Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Bahagia


__ADS_3

Nana


Ahirnya Mas Anton telah mengiklasan Aku dan Mas Al, Aku pun sebenarnya merasa kasihan pada Mas Anton, tapi rasa cintaku untuk Mas Anton sudah tidak ada lagi, tapi hanya ada rasa sayang untuk sebagai sodara saja.


Kemarenen Mas Anton dantang ke sini lagi dan Mas Anton memberikan surat cerai untuku, dan sekarang Aku dan Mas Anton sudah resmi bercerai sejara agama dan negara. Mas Anton juga sekalian berpamitan karena akan berangkat kerja ke luar kota lagi.


Mas Anton juga membelikan mainan untuk Alana dengan sangat banyak, katanya buat kenang kenangan, dan Mas Anton meminta padaku dan Mas Al untuk menjadikan Ayah angkatnya, Aku dan Mas Al pun menyetujuinya.


Hari ini Aku bangun tidur merasa sangat segar.segar fikiran dan segar badan ,karena tidurku sangat nyenyak dan fikiranku sudah tidak ada beban lagi.


"Ayahh,,, bangun.udah jam 7 loh,, nanti kesiangan ke bandaranya, kasian Ibu sama Kiki kalau Ayah jemputnya telat,, "sambil ku usap rambutnya. hari ini Ibu dan Kiki akan pulang, bersukurnya masalah sudah selesai jadi Aku sudah merasa sangat lega.dan Mas Al hari ini izin libur ngga kerja,karena mau jemput Ibu dan kiki.


"Heemmm iya Bundaa,, Ayah bangun,, "tapi sambil menariku ke dalam pelukanya, dan sedikit mengangkatku, jadi sekarang Aku ada di atas tubuh suamiku.


"Apa Bunda bahagia hidup dengan Ayah,,? "sambil Mas Al menyelipkan anak rambutku ke telinga.


"Bahagia pakai banget,, semoga rumah tangga kita selalu di beri kebahagiaan ya Yah, dan rezeki Mas selalu lancar,, "


"Amin,, semoga, "lalu mencium keningku.


"Ayah, ,, lepasin pelukanyaaa,, soalnya Bunda mau siapin baju buat Ayah,,,"kataku sambil akan bangun dari atas badan Mas Al.


"Cium dulu,,, "sambil memonyongkan bibirnya,Aku pun hanya tersenyum melihat tingkahnya, tapi Aku pun menciumnya.


Cuppp...


Kita pun saling melempar senyum, lalu Mas Al melepaskan pelukanya.

__ADS_1


"Dede udah mandi belum Bun,,? "


"Sudah dong,, kan dede mau ikut Ayah jemput nenek sama kaka, jadi dede udah cantik ,"


"Pantesan dah wangi,, "sambil menciumi pipi Alana yang sedang tiduran di kasur.


Lalu Mas Al masuk kamar mandi, sedang Aku menyiapkan baju untuk mas Al.


.


.


.


Ali


Hari ini Ibu dan Anaku akan pulang, dan untungnya masalah sudah selesai jadi Aku tidak merasa takut lagi. sekarang tinggal tunggu 3 bulan lagi untuk Aku meresmikan pernikahanku dengan Nana secara agama dan negara.


Saat ini Aku dan Nana serta dede Alana, Akan menuju bandara untuk menjemput Ibu dan Kiki, Nana memaksa ingin ikut katanya di rumah terus jadi merasa jenuh, Aku pun mengizinkanya tapi nanti Nana Aku suruh di mobil saja, ngga boleh turun. Nana pun menurut.


"Sayangnya Ayah mau ketemu nenek sama kaka yah,, seneng ngga nihh,, "sambil Aku pegang tangan mungilnya. untungnya di mobil Alana tidak rewel dia sangat anteng.


"Iyaaa,, Ayah, dede seneng dong,, nanti dede jadi ada temen dan di rumah banyak orang, jadi rame deh,, "kata Nana yang menirukan suara anak kecil.Aku pun tertawa senang. lalu Ku usap kepala Nana dengan sayang.


.


.

__ADS_1


.


Anton


Aku sudah sampai kota kecil tempatku kerja, untungnya Aku tak sendiri, ada Agus serta istrinya Vina yang menemaniku di sini, Agus lah yang selama ini menjadi teman curhatku, dia tau semuanya tentang keadaanku saat ini.


Perasaanku sudah lebih baik sekarang, tapi untuk menghilangkan rasa cintaku pada Nana belum bisa hilang sampai sekarang,mungkin dengan berjalanya waktu pasti rasa itu akan hilang.


Seperti biasa setiap malam Aku dan Agus selalu nongkrong di warung yang tidak jauh dari rumah, dan kita sambil ngopi juga mengobrol dengan banyak orang.


Sekitar pukul 10 malm kita pun pulang karena sudah cukup malam, karena besok kita berdua harus bekerja.


Sampai rumah, Aku langsung masuk kamar, dan begitu juga Agus.dan saat beginilah rasanya Aku sungguh tersiksa, setiap mau tidur pasti susah untuk mataku terpejam, karena selalu terbayang wajah Nana.


Menyesal itu lah yang sekarang Aku rasakan, kenapa dulu Aku mengambil keputusan yang justru membuat rumah tanggaku hancur. dan sudah seminggu ini Aku selalu minum obat tidur,karena kalau tidak meminum obat tidur bisa sampai pagi mataku tidak mau terpejam. setelah meminum obat Aku pun langsung tidur.


Aku terbangun saat Agus mengetok pintu kamarku, karena Aku yang menyuruhnya, kalau dengan mengetok pintu Aku belum juga bangun,Aku suruh Agus juga langsung masuk kamar untuk membangunkanku.


Setelah mandi Aku bersiap untuk berangkat kerja, sebelum berangkat kerja Aku sarapan dahulu, Istri Agus yang memasak di sini, dia orangnya sangat lemah lembut, tidak banyak bicara, dan masakanya juga enak, sekarang istri Agus sedang hamil 7 bulan, kadang Aku melihat mereka sangat iri, karena Aku tidak bisa seperti Agus yang bisa mendampingi istrinya saat periksa ke dokter, dan perhatian Agus suka mengusap perut istrinya.


"Ton,, ayo kita sarapan,, "kata Agus, dan Aku hanya mengangguk.


Di meja sudah tertata makanan, kita bertiga pun sarapan bersama. oh iya,, karena istri Agus sedang hamil jadi untuk cuci baju juga beres beres kita mengerjakan orang untuk bekerja, dan soal bayaran Aku dan Agus yang patungan. setelah sarapan kita pun berangkat kerja.


Maaf kalau ada typo..


jangan luoa like komen, dan vote trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2