen,, "


"Makasih ya Tan,, maaf jadi merepotkanmu,, "

__ADS_1


"Kamu tuh kaya sama siapa aja, Aku justru yang makasih karena sudah memberiku tumpangan untuk tinggal di sini, dan karena suamimu lah Aku dan Mas Bintang jadi baikan, jadi kamu ngga perlu berterimakasih yah,, "Ayu tersenyum.


Lalu Intan dan sifa masuk ke kamar, Ayu juga masuk ke kamarnya untuk mengajak Abang sarapan.


"Sudah siap Mas,, ?"saat Ayu masuk ke kamar.


"Tinggal pakai dasi, tolong pakaikan dong Yang, "


"Sinih,, "kata Ayu. lalu Ayu memasangkan dasi ke leher Abang, setelah siap Abang dan Ayu keluar dari kamar dan menuju meja makan.


Ayu menemani Abang sarapan, sedang Ayu sambil memakai penutup hidung, hanya meminum su**su kusus ibu hamil saja.


"Yang,, kamu harus makan yah, kasian anak kita nanti kelaparan di dalam perut,, "


"Iya ngga mungkin kelaparan lah Mas,, Ayu juga banyak ngemil kok, "


"Ya setidaknya makan nasi berapa suap gitu, biar ada tenaga,, Mas lihat kamu yang pucat gitu ngga tega,, "


"Ya terserah kamu lah, yang penting harus masuk malanan, dan obat dari Dokter harus di minum, jangan sampai ngga, ngertii,, "


"Iya Mas,, Ayu ngerti kok,Mas nanti kalau Mas pulang kerja Ayu beliin mangga muda yah,, Ayu lagi pengin sambal mangga muda,, "


"Itu kan asam sayang,, "


"Iya,, tapi Ayu pengin,, kayanya seger dan enak deh Mas kalau buat makan,, beliin yah,, "


"Ya nanti Mas belikan,, Mas udah selesai sarapanya, Mas berangkat kerja dulu yah,, "Ayu pun mengangguk dan mengantarkan Abang ke depan.

__ADS_1


Setelah Abang pergi Ayu menuju kamar Intan, dan ternyata Intan sedang memakaikan baju pada Sifa.


"Duh sayangnya ante dah cantik dan wangi nih,, "sambil menoel pipi Sifa Ayu berkata.


"Suamimu dah berangkat Yu,,? "


"Udah,, baru aja pergi,,"


Lalu Ayu dan Intan mengobrol, dan Intan bertanya banyak tentang gimana menghadapi suami yang sedang marah, atau yang lainya, Ayu pun memberi tau Intan hanya sepengetahuanya Ayu aja, karena Ayu dan Abang juga belum lama menikah.


Saat jam istirahat kerja rupanya Bintang meminta izin untuk pulang cepat, karena Bintang sangat merindukan Intan dan Sifa. sekarang Bintang sedang dalam perjalanan menuju rumah Abang. Bintang juga membeli banyak mainan buat Sifa juga buah untuk Ayu dan Intan.


Intan kaget saat Ayu bilang kalau Bintang datang, Intan yang sedang ada di dapur langsung ke luar menuju ruang tamu.


"Mas,, kok sudah datang, katanya nanti sore,, ?"tanya Intan pada Bintang, Bintang saat ini sedang duduk di lantai sambil memangku sifa, sambil membuka mainan untuk sifa. tadi saat Ayu buka pintu Ayu sambil menggendong Sifa, jadi Bintang langsung mengambil Sifa untuk di gendongnya.


"Aku udah kangen sama sifa, jadi Aku izin pulang cepat, dan langsung ke sini,, "Intan yang mendengar hanya diam, ternyata Bintang benar benar sayang sifa.


"Hemmm,, kangen Sifa apa Mamahnya nih, "kata Ayu meledek sambil senyum senyum.


"Apa sih Yu,, "kata Intan yang malu, sedang Bintang hanya tersenyum.


"Ya udah kalian mengobrol aja, Aku mau istirahat dulu di kamar,, "kata Ayu.


Lalu setelah Ayu masuk kamar, Intan ikut duduk di lantai.


"Kamu beli mainan buat sifa banyak amat sih Mas,, "

__ADS_1


"Ngga papa,, Aku kan ngga pernah beliin buat sifa,, sekarang Aku akan menebus semua rasa sakit yang telah Aku berikan padamu dan sifa dengan kebahagiaan,, Hatiku dan jiwaku merasa senang dan nyaman setelah menemukan kalian,, "Intan pun tersenyum dan mengangguk.


Jangan lupa, like komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2