
Di rumah Najwa mengadakan pesta pernikahanya,dan seharian Dodo dan Najwa berdiri di pelaminan,mereka menyalami tamu yang datang,dan sesi foto foto pun sudah selesai.
Sekarang sudah jam 3 sore,jadi keluargak Dodo semua pamit pulang,tapi yang tetangga dan sodara sudah pulang tadi pagi,yang tetap tinggal di rumah Najwa hanya keluarga inti dari Dodi.
Mamih,papih ,Vian dan Ana tadi siang juga datang untuk menghadiri pernikahan Dodo.
Ayah,Ibu ,Ayu,Abang,Ai dan Vino pamit pulang,dan Dodo di tinggal karena sekarang sudah sah jadi suami Najwa.
Sampai di rumah Ibu semuanya istirahat sebentar,sekitar setengah jam semuanya berpamitan untuk pulang.
Ayah dan Ibu langsung merasa keseoian,karena anak anak sudah pulang kerumah mereka masing masing.
"Rumah jadi sepi ya Bu,?"
"Iya Yah,anak anak kita tak terasa sudah punya kehidupan masing masing,waktu cepat sekali berlalu,,"
"Iya,,kita hanya bisa doakan untuk mereka,semoga mereka selalu bahagia dalam menjalani rumah tangganya,"
"Amin,,iya Yah,,"
Ai di dalam mobil langsung menyandarkan kepalanya di pundak Vino.
"Cape yah,?"tanya Vino,Ai menggeleng.
"Ngantuk,?"lagi lagi Ai menggeleng.
"Trus kenapa lemes gitu,,"
"Ai iri mas sama Najwa dan Kaka,,"
"Iri kenapa,,?kamu pengin nikah lagi,!?"Ai langsung menegakan duduknya.
"Iihh,,apaan sih,kok Mas ngomongnya gitu,"Ai langsung marah.
"Ya lagian kamu bilang iri sama mereka,mereka kan menikah,ya berarti kamu pengin menikah lagi,,"
"Trus Mas pikir Ai mau punya suami dua gitu,Ai iri itu bukan karena mereka menikah lalu Ai jadi pengin nikah,"sambil sedikit ketus Ai bicaranya.
"Trus iri kenapa,,"
"Tau ah,,males,,"sambil melihat keluar kaca mobil.
__ADS_1
Vino yang melihat Ai marah jadi bingung sendiri.Vino lalu mengambil tangan Au,dan di genggamnya lalu di cium.
"Maaf,,Mas salah,,jangan Marah yah,,"Tapi Ai masih aja diam.
Sampai di apartemen,Ai masih diam Vino benar benar bingung sendiri,Ai langsung tidur tanpa ganti bajunya dulu.
Sedang Vino ganti baju juga celananya di kamar mandi.Vino keluar kamar mandi hanya pakai celana pendek saja.lalu ikut tiduran di sampiang Ai.
Vino memeluk Ai dari belakang,karena Ai membelakanginya.
"Sayang udah dong ngambeknya,Mas jadi ngga enak nih,Mas kan dah minta maaf,"sambil menciumi rambut Ai.
Vino lalu menarik Ai agar menghadapnya,Ai pun diam saja dan menurut.
"Sudah yah jangan marah lagi,mendingan jelasin kamu iri kenapa,biar Mas dengerin,biar Mas ngga salah sangka,,"sambil mengusap pipi Ai,Ai menggeleng dan mengeluarkan air mata.
"Sayangg,,kok malah nangis,udah jangan nangis,Mas jadi ngerasa bersalah kalau kamu kaya gini,"Vino mengusap air mata Ai yang jatuh di pipi,dan menciumi matanya.
"Ya sudah kalau kamu ngga mau bilang,sekarang kita tidur aja yah,Mas cape ,,"Sambil memeluk Ai.
Ai sebenarnya Iri melihat pesta pernikahanya Najwa dan Dodo yang begitu meriah,sedangkan pernikahanya denan Vino sangat sederhana dan cuman ijab saja tanpa ada pesta,ya karena memang mereka menikah tidak di rencanakan.dan Ai pun menikah dengan Vino tanpa ada rasa cinta.
Beda dengan pengantin baru yang sedang berbahagia.Najwa dan Dodo baru saja masuk kamar setelah seharian duduk di pelaminan.
