
Mobil yang di naiki Anton, Vina, Vian dan Ana berhenti di depan pemakaman.Lalu Anton mengajak semuanya untuk turun.
Anton menggandeng tangan Vina karena jalananya yang sedikit rusak, Ana dan Vian jalan di belakangnya.
"Pak Anton,, "kata penjaga makam.
"Iya Pak,, gimana kabar Bapa,,? '
"Saya sehat Pak,, silakan saya antak ke makam Alm pak Agus,, "Anton mengangguk.
Sampai di makam Agus Anton langsung menyuruh Vian untuk memimpin doa, dan semua berjongkok untuk berdoa.
"Mas,, ini Vian anakmu, Vian anak yang pintar dan sangat baik, juga menyayangi semua keluarganya,, maaf Vina baru bawa Vian ke sini, bukan karena Vina ingin merahasiakan tentang Mas dengan Vian, tapi Vina hanya menunggu waktu yang tepat, sekali lagi Vina minta maaf ya Mas,, semoga Mas di tempatkan Tuhan di tempat yang terindah,, "kata Vina setelah berdoa.
"Ayah,, ini Vian anak Ayah, maaf Vian baru datang karena Vian baru tau kalau Vian bukan anak kandung Papih Anton, tapi anak Ayah,, Vian sayang Ayah semoga Ayah tenang di sana dan Tuhan menempatkan Ayah di tempat yang paling nyaman dan Indah, oh iya Ayah,, ini istri Vian, Vian sudah menikah sekarang, dan Vian hidup sangat bahagia,apalagi bersama Papih dan Mamih yang sangat menyayangi Vian,, "kata Vian sambil mengusap batu nisanya.
"Salam kenal Ayah, Aku Ana istri Kak Vian, semoga Ayah di tempatkan di tempat terindah oleh Tuhan, "
__ADS_1
"Gus,, Maaf Aku baru datang, dan Aku baru bawa anakmu ke sini, tapi Aku sama sekali tidak ingin merahasiakanya, seperti yang di katakan Vina hanya menunggu waktu yang tepat, anakmu lah yang membuat hidupku sekarang bisa lebih berwarna, terimakasih kamu telah mempercayakan Aku untuk menjadi suami dari istrimu dan ayah dari anakmu,, Aku sangat bahagia sekarang, dan Aku juga punya anak dari Vina, ternyata Tuhan memberiku keturunan Gus,, teromakasih sekali lagi, semoga kamu tenang di sana,,, "
Setah mengirim doa semuanya tidak lama di situ, karena makam Agus juga bersih dan rapi.
"Pak Anton saya sangat berterimakasih pada pak Anton atas kiriman uang tiap bulan untuk saya, itu cukup banyak dan saya jadi bisa memberi makan isti dan anak saya, juga saya bisa menyekolahkan anak sampai kuliah,padahal saya cuman menjaga dan membersihkan makam Pak Agus saja, sekali lagi trimakasih,, "kata penjaga makam saat Anton dan semuanya sudah ada di dekat mobil. Vina yang mendengarnya sedikit kaget karena Vina ngga tau kalau Anton menyuruh orang untuk merawat makam Agus.
"Itu ngga banyak kok pak, itu kan karena bapa membantu saya untuk menjaga makam Pak Agus, saya minta tolong untuk tetap merawat dan membersihan makan Pak Agus ya Pak, karena saya tidak sempat kemari, karena cukup jauh jadi saya tidak bisa kesini sering sering,, "Vina merasa senang karena Anton masih peduli pada Agus, walau hanya dengan merawat makamnya.
"Iya Pak, saya akan menjaga dan merawat makam pak Agus,, "
"Kalau begitu saya pamit ya Pak,, "
"Pih,,, kenapa selama ini Mamih ngga tau kalau Papih menyuruh orang untuk merawat makam Mas Agus,,? "tanya Vina saat ada di mobil.
"Udah jangan di bahas,, itu Papih lakukan karena Agus teman Papih dan juga karena Papih sangat berterimakasih karena Agus telah mempercayakan istri dan anaknya pada Papih untuk di jagakan, dan itu membuat Papih sekarang menjadi sangat bahagia,, "
"Jadi Mamih ngga tau kalai Papih menyuruh orang untuk menjaga makam Ayah,,? "tanya Vian, dan Vina hanya menggeleng.
__ADS_1
"Ayah benar benar ngga salah orang ya Mih,, Papih memang orang yang sangat baik,,"
"Ngga usah ngomong gitu,, Papih jadi GR nih,, "semuanya jadi tersenyum.
"Kita mau langsung balik ke kota jakarta apa mau jalan jalan dulu di sini,,? "tanya Papih.
"Mamih ikut Ana dan Vian aja, kalian maunya gimana,,?"
"Kalau Ana maunya pulang ke jakarta Pih, Mih,, "
"Loh kenapa ngga mau jalan jalan,, ngga pengin beli apa gitu,, apa blanja belanja,, nanti Papih yang tlaktir deh,biar ngga usah minta uang sama suami Ana,, "kata Papih.
"Bukan masalah itu Pih, tapi Ana lusa udah harus balik ke jogja, Ana pengin habisin waktu berdua dengan Kak Vian aja,, "
"Oh gitu, ya udah kita pulang aja kalau gitu, ngga papa kan Mih,, kasihan menantu dan anak kita yang akan LDR an nantinya,, "
"Iya Pih Mamih ngga papa, kita pulang aja,, "
__ADS_1
Vian langsung menggenggam tangan Ana, dan Mobil pun menuju Hotel untuk mengambil barang, setelah itu baru ke Bandara.
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...