Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Dede Bayi Pengin Di Tengok


__ADS_3

Setelah aku mengantar Ibu bersama kiki sampai naik taxsi depan rumah sakit ,lalu Aku kembali ke kamar rawat Nana.dan Ibu juga mau pulang ke rumah dulu, mau ambil bajunya kiki.


"Bunda mau buah ngga, biar Mas kupasin,,? "Saat Aku duduk di bangku di dekat Nana.


"Ngga ah Mas,, Nana penginya di usap perutnya,, Soalnya tadi waktu ada Ibu,Nana di suapin buah terus ,jadi kenyang, "dengan tersenyum Aku lalu bangun dan duduk di ranjang.


"Maaf ya Mas,, Nana selalu ngerepotin Mas,, "kata Nana.


"Justru Mas yang minta maaf, karena Mas Bunda jadi sakit, Dan Bunda juga ngga pernah ngerepotin Mas,,"sambil Aku mengusapi perut Nana.


Saat ku usap perut Nana, rupanya dede bayinya bergerak.


"Bun dede bergerak yah,,? "


"Iya Mas,,, "lalu ku usap perut Nana yang keras akibat dede bayi yang bergerak.


.


.


.


NANA


Hari pun berlalu, hari ini Aku sudah di izinkan pulang, setelah 5 hari Aku di rawat di rumah sakit. Mas Al sama sekali tidak pernah meninggalkanku selalu menjagaku, kecuali kalau Mas Al mau beli makanan.


Pernah sekali Aku di tinggal pulang untuk mengambil baju dan beberapa barang yang di butuhkan. itu pun Mas Al tidak lama hanya 40 menit pulang pergi, kadang Aku merasa kasihan pada Mas Al yang sepertinya sudah sangat lelah karena mengurusku di rumah sakit.


"Bun,, Mas mau ke adminitrasi dulu yah, Bunda ngga usah turun dulu dari kasur, tunggu Mas datang kalau mau butuh sesuatu


,, "Kata Mas Al setelah membantuku ganti baju.Aku hanya menjawab Iya sambil mengangguk.


Setelah itu Mas Al pun keluar dari ruang rawat. karena merasa bosan Aku membuka hpku untuk membuka toko onlaine, Aku melihat lihat baju bayi perempuan, Aku selalu tersenyum saat melihat baju yang menurutku sangat lucu.

__ADS_1


Sampai Mas Al datang pun Aku tidak tau.


"Bunda sedang lihat apa sampai senyum senyum gitu,,? "Aku yang kaget langsung melihat ke Mas Al yang sudah di sampingku


"Ini Nana sedang lihat lihat baju buat anak cewe,,, "Sambil Aku lihatkan hpku. Tapi Mas Al langsung diam ngga tau kenapa.


"Kita pulang yuk,, Mas udah selesai,, "sambil membantuku turun dari kasur.


Mas Al menyuruhku duduk di kursi roda, dan Mas Al mendorng sambil membawa tas baju kotor. Kita pun sampai mobil setelah Itu kita pulang menuju rumah.


"Bunda pengin beli apa buat di rumah,,? "


"Ngga ah Mas,, Nana lagi ngga pengin apa apa,, "jawabku.


"Kalau pengin sesuatu bilang yah sama Mas,,"Aku mengangguk.


Sampai rumah Aku duduk di sofa ruang tv, sedang Mas Al membawa tas baju kotor menuju belakang.


"Nana pengin di sini dulu Mas,, masa di rumah sakit tiduran di rumah juga tiduran lagi, Nana pengin duduk sambil nonton tv dulu,, "


"Ya udah Mas temani Bunda di sini kalau gitu, "Lalu Mas Al merebahkan badanya di tikar bulu depan tv.


"Maaf ya Bun,Mas belum beliin barang keperluan buat dede,, bukan Mas ngga kepikiran, Mas juga pengin beliin tapi Mas belum sempat ajak Bunda, "sambil bicara tapi matanya terpejam.


Tiba tiba Mas Al bicara seperti itu, apa mungkin gara gara tadi ngelihat Aku yang sedang melihat lihat baju bayi di hp yah. pantas saja Mas Al tadi langsung diam.


"Ngga apa apa kok Mas,,,lagian Ibu kemaren juga bilang sama Nana kalau mau beli perlengkapan buat dede bayi kalau sudah mendekati lahiran saja, seperti nanti saat sudah masuk sembilan bulan, kalau masih umur segini katanya belum boleh, pamali kata Ibu,, "Kataku. Mas Al pun membuka matanya dan tersenyum.


"Besok kalau sudah sembilan bulan Bunda bilang yah sama Mas, kita belanja buat keperluan dede,, "sambil menghadapku.


"Iya,, nanti Nana bilang Mas,, "jawabku.


Saat ini Aku dan Mas Al sedang di dapur, kita akan masak untuk makan malam,sebenarnya Mas Al menyuruhku untuk duduk saja, tapi Aku ingin ikut membantu.

__ADS_1


Mas Al memasak ayam rica rica dan sayur sup. setelah matang kita menata di meja dan juga kita langsung makan.


"Bunda makan ayam rica ricanya ngga boleh banyak banyak, cukup satu potong saja, "kata Mas Al saat Aku sedang mengambil potongan ayam.


"Iya,,,, "jawabku,, sambil bibirku Aku manyunkan.


Selesai makan Aku dan Mas Al menuju ruang tv, kita sambil mengobrol tentang perlengkapan bayi yang akan kita beli nanti.


Dan tak terasa jam sudah menujukan pukul 9 malam.


"Mas,, ke kamar yuk, udah malam besok Mas udah kerja kan,, "kataku karena selama Aku sakit Mas Al ambil cuti.


"Iya ayok,,, "kita pun masuk ke kamar.


Sampai di kamar kita naik ke kasur.


"Heeemmm,, Mas,, "kataku.


"Hemmm,,, apa,? "Mas Al matanya sudah terpejam.


"Dede bayinya pengin di tengok,, "kataku sedikit manja.


"Bunda baru sembuh,besok lagi aja yah,,, "


"Nana dah sehat kok Mas,, "sambil Aku memeluk Mas Al.


"Tapi Mas yang ngga yakin,, takut Bunda kenapa kenapa, karena kalau nengok dede Mas suka hilaf, ngga bisa ngerem,,, "sambil mengusap rambutku.


"Ya ngga papa,, kan Bunda dah sehat,, Masss,,tengokin dede yah,,, "


"Ini dede yang mau di tengok, apa Bunda yang lagi pengin sih,,, "Aku langsung membendamkan wajahku ke dada Mas Al karena malu ketahuan sedang modus.


Jangan lupa like komen dan votenya ya kak,, trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2