
Nana
Aku merasa malu saat Mas Al memandangi tubuhku. Apa lagi saat mata kita bertemu, rasanya tambah Malu.
Lalu Mas Al bermain di gunung kembarku, dan di sana Mas Al melahapnya seperti orang kelaparan, sampai sampai Aku merasakan nikmat, hingga suara aneh keluar dari mulutku. Sambil ku remas rambut Mas Al,karena Aku menahan gair*ah.
Setelah puas bermain di gunung kembar dan memberikan setempel di sana, Mas Al lalu turun ke bawah, mencium perutku dan turun lagi ke tempat terlarangku.
Sampai di sana Mas Al melepaskan penutupnya, setelah terlepas Mas Al lalu merabanya dengan tangan. Aku pun merasa geli.Tiba tiba Aku merasa kaget saat lidah Mas Al sudah ada di daerah terlarangku. Aku yang belum pernah melakukan seperti ini dengan Mas Anton langsung merasa malu, karena takutnya jorok. Lalu Aku pun merapatkan kaki ku.saat Mas Al memberi jeda kegiatanya.
"Kenapa di tutup,,? "tanyanya. sambil melihat ke padaku.
"Malu Mas,, ini kan jorok, "kataku sambil nenahan malu, pasti ini wajahku sudah memerah karena malu.
"Ngga papa Mas suka melakukanya, Nana nikmatin saja yah,,, "Aku hanya mengangguk.
Lalu Mas Al melakukanya lagi, dengan kakiku yang di lebarkan dan Mas Al langsung memainkan lidahnya di tempat terlarangku itu. Rasanya sungguh gila ini mah,, Aku menggigit bibirku agar tak mengeluarkan suara aneh dari mulutku.
Mas Al juga menggunakan jarinya untuk membuka tempat terlarangku, dan membuatku makin kelojotan tak karuan, sekarang bibirku tak lagi Aku gigit karena suara aneh itu keluar begitu saja tanpa Aku bisa menahanya.
"Aaahhggg,,,aaahhhhhggg,,,, "dan entah mengapa tanganku justru menekan kepala Mas Al agar makin menekan ke tempat itu.
Aku merasakan sensasi yang luar biasa, setelah beberapa menit, Mas Al bermain di sana, Mas Al langsung melepaskan baju juga celananya, sekarang Mas Al sudah polos.
__ADS_1
Saat Aku melihat ke arah juniornya, mataku langsung melotot dan kaget. Ya Ampunnn ini mah gila JUNIORNYA GEDE DAN PANJANG PAKE BANGET. Aku sampai tidak sadar menggelengkan kepala ku.
"Nana kenap hemmm,,, "sambil Mas Al mengusap juniornya sendiri lagi.
"Eee,,,nggga papa Mas, "jawabku sedikit gagap.
Aku langsung berfikir bisa masuk ngga yah itunya ke dalam daerah terlarangku. Sakit ini mah pastinya. jebol jebol dahh.. dalam hatiku.
"Eemmm,,, Mas nanti pelan pelan aja yah,"kataku.
"Iya,, Mas akan pelan, Nana mau kenalan dulu ngga sama Tom nya Mas, "Aku langsung mengerutkan keningku tanda tak mengerti.
Mas Al pun paham dengan kebingunganku. "Ini Tomnya Mas, "sambil menarik tanganku agar memegangnya. Aku yang kaget langsung akan menarik tanganku, tapi Mas Al menahanya.
Lalu tangan Mas Al menuntun tanganku agar menggerakannya ke atas dan ke bawah.
"Enaknya ,,,,ayo teruskan, "kata Mas Al sambil melepaskan tanganya di tanganku sampai ahirnya Tanganku berada di Tomnya Mas Al tanpa di pegangi lagi.
Aku pun menggerakan tanganku naik turun seperti yang Mas Al ajarkan. sedang Mas Al langsung mencium bibirku lagi. dan dari mulut Mas Al juga keluar suara suara aneh seperti Aku tadi.
"Mas Sudah ngga tahan,, sekarang aja yah,, "katanya, sambil melepaskat Tom dari tanganku.Dan Aku langsung merasa takut.
"Ngga usah tegang, Mas Akan pelan pelan,kalau Nana merasa sakit Nana bisa mecakar punggung Mas"sambil mencium keningku.
__ADS_1
Lalu Mas Al langsung memosisikan badanya di atasku. berlahan mengarahkan Tomnya di tempat terlarangku. Sambil di gesek gesekan lalu berlahan menekanya. Tanganku mencakar sepri dengan kencangnya.
"Aaaa,,, Saa,, kitt,,,, Maaassss,,, "kataku saat Tomnya Mas Al masuk perkiraan baru setengah.
Lalu Mas Al mencium bibirku, agar menenangkan ku. Aku kalungkan tanganku di leher Mas Al, Dan Mas Al mulai menekan Tomnya untuk menrobos masuk, dengan sedikit hentakan Mas Al menrobos masuk, sampai Aku mencakar punggung Mas Al, dan Aku pun menggigit bibir Mas Al.
Setelah masuk semuanya, Mas Al pun mendiamkan dulu, dan membiarkanku untuk tenang,Aku melihat darah di bibir Mas Al, Lalu ku usapnya dan Mas Al mendesis seperti kesakitan.
"Maaf,, sakit ya Mas, "kataku sambil mengusap lagi darah yang keluar dari bibir Mas Al.
"Ngga kok,,, "jawabnya sambil tersenyum, "Lanjut lagi yah,, "Aku hanya mengangguk.
Laluas Al mulai menggerakan pinggulnya, dengan gerakan naik turun, sepertinya Tomnya Mas Al merobek kepunyaanku, karena Aku merasakan perih, karena ukuran kepunyaan Mas Al dengan Mas Anton beda jauh, punya Mas Anton umumnya orang Asia tapi kepunyaan Mas Al entah lah karena Aku tidak pernah melihat yang seperti kepunyaanya Mas Al, yang pasti Tom itu udah gede dan panjang, sampai Aku merasakan kepunyaanku mentok dan penuh.
"Na,, Ini sangat nikmat, Mas sampai rasanya ingin keluar,, "katanya sambil merem melek, Aku hanya diam sambil menikmati permainan Mas Al.
"Mas Mau keluar,,, "katanya sambil mempercepat gerakanya. Sebenarnya Aku juga sudah merasakan kenikmatan itu datang, tapi Aku malu mengatakanya.
"Aaahh,,, aahh,,, aaaaaahhhh,,,,, "teriak Mas Al.
Aku pun ahirnya teriak dengan sendirinya."Aaaaaaaaa,,,,,,,,"teriaku sambil memeluk Mas Al dengan kencangnya.
Mas Al ambruk di atas badanku, dengan nafas kita yang masih ngos ngosan.
__ADS_1
Besok lagi ya kak Maaf kalau kurang hot, Aku sedikit troma soalnya,, ayo baca yang puas kak kalau udah selesai baca lagi yah, takutnya nanti di hapus kaya yang cerita Dinda dan Agung, Dan jangan lupa untuk Like, komen dan votnya, trimakasih...