Dodo duduk di pingiran kasur,ini pertama kalinya Dodo melihat kamar Najwa,sedang Najwa duduk di depan kaca sambil membersihkan wajahnya sebelum mandi.
"Maaf ya Mas kamar Najwa kecil,dan kamarnya juga ngga bagus,"kata Najwa.
"Ini bagus kok,yang penting bisa buat kita tidur dengan nyaman,"Najwa mengangguk.
"Mas mandi dulu aja gih,nanti keburu malam dingin lagi,biar Najwa nanti habis Mas mandinya,"
"Ya udah Aku mandi dulu,handuknya di mana,?"
"Handuknya sudah ada di kamar mandi kok Mas,"
Dodo lalu ke kamar mandi,dan langsung mandi,sedang Najwa lanjut membersihkan wajahnya.
Dodo mandi hanya 15 menit saja karena merasa dingin.Saat Dodo keluar Najwa sedang memilih baju untuk dia pakai.
Tapi sebelumnya Najwa sudah menyiapkan baju untuk Dodo pakai.
__ADS_1
"Mas itu bajunya Najwa udah siapkan,"
"Iya makasih,"Dodo mengambil bajunya yang ada di atas kasur,Najwa tidak berani melihat Dodo,karena merasa malu.Najwa pura pura sibuk depan lemari.karena Najwa tau pasti Dodo hanya pakai handuk yang nenutupi pinggang ke bawah.
Sedang Dodo juga sebenarnya masih merasa malu,karena ini pertama kalinya dia ada di kamar wanita dan memakai handuk saja di depan Najwa,ya walau sekarang Najwa istrinya tapi karena belum terbiasa jadi Dodo masih sedikit malu.
Setelah Dodo memakai bajunya,Najwa lalu berbalik dan berjalan ke arah kamar mandi.Najwa juga mengambil handuk yang tadi di.pake oleh Dodo.setelah itu Najwa baru masuk ke kamar mandi.
Di kamar Mandi Najwa kebingungan cara ngelepas baju pengantinya,ternyata reksleting bajunya ada di belakang.
"Ini gimana Aku bisa nglepasin bajunya,reksletingnya ada di belakang ,apa Aku.minta bantuan Mas Dodo aja yah,,"
"Tapi Aku malu,tapi kalau ngga di bukain masa Aku pakai baju kaya gini terus,"Najwa ahirnya menarik nafasnya untuk lebih rileks.
Setelah lebih baik,Najwa membuka pintu kamar mandinya.
"Mas,,,Najwa minta tolong dong,"kata Najwa dan hanya kepalanya saja yang nongol.Dodo yang sedang tiduran sambil memainkan hpnya lalu bangun dan mendekati Najwa.
"Minta tolong apa,,?"Saat ini Dodo sudah ada di depan pintu kamar mandi.
"Eemmm,,ini Najwa ngga bisa buka reksleting bajunya,"Sambil menunduk.Dodo tersenyum tipis.
"Kamu keluar dulu,di situ susah,,"karena Najwa berdiri di depan pintu kamar mandi,jadi di suruh keluar .Najwa menurut lalu keluar dari kamar mandi.
Najwa membelakangi Dodo,lalu Dodo dengan pelan membukanya,sebenarnya Dodo juga merasa grogi,tapi di buat biasa aja.
Berlahan baju pengantin itu terbuka,dansudah memperlihatkan punggung putih milik Najwa,mata Dodo memandang tak berkedip,Najwa juga merasa malu dan grogi,tangan Najwa memegang depan dadanya agar tak melorot.
Saat makin turun tangan Dodo,sekarang mata Dodo sudah melihat tali pembungkus Dada najwa,tangan Dodo sudah gemetar karena seperi terkena serangan listrik.
"Su,,sudah,,"kata Dodo sedikit gagap saat tanganya sudah di bawah.
"Iya,,"Jawab Najwa sambil berjalan ke kamar mandi tanpa menengok ke belakang,karena Najwa merasa malu.
Mata Dodo masih melihat ke arah punggung Najwa yang terlihat jelas di depan matanya.
Najwa lalu menutup pintu kamar mandi dengan pelan,sedang Dodo masih berdiri mematung.Dodo tersadar saat pintu sudah tertutup.
Dodo membuang nafasnya kasar,lalu mengusap wajahnya.
***Jangan lupa like komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1
Besok kita haredangan yah,, jangan lupa baca,trimakasih***...