Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Memilih Baju Pengantin


__ADS_3

Pagi hari di keluarga Ali cukup rame karena ada keluarga Anton, Bunda dan Mamih sedang memasak untuk sarapan, dan Ana juga membantu.


"Jeng,, hari ini gimana kalau kita cari baju pengantin buat Ana dan Vian,,? "kata Mamih pada Bunda.


"Boleh juga,, ayo nanti siang kita ke butik untuk memesan baju pernikahan mereka, biar cepat selesainya, karena kan waktunya cuman 2 minggu lagi,, "jawab Bunda.


"Ya udah sekarang kita harus cepat nih buat sarapanya, biar kita cepat ke butiknya,, "


dan Bunda pun mengiyakan.


Ana sedang mengantarkan minuman pada para laki laki, setelah itu kembali ke dapur lagi.


"Oh iya Dek, Bunda lupa bilang Ayah, tolong bilang ke Ayah,Ayah suruh telfon Abang sekarang yah Dek,, "


"Iya Bun,, "Ana kembali lagi ke ruangan depan.


"Ayah,, kata Bunda suruh telfon Abang sekarang,, "


"Oh iya,, iya ini Ayah mau telfon,, "Setelah itu Ana kembali ke dapur.


Masakan sudah selaesai tinggal di tata, dan itu bagian Ana menata di meja makan, setelah tertata semua, Ana juga yang memanggil para laki laki untuk sarapan.


"Ayah udah telfon Abang,,?'tanya Bunda saat sudah berkumpul di meja makan.


"Sudah Bun, dan Abang tadi sangat kaget mendengar Adek mau nikah,, "


"Tapi Abang ngga papa kan yah, ngga marah gitu,, "


"Ngga sih,, "jawab Ayah, setelah itu mereka semua sarapan bersama.

__ADS_1


"Yah,, Bunda sama Vina juga anak anak mau ke butik yah, mau cari baju pengantin buat mereka,karena kita cuman ada waktu dua minggu loh,, "


"Iya udah sanah kalian pada pergi,,biar nanti Ayah sama Anton mau membicarakan masalah undangan,, "


Selesai sarapan Bunda dan semuanya yang akan pergi lalu bersiap.setelah siap semuanya lalu pergi menuju butik.


Sampai di butik, Bunda dan Mamih yang paling heboh, sedang Vian dan Ana hanya menurut saja.


"Nanti kalau nyobain baju pengantin, jangan yang terbuka dadanya yah,, Kaka ngga suka,, "kata Vian pada Ana saat mereka sedang duduk di sofa berdua, sedang para ibu sedang sibuk memilih.


"Iyaa,, "jawab Ana.


Mamih dan Bunda memilih 3 baju, dan Ana di suruh mencobanya, lalu Ana di bantu satu mba yang kerja di butik untuk masuk ke ruang ganti mencoba baju baju yang sudah di pilih.


Satu persatu pun sudah di coba oleh Ana, tapi Vian di antara 3 baju yang sudah di pilih ngga ada yang merasa cocok ,karena menurut Vian bajunya ada yang bagian bagian terbukanya.


"Vian ngga suka, karena baju yang Mamih pilih itu semuanya melihatkan pundak juga di atas dadanya terlalu terbuka,, "jawab Vian, sedang Mamih dan Bunda saling tatap sambil geleng geleng kepala.


"Ya udah sekarang Vian yang pilih baju pengantinya yang menurut Vian cocok buat Ana,,"kata Bunda.


Lalu Vian mengangguk dan memilih baju pengantin yang tergantung dengan banyak pilihan. Lalu Vian mendapatkan pilihan yang sangat bagus.


Ana lalu mencobanya, dan ternyata dengan gaun pengantin lengan panjang dan bawahnya juga panjang, sangat pas di badan Ana.


"Bagus juga pilihan Vian,, Adek cantik banget,,"Ana hanya tersenyum, sedang Vian menatap Ana sampai tidak berkedip.


Selesai memilih gaun, merela berempat lalu pergi untuk memilih sofenir.


Sedang yang di kota, Abang dan Ayu sedang menikmati pertempuranya.

__ADS_1


"Sayang,, Mas lakukan sekarang yah,,? "


"Pelan ya Mas,, "


"Iya sayang,, Mas akan pelan,, "kata kata yang selaku Ayu katakan pada Abang saat Abang akan memasukan adik Tom pada inti tubuhnya.


Ayu menncengkram seprei saat Abang dengan pelan memasukan Adik Tomnya.


"Aaawww,,Masss,,, sakittt,,, "


"Iya sayang,, tahan bentar yah,, "kata Abang sambil terus mendorongnya.


Dengan pelan ahirnya Adik Tom masuk juga semuanya. Abang membiarkan Ayu tenang dulu setelah masuk semuanya.


Lalu Abang dengan pelan menggerakan pinggangnya naik turun.


"Oohh,, Masss,,, aaahhh,,, "


"Sayang,,, nikmat banget sih punyamu ini,, punya Mas kaya di jepit,,, ooohhh,,, "


Mereka berdua lalu berganti posisi, dan Ayu merasakan kenikmatan yang sangat, karena Adik Tom benar benar membuat Ayu puas dan merasa seperti melayang.


"Sayang,,, Mas ingin keluar,, tahan yah,, "Ayu hanya mengangguk, posisi Ayu sekarang ada yang di bawah. Dan Abang langsung menggerakan pinggulnya dengan cepat, Ayu sampai berteiak karena Abang sangat bersemangat.


"Aaahhhh,,,,,,"Ayu berteriak dengan kencangnya.


"Ooohhhhhh,,,,, "


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